SATUJABAR, BANDUNG–Tiga orang anak berhasil diselamatkan polisi dari aksi penyekapan ayah kandungnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Pelaku yang melarikan diri setelah polisi datang, selain menyekap ketiga anaknya, juga berniat membakar rumah yang dijadikan tempat penyekapan, setelah menyiramkan bensin di sekelilingnya.
Sebuah aksi penyelamatan dilakukan Tim Prabu Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Tim Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, terhadap tiga orang anak yang menjadi korban penyekapan ayah kandungnya. Sasarannya rumah yang dijadikan tempat penyekapan di Jalan Lemah Nendeut, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (12/05/2026) dinihari, pukul 00.30 WIB.
Ketiga anak berhasil dikeluarkan dan dievakuasi dari dalam rumah. Ketiga anak masih di bawah umur tersebut, diselamatkan dari maut, karena ayah kandungnya juga berniat membakar rumah setelah sempat menyiramkan bensin di sekelilingnya.
Aksi penyelamatkan berawal dari laporan warga dengan menghubungi polisi. Warga melaporkan terkait aksi penyekapan ayah terhadap ketiga anaknya, bahkan telah menyiramkan bensin di sekeliling rumah yang dijadikan lokasi penyekapan.
“Selain melakukan penyekapan, pelaku juga diduga berniat membakar rumah. Pelaku telah menyiramkan bensin di sekeliling rumah, yang dijadikan tempat penyekapan,” ujar Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin kepada wartawan, Selasa (12/05/2026).
Asep menjelaskan, pelaku juga melepaskan anjingnya untuk menghalau polisi yang hendak masuk ke dalam rumah. Tindakan penyelamatan berhasil dilakukan, setelah polisi merangsek masuk ke dalam rumah dan mengevuasi ketiga korban penyekapan.
“Ketiga anak korban penyekapan ayahnya, berhasil kita selamatkan dalam kondisi sehat tanpa terluka. Ketiganya, anak berusia tujuh tahun, lima tahun, dan tiga tahun,” jelas Asep.
Saat polisi tengah melakukan tindakan penyelamatan, pelaku diketahui sudah melarikan diri. Pelaku saat ini sedang dalam pengejaran ke beberapa tempat.
Aksi penyekapan dipicu konflik orangtua dari ketiga korban. Pelaku dan istrinya terlibat keributan, hingga ketiga anak tidak berdosa dijadikan korban dalam konflik orangtuanya.







