SATUJABAR, BANDUNG–Euforia bobotoh sambut kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar dengan turun ke jalan, mengakibatkan banyak kecelakaan lalu-lintas. Sedikitnya terjadi 19 kecelakaan di jalanan Kota Bandung, dan satu kejadian tawuran dengan korban luka bacok.
Ribuan bobotoh turun ke jalan menyambut kemenangan Persib Bandung atas PSM Makasar, dengan skor 2-1, di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2026) malam. Para bobotoh yang melakukan konvoi kendaraan di jalanan Kota Bandung, mengakibatkan banyak kecelakaan lalu-lintas (lakalantas).
Pemerintah Kota Bandung mencatat, terjadi sedikitnya 19 kecelakan lalu-lintas di jalanan Kota Bandung, saat para bobotoh melakukan konvoi. Selain itu, satu kejadian tawuran, atau keributan, dengan korban satu orang menderita luka bacokan senjata tajam.
“Minggu malam, kemenangan Persib Bandung atas PSM Makasar, yang disambut konvoi spontanitas warga Kota Bandung, mengakibatkan kecelakaan. Ada 19 kecelakaan lalu-lintas dan satu kejadian tawuran, atau keributan, satu orang dibacok,” ujar Walikota Bandung, Muhammad Farhan kepada wartawan, Senin (18/05/2026).
Farhan mengatakan, dalam kecelakaan lalu-lintas, 13 orang harus dilarikan ke rumah sakit. Ke-13 korban mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan.
BACA JUGA: BOGORUN 2026 Sukses Digelar, bank bjb Hadirkan Pengalaman Berlari di Kota Bogor
Sementara dalam kejadian tawuran, atau keributan, satu orang menderita luka bacokan senjata tajam. Pelaku pembacokan sudah ditangkap polisi, dan melakukan aksinya karena pengaruh minuman keras.
“Pelaku pembacokan sudah ditangkap polisi. Pelaku diamankan ke Mapolsek Lengkong, melakukan aksinya, karena di bawah pengaruh minuman keras,” kata Farhan.
Farhan mengapresiasi seluruh rumah sakit di Kota Bandung, yang tetap memberikan pelayanan kepada para korban tanpa ada penolakan. Rumah sakit telah mengikuti himbauannya, tidak boleh ada layanan kesehatan masyarakat di Kota Bandung dari level satu hingga level tertinggi tolak pasien.
Farhan mengingatkan bobotoh agar dalam euforia merayaan Persib Bandung, dilakukan dengan tertib, tidak berlebihan, serta tidak membahayakan keselamatan. Apalagi laga terakhir Persib Bandung melawan Persijap Jepara, 23 Mei mendatang, menjadi penentu sebagai gelar juara Super League 2025/2026, yang dipastikan memunculkan euforia bobotoh lebih besar lagi.








