• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lonjakan Diabetes pada Remaja: Gaya Hidup jadi Faktor Utama

Editor
Senin, 25 Mei 2026 - 01:45
Diabetes

SATUJABAR, JAKARTA – Lonjakan diabetes pada remaja didorong salah satunya akibat gaya hidup. Penyakit diabetes tipe 2 yang dahulu identik dengan kelompok usia lanjut kini mulai mengancam generasi muda. Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa kasus diabetes tipe 2 semakin banyak ditemukan pada usia remaja, bahkan pada anak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal tersebut disampaikan Wamenkes Dante saat memberikan sambutan dalam acara Canisius Health Expo 2026 di Kolese Kanisius, Minggu (24/5). Menurutnya, pergeseran tren penyakit ini bukan sekadar dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga akibat perubahan drastis gaya hidup sehari-hari.

RelatedPosts

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

“Dulu diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini dan ini yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP,” ungkap Wamenkes Dante melalui keterangan resmi.

Ia menyoroti kebiasaan generasi muda saat ini yang minim aktivitas fisik, tingginya durasi layar (screen time), kurang tidur, hingga konsumsi gula dan makanan ultra-proses yang berlebihan. Selain itu, tekanan mental yang dihadapi remaja masa kini turut memperburuk kondisi tersebut. Ironisnya, diabetes tipe 2 pada remaja cenderung berkembang lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan pada orang dewasa.

 

Solusi dari Rumah

Menghadapi ancaman tersebut, Wamenkes menegaskan bahwa solusi utama bukan hanya obat-obatan, melainkan perubahan kebiasaan yang dimulai dari rumah.

“Ini bukan untuk menakut-nakuti. Pencegahan harus dimulai sekarang. Makan bersama, tidur cukup, mengurangi waktu di depan layar, dan aktif bergerak bersama keluarga,” tegasnya.

Ia juga membagikan pengalamannya mendaki Gunung Ciremai bersama putranya sebagai cara menjaga kebugaran sekaligus melepas penat dari penggunaan gawai.

Pemerintah, lanjut Wamenkes, telah merespons persoalan ini melalui program Cek Kesehatan Gratis yang menjangkau 25 juta anak sekolah, serta penerapan program “nutri-level”, yakni sistem label A hingga D pada kemasan makanan dan minuman untuk memperingatkan masyarakat terkait kadar gula.

Dari pemeriksaan di sekolah-sekolah, ditemukan pula berbagai masalah kesehatan yang mulai dialami remaja sejak dini, seperti hipertensi, anemia, hingga gangguan kesehatan gigi.

Canisius Health Expo 2026 merupakan wujud kepedulian terhadap isu kesehatan yang digagas oleh alumni Kolese Kanisius angkatan 2001 bersama salah satu rumah sakit swasta di Jakarta. Acara ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta konsultasi dengan dokter spesialis bagi masyarakat.

Direktur Kolese Kanisius, Thomas Gunawan Wibisono, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyebut angkatan 2001 berhasil melahirkan 17 dokter yang kini mengabdi kepada masyarakat.

“Ini sejalan dengan visi kami, to be man for others with others. Para alumni hadir membawa nilai-nilai kolese untuk berbagi dengan sesama, terutama bagi mereka yang terkendala akses kesehatan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wamenkes Dante menitipkan pesan khusus bagi para pelajar dan orang tua. Ia mengingatkan bahwa nilai rapor bukan satu-satunya tolok ukur kesuksesan.

“Tubuh adalah modal pertama dari semua cita-cita yang ingin dicapai. Kesehatan bukan tujuan akhir, melainkan cara kita menjalani hidup yang bermakna,” pungkasnya.

Tags: Dante Saksono HarbuwonoDiabeteslonjakan diabeteswakil menteri kesehatan

Related Posts

Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak sejarah dan tonggak penting perkembangan Kota Bandung kepada masyarakat.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak...

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi wisata Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Editor
12 Oktober 2026

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi...

Musiconic 2026 Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

Editor
11 Oktober 2026

BANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Musiconic 2026 Bandung IndieMusic Appreciation (BIMA) di De Majestic,...

Depresi, sakit jiwa,gangguan jiwa

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Editor
10 Oktober 2026

Dari sekitar 3 juta orang dengan depresi, baru 12,7 persen yang mendapatkan pengobatan. Artinya, 9 dari 10 orang dengan depresi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama Raphael Donny membahas dan menegaskan seni video mapping sebagai salah satu konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif nasional. Jakarta, Rabu (7/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Dorong Karya Video Mapping di WCCE 2026

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan seni video mapping sebagai...

Macklemore menyanyikan "Can't Hold Us" secara ‘LIVE’ (Sumber: Facebook/Macklemore)

Rilis Tahun 2011, Lagu Macklemore “Can’t Hold Us” Melejit di Tangga Lagu Global

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Lagu populer Can't Hold Us karya Macklemore yang dirilis lebih dari satu dekade lalu kini kembali mengalami lonjakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.