• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ekspor Makanan Signifikan, Wamendag: Dipacu Lebih Kencang

Editor
Selasa, 19 Mei 2026 - 09:49
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong peningkatan ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia dalam ajang Salon International de l'Alimentation (SIAL) Shanghai 2026 di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Shanghai, Tiongkok, pada 18—20 Mei 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong peningkatan ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia dalam ajang Salon International de l'Alimentation (SIAL) Shanghai 2026 di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Shanghai, Tiongkok, pada 18—20 Mei 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Ekspor makanan olahan Indonesia ke dunia mencapai USD 6,25 miliar pada 2025 dengan sejumlah negara tujuan utama, seperti Amerika Serikat (AS), Filipina, Malaysia, Tiongkok, dan Thailand.

SATUJABAR, SHANGHAI – Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong peningkatan ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia dalam ajang Salon International de l’Alimentation (SIAL) Shanghai 2026 di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Shanghai, Tiongkok, pada 18—20 Mei 2026. Menurut Wamendag Roro, pameran internasional tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk mamin unggulan Indonesia ke pasar global.

RelatedPosts

RDG Bank Indonesia Tetapkan BI-Rate sebesar 5,75%

Viral! Tamu Hotel di Bandung Gondol 3 Unit Televisi di 3 Kamar

Siap-Siap! Kesempatan PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi Jadi PNS 2027

“SIAL Shanghai bukan sekadar pameran, tetapi juga jembatan inovasi dan platform kolaborasi bagi industri mamin dunia,” ujar Wamendag Roro pada Pembukaan SIAL Shanghai 2026, Senin, (18/5).

Wamendag Roro menambahkan, industri mamin merupakan salah satu sektor manufaktur terbesar di Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian dan perdagangan Indonesia. Nilai ekspor produk makanan olahan Indonesia ke dunia mencapai USD 6,25 miliar pada 2025 dengan sejumlah negara tujuan utama, seperti Amerika Serikat (AS), Filipina, Malaysia, Tiongkok, dan Thailand.

Menurut Wamendag Roro, besarnya permintaan mamin di Tiongkok membuka peluang yang luas bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor berbagai produk mamin, baik bahan baku maupun produk olahan. Meski begitu, Wamendag Roro menekankan bahwa keberhasilan perdagangan global tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi dan potensi pasar, tetapi juga kualitas produk, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap standar internasional.

“Tiongkok menerapkan sistem pengawasan impor pangan yang sangat komprehensif melalui General Administration of Customs of China (GACC). GACC mengatur berbagai aspek, mulai dari registrasi produsen, sertifikasi keamanan produk, hingga pelabelan dan sistem ketertelusuran produk,” imbuh Wamendag Roro melalui keterangan resminya.

Wamendag Roro mengungkapkan, sebanyak 2.840 entitas usaha Indonesia telah terdaftar di GACC. Hal tersebut menunjukkan produk Indonesia makin diakui dan memenuhi standar pasar internasional.

SIAL Shanghai 2026 diikuti lebih dari 5.000 peserta pameran yang terdiri dari 125 negara dan diperkirakan menarik 180 ribu pengunjung dari berbagai belahan dunia. Ajang ini merupakan salah satu platform industri mamin terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Pada SIAL Shanghai 2026, Paviliun Indonesia berada di Hall E3 dengan menampilkan produk dari 17 perusahaan. Produk yang dipamerkan antara lain kopi, rempah-rempah, gula aren, kakao olahan, kacang-kacangan, produk turunan kelapa, biskuit, permen, serta berbagai makanan kemasan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendag Roro turut mengajak delegasi internasional untuk menjalin kemitraan bisnis dengan pelaku usaha Indonesia. Menurutnya, SIAL Shanghai 2026 dapat menjadi wadah yang memperkuat kolaborasi dan kerja sama perdagangan sektor mamin.

