• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 12 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pariwisata Raja Ampat, Marwahnya Harus Dijaga

Editor
Selasa, 12 Mei 2026 - 07:11
Pariwisata Raja Ampat.(Dok. Humas Kemenpar)

Pariwisata Raja Ampat.(Dok. Humas Kemenpar)

Pariwisata Raja Ampat harus dijaga sebagai destinasi high quality sustainable tourism, kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

SATUJABAR, SORONG – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) Raja Ampat 2024–2044.

RelatedPosts

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Pelaku Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung, Mahasiswa Mabuk Bawa 2 Anggota TNI

Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus, Ada Pesta Rakyat

Menteri Pariwisata Widiyanti dalam rapat Forum Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di Hotel Aston Sorong, Senin 11 Mei 2026, mengatakan pertemuan ini bertujuan menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kedaulatan pariwisata berkualitas sebagai arah besar pengembangan pariwisata Raja Ampat.

“RIDPN merupakan panduan bersama agar pembangunan pariwisata Raja Ampat berjalan terarah, terpadu, dan tetap setia pada visi besarnya. Kita ingin menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi geopark kepulauan berkualitas yang berbasis konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan berkelanjutan,” ujar Menpar Widiyanti.

Menpar mengatakan bahwa koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan. Mulai dari ancaman aktivitas ekstraktif hingga pengelolaan daya dukung lingkungan.

“Pesan kami sangat jelas, Raja Ampat harus dijaga sebagai destinasi high quality sustainable tourism. Industri pariwisata di sini tidak boleh bersifat ekstraktif maupun eksploitatif yang mengorbankan alam,” tegasnya.

Dari hasil evaluasi lapangan, Menteri Pariwisata mengidentifikasi beberapa titik krusial yang memerlukan intervensi bersama. Di antaranya pengendalian aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem laut serta penataan lalu lintas kapal wisata.

Pemerintah saat ini tengah mengkaji penambahan mooring buoy (pelampung tambat) sebagai solusi mitigasi utama untuk mencegah kerusakan terumbu karang akibat penggunaan jangkar kapal.

“Penambahan mooring buoy ini memerlukan komitmen pemerintah daerah untuk mengelolanya secara berkelanjutan setelah terpasang nanti,” jelas Widiyanti.

Selain itu, Menteri Pariwisata menyoroti isu manajemen daya dukung (carrying capacity) dan risiko overtourism. Ia mengungkapkan bahwa rencana penambahan frekuensi penerbangan ke Sorong guna meningkatkan devisa sering kali berbenturan dengan batas kemampuan alam dalam menerima wisatawan.

Menpar mengingatkan bahwa status Raja Ampat sebagai “Surga Terakhir di Bumi” membawa tanggung jawab besar bagi aparatur pemerintah untuk mengedepankan etika lingkungan di atas keuntungan ekonomi jangka pendek.

“Pariwisata berkualitas bukan sekadar jumlah kunjungan, melainkan tentang keamanan, kebersihan, aksesibilitas, layanan, hingga rasa hormat terhadap manusia dan alam,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan bahwa Raja Ampat merupakan satu dari sedikit tempat di dunia yang menyandang dua gelar UNESCO sekaligus, yakni Global Geopark dan Biosphere Reserve. Raja Ampat juga sukses mempertahankan status Platinum Blue Park 2024 dari Marine Conservation Institute.

“Keistimewaan ini menjadikan Papua Barat Daya sebagai laboratorium hidup pariwisata berkelanjutan kelas dunia yang tidak tertandingi,” kata Nausrau.

Meski demikian, Nausrau juga memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi pelaku industri lokal. Seperti keterbatasan kompetensi SDM, kurangnya jadwal feri rute Sorong–Waisai, serta belum adanya transportasi antar pulau yang teratur dengan tarif terjangkau. Ia juga menyoroti kurangnya pemanfaatan layanan internet berbasis satelit untuk memperkuat konektivitas di pulau-pulau terpencil.

Nausrau juga mendorong penguatan pendampingan dari Kementerian Pariwisata dalam proses revalidasi Raja Ampat oleh tim asesor UNESCO yang dijadwalkan pada Agustus 2026.

“Revalidasi ini sangat menentukan apakah status UNESCO Raja Ampat akan dipertahankan, ditingkatkan, atau justru dicabut,” tuturnya.

Selain agenda pertemuan, Menpar Widiyanti juga meninjau Pelabuhan Usaha Mina yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Marina/Jetty Sorong.

Turut mendampingi Menpar dalam kunjungan ini, Adyatama Ahli Utama Bidang Industri dan Investasi, Rizki Handayani; Adyatama Ahli Utama Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Media, Apni Jaya Putra; Staf Khusus Menteri Bidang Kajian Strategis, Ines Lius; serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II, Dwi Marhen Yono.

Tags: Kementerian Pariwisatamenteri pariwisataPariwisata Raja AmpatWidiyanti Putri Wardhana

Related Posts

Rapat persiapan Festival Tamansari.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Editor
12 Agustus 2026

Festival Tamansari atau Festibal Seni dan Budaya Tamansari 2026 digelar dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung Ke-2. SATUJABAR, BANDUNG...

A (20), Mahasiswa tersangka pelaku tabrak lari Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Pelaku Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung, Mahasiswa Mabuk Bawa 2 Anggota TNI

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa mabuk, pengemudi mobil membawa dua anggota TNI, adalah pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Aiptu Asep Suhara, anggota...

Alun-Alun Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus, Ada Pesta Rakyat

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Alun-alun Bandung akan dibuka oleh Pemerintah Kota Bandung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17...

penjualan,belanja

Penjualan Eceran Juli 2026 Diduga Naik

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Penjualan eceran Juli 2026 secara tahunan diprakirakan meningkat. Menurut data Bank Indonesia yang dirilis Selasa 11 Agustus...

Survei optimisme konsumen kondisi ekonomi

Survei Konsumen Bank Indonesia Juli 2026: Optimis Ekonomi Terjaga

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terjaga. Hal ini tecermin...

Unit properti di tepi kolam di Ahadiat Hotel dan Bungalow Kota Bandung.(Foto: Istimewa)

Tempat Escape di Bandung, Ahadiat Hotel & Bungalow Tawarkan Ambience Asri

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Di tengah keriuhan kendaraan yang melintas di kawasan Sukajadi dan lalu lalang wisatawan menuju pusat belanja, ada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat