SATUJABAR, SUMEDANG–Mahasiswi Universitas Padjadajaran (Unpad) menjadi korban aksi begal di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pelaku yang terekam kamera pengawas, CCTV, sempat melindas korban sebelum kabur.
Aksi begal menyasar korban mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad), terekam kamera pengawas, CCTV, dan viral di media sosial. Kejadiannya disebutkan di sebuah gang di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Selasa (12/05/2026) malam.
Dalam rekaman video yang beredar, memperlihatkan korban berusaha lari di gang sempit menghindari kejaran pelaku begal. Pelaku berusaha mengejar korban dengan mengendarai sepeda motor.
Korban berhasil dikejar setelah terjatuh. Korban kemudian dilindas ban sepeda motor, sebelum pelaku melarikan diri.
Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, membenarkan, kejadian aksi begal yang terekam CCTV, dan viral di media sosial, terjadi wilayah hukumnya. Korban dipastikan mahasiswi Unpad.
“Iya benar, ada kejadian (begal), dan korbannya mahasiswi Unpad. Kejadiannya di wilayah Kecamatan Jatinangor, pada Selasa (12/05/2026) malam,” ujar Tanwin, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/05/2026).
Tanwin belum bisa memastikan, kerugian material yang diderita korban, atau barang berharga yang dibegal pelaku, karena belum membuat ada laporan resmi. Korban belum melaporkan kejadian yang dialaminya, baik ke Polsek Jatinangor maupun Polres Sumedang.
Meski belum ada laporan resmi, polisi tetap melakukan penyelidikan awal dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Bukti petunjuk rekaman CCTV telah diamankan, untuk bisa mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
“Kami sudah melakukan cek TKP, dan melakukan penyelidikan awal. Kami juga berusaha mengindetifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan bukti rekaman CCTV di sekitar TKP,” ungkap Tanwin.
Polres Sumedang mengimbau mahasiswa dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan lebih berhati-hati pada saat jam malam, terkait keamanan di kawasan Jatinangor. Kawasan Jatinangor sebagai daerah pendidikan dengan aktivitas mahasiswa cukup tinggi, termasuk di malam hari, sehingga menjadi sasaran pelaku kejahatan
Jangan belergian sendirian menghindari potensi tindak kejahatan, terutama di tempat sepi. Masyarakat juga diminta tidak memperlihatkan barang berharga secara mencolok yang dapat memancing aksi kejahatan.
“Tetap waspada dengan berbagai potensi aksi kejahatan, dengan menghindari tempat sepi, bepergian sendiri, serta tidak memperlihatkan barang-barang berharga secara mencolok. Apabila sampai menjadi korban kejahatan, segera melaporkan ke kantor polisi terdekat, atau telepon ke call center kepolisian 110 bebas pulsa dan respons cepat,” jelas Tanwin.








