• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Konsumsi Jemaah Haji, Bagaimana Dijalankan?

Editor
Senin, 11 Mei 2026 - 10:10
Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

SATUJABAR, JAKARTA – Konsumsi jemaah haji adalah urusan besar dan krusial. Bagaimana pemerintah menerapkan manajemen konsumsinya?

Kementerian Haji dan Umrah memperkuat koordinasi teknis bersama para mitra penyedia layanan konsumsi untuk memastikan kesiapan distribusi makanan siap saji atau Ready-to-Eat (RTE) di wilayah kerja Makkah, Minggu (10 Mei 2026).

RelatedPosts

BRIN Dokumentasikan 10 Rekaman Baru Anggrek Indonesia

Harga Emas Senin 11/5/2026 Antam Rp 2.819.000 Per Gram

Kerjasama Industri Strategis Indonesia dan Rusia Makin Kuat

Rapat koordinasi tersebut diikuti para mitra penyedia layanan RTE serta jajaran PPIH Arab Saudi. Pertemuan difokuskan pada pembahasan teknis distribusi, sinkronisasi logistik, serta pemantapan alur penyaluran RTE ke dapur-dapur layanan jemaah agar berjalan efektif, terukur, dan terintegrasi.

RTE akan menjadi bagian dari layanan konsumsi jemaah pada fase puncak operasional haji, khususnya fase pra-Armuzna pada 7 dan 8 Dzulhijjah serta pasca-Armuzna pada 13 Dzulhijjah.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, menegaskan bahwa RTE merupakan salah satu komponen layanan krusial karena berkaitan langsung dengan kebutuhan konsumsi jemaah pada fase padat operasional.

“RTE ini menjadi layanan yang sangat penting karena langsung berkaitan dengan kebutuhan konsumsi jemaah pada fase-fase krusial. Karena itu, distribusinya harus dipastikan berjalan tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Jaenal melalui keterangan resmi.

Ia menekankan, seluruh distribusi RTE ke dapur-dapur layanan harus dipastikan selesai paling lambat pada 4 Dzulhijjah. Target tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran layanan konsumsi jemaah pada fase berikutnya.

“Target kita jelas, seluruh RTE sudah harus terdistribusi ke dapur-dapur layanan paling lambat 4 Dzulhijjah. Ini penting agar tidak ada kendala pada fase layanan berikutnya,” tegasnya.

Kemenhaj juga menekankan pentingnya sinergi antara penyedia layanan, pengelola dapur, dan mitra logistik. Seluruh pihak diminta memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat waktu, serta tetap mengedepankan standar kualitas layanan kepada jemaah haji.

Selain itu, proses distribusi RTE akan terus dipantau secara berkala untuk menjaga konsistensi layanan di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kendala operasional sejak dini.

Tags: Haji 2026kemenhajKementerian Haji dan UmrahKonsumsi jemaah haji

Related Posts

Anggrek kuku macan

BRIN Dokumentasikan 10 Rekaman Baru Anggrek Indonesia

Editor
11 Mei 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama mitra peneliti berhasil mendokumentasikan sepuluh spesies anggrek sebagai rekaman baru di Indonesia. Temuan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 11/5/2026 Antam Rp 2.819.000 Per Gram

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 11/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.819.000 per gram...

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia Alexey Vladimirovich Gruzdev.Kerjasama industri strategis Indonesia dan Rusia makin kuat seiring dengan hubungan diplomatik yang terjalin erat antara Indonesia dan Rusia.(Foto: Kemenperin)

Kerjasama Industri Strategis Indonesia dan Rusia Makin Kuat

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kerjasama industri strategis Indonesia dan Rusia makin kuat seiring dengan hubungan diplomatik yang terjalin erat antara Indonesia...

Tikus kapas, Sigmodon hispidus, adalah salah satu pembawa hantavirus atau virus hanta.(Image: wikipedia)

Kasus Hantavirus: Dirjen WHO Kirim Pesan Menyentuh untuk Warga Tenerife: “Ini Bukan COVID, Ini Adalah Aksi Kemanusiaan”

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, TENERIFE – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan pesan langsung yang penuh empati kepada...

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha menjelaskan jemaah meninggal.(Foto: Humas Kemenhaj)

Jemaah Haji Meninggal Bertambah Jadi 23 Orang

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jemaah haji meninggal di musim 2026 ini bertambah menjadi 23 orang per 9 Mei 2026. Hal itu...

Ilustrasi bangkai mobil setelah terlibat kecelakaan(Foto:Istimewa).

Kecelakaan Bus ALS, Korlantas Lakukan Traffic Accident Analysis

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, MUSI RAWAS UTARA - Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi melalui metode Traffic Accident...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.