 

Peresmian Paviliun Indonesia di SIAL Shanghai 2026

Usai pembukaan SIAL Shanghai 2026, Wamendag Roro meresmikan Paviliun Indonesia di SIAL Shanghai 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wamendag Roro menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung kehadiran Indonesia pada pameran SIAL Shanghai 2026 termasuk Bank Indonesia dan Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia.

Menurut Wamendag Roro, Paviliun Indonesia menampilkan produk-produk berkualitas, dan juga memenuhi standar internasional. Kesempatan berpartisipasi pada pameran ini menjadi gerbang untuk membuka peluang bisnis baru, membangun kemitraan jangka panjang. Pada kesempatan tersebut, Wamendag Roro juga berkesempatan menyaksikan penandatangan lima kesepakatan kerjasama dengan nilai total transaksi sebesar USD 3,55 Juta dengan produk keripik pisang, abon ikan, abon tuna, sambal ikan, keripik tempe keripik buah, gula aren semut, gula aren mini cube dan kopi.

Pada SIAL Shanghai 2026, Paviliun Indonesia hadir dengan mengusung tema ‘Indonesian Coffee and Food: Rich in Flavor, Exceptional in Quality’. Tema ini mencerminkan bahwa Indonesia tidak hanya kaya akan produk kopi dan makanan olahan, tetapi juga memiliki kualitas yang telah memenuhi standar global.

Menurut Dian Ika, marketing ekspor CV Cahaya Kencana, pengunjung SIAL Shanghai 2026 sangat antusias dengan produk-produk Indonesia termasuk produk kerupuk yang ditawarkan perusahaannya. Produknya sangat sesuai dengan pasar Tiongkok.

Pelaku usaha lain, Muhammad Syahrafiuddin dari PT Sinar Terang Coconut turut menambahkan keikutsertaan pada SIAL Shanghai 2026 ini bukan hanya sekedar pameran, namun pengalaman yang membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas lagi, terutama di Tiongkok yang pasarnya sangat besar. Banyak insight dan koneksi baru yang didapat.

Turut hadir pada peresmian Paviliun Indonesia di SIAL Shanghai 2026 yaitu Konsul Jenderal RI Shanghai Berlianto Situngkir, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid, Kepala Departemen Ekonomi-Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia Anastuty Kusumowardani dan Direktur Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia (KAPPI), Robby Wibisono.

Tags: Ekspor makananEkspor Mamin

Related Posts

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Image: Bank Indonesia)

RDG Bank Indonesia Tetapkan BI-Rate sebesar 5,75%

Editor
19 Agustus 2026

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga...

Tangkapan layar rekaman CCTV, pria tamu hotel di Kota Bandung, bawa kabur tiga unit televisi di tiga kamar yang disewa.(Foto:Istimewa).

Viral! Tamu Hotel di Bandung Gondol 3 Unit Televisi di 3 Kamar

Editor
19 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang pria tamu hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, membawa kabur tiga unit televisi sebagai...

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS).(Foto:Istimewa).

Siap-Siap! Kesempatan PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi Jadi PNS 2027

Editor
19 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kabar baik! Para guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), berpeluang bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah...

Penertiban parkir kendaraan di Kabupaten Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Tarif Parkir Resmi di Kabupaten Bogor

Editor
19 Agustus 2026

CIBINONG – Tarif parkir resmi diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor di kawasan Tegar Beriman, salah...

Ilustrasi pelaku tindak pidana korupsi.(Foto:Istimewa).

Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Korupsi Dana Desa Rp.574 Juta, Digunakan Bayar Utang dan Renovasi Rumah

Editor
19 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana desa....

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki (kedua kiri) membuka Pelatihan Pembentukan Polisi Kehutanan (Polhut) Tahun 2026 di Pusdik Binmas Lembaga Diklat Polri, Kab. Semarang, Jawa Tengah.(Foto: Humas Kemenhut)

Polisi Hutan Ditambah Hingga 21.000 Secara Bertahap

Editor
19 Agustus 2026

Polisi Hutan ditambah 21.000 personel guna memperkuat penjagaan kawasan hutan di Indonesia. SEMARANG - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.