• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penguatan Ekosistem Web3 Nasional Lewat Protocol Camp dan Southeast Asia Blockchain Week 2026

Editor
Rabu, 03 Juni 2026 - 07:32
Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.(Foto: Humas Ekraf)

Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.(Foto: Humas Ekraf)

Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain nasional melalui agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat komitmen dalam mengembangkan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, menekankan tentang penguatan posisi Indonesia dalam lanskap ekonomi digital global.Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, saat menjadi pembicara dalam agenda Southeast Asian Blockchain Week (SEABW) 2026 di Bangkok, Thailand, Rabu (20/5/2026).

RelatedPosts

Pendaftar Sekolah Maung Jabar Membudak, Sudah 38.458 Orang

Transaksi Obat Terlarang Dekat Gedung SPPG, Sekuriti MBG di Sumedang Ditangkap

Sales Mission Kemenpar di Shanghai dan Guangzhou

“Kami melihat Web3 bukan hanya sebagai teknologi, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat nilai ekonomi kreatif Indonesia melalui inovasi, pengembangan talenta, dan kolaborasi global,” ujar Deputi Neil sebagai pembicara utama di SEABW 2026, yang diselenggarakan pada 20–21 Mei 2026 tersebut.

Dalam ajang internasional tersebut, ia membawakan tema From Creative Economy to On-Chain Economy: How Indonesia Is Turning IP Into an Investment Grade Asset. Kementerian Ekraf juga menjalin kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama ShardLab Pte. Ltd., sebuah perusahaan blockchain dari Korea Selatan untuk pelaksanaan bootcamp teknologi Web3 bernama Protocol Camp 2026 yang ditujukan untuk melatih talenta digital terpilih serta memperkuat konektivitas ekosistem digital kreatif nasional dengan jaringan global.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil melalui keterangan resminya.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Dalam acara ini Deputi Neil juga menjadi narasumber dalam sesi roundtable discussion bertajuk From Settlement to Tokenized Assets: What Will It Actually Take in Southeast Asia?. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kesiapan regulasi, pengembangan talenta digital, penguatan ekosistem aset digital, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam mendorong transformasi ekonomi digital berbasis blockchain di kawasan Asia Tenggara.

Hojin Kim selaku CEO ShardLab menjelaskan bahwa Asia Tenggara kini telah memposisikan dirinya bukan hanya sebagai pengguna, melainkan sebagai pusat inovasi dan pengembangan produk dalam lanskap ekonomi digital global.

“Transisi ini terlihat jelas dari pergeseran model ekonomi tradisional menuju ekonomi digital yang aktif, di mana adopsi teknologi pembayaran berbasis mobile dan QR code meningkat pesat,” ungkap Hojin Kim.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Ke depan, melalui pengembangan talenta dan penguatan kolaborasi global, Indonesia diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi dari ekonomi kreatif menuju on-chain economy yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.

Tags: ekonomi kreatifekosistemEkrafMuhammad Neil El Himamweb3

Related Posts

Sekolah Maung Jabar.(Foto:Istimewa).

Pendaftar Sekolah Maung Jabar Membudak, Sudah 38.458 Orang

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pendaftar Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat, membludak. Jumlah pendaftar sudah mencapai 38.458 orang,...

Ilustrasi transaksi obat-obatan terlarang.(Foto:Istimewa).

Transaksi Obat Terlarang Dekat Gedung SPPG, Sekuriti MBG di Sumedang Ditangkap

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang pria di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap saat melakukan transaksi obat-obatan terlarang  di dekat Gedung Satuan Pelayanan...

Kegiatan sales mission Kemenpar di Tiongkok.(Foto: Humas Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar di Shanghai dan Guangzhou

Editor
3 Juni 2026

Sales Mission Kemenpar di Shanghai dan Guangzhou ini menghasilkan 12.336 potensial pax, potensi transaksi sebesar US$ 6,17 juta atau setara...

Gowes Napak Tilas Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Gowes Napak Tilas Bogor Dongkrak Wisata

Editor
3 Juni 2026

Gowes Napak Tilas Bogor satu rangkaian dengan Hari Jadi Bogor untuk mengenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan keindahan alam Kabupaten Bogor....

Operasi miras atau minuman keras oleh Satpol PP Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Miras dan Obat Terlarang Akar Banyak Kejahatan

Editor
3 Juni 2026

Operasi terbaru Satpol PP menyita sekitar 3.000 botol minuman keras ilegal yang kini diamankan di markas. SATUJABAR, BANNDUNG - Pemerintah...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memaparkan tentang Tim Anti Begal yang terdiri dari berbagai unsur termasuk Brimob Polda Jabar.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tim Anti Begal Pemkot & Brimob Polda Jabar Diperkuat

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Tim anti begal Pemkot Bandung dan Brimob Polda Jabar diperkuat untuk mencegah secara dini tindak kejahatan melalui...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.