• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

2 Anak Harimau Sumatra Lahir di Area Konservasi Lembah Hijau Lampung

Editor
Selasa, 05 Mei 2026 - 01:04
Induk harimau dan anaknya.(Foto: Humas Kemenhut)

Induk harimau dan anaknya.(Foto: Humas Kemenhut)

SATUJABAR, BANDAR LAMPUNG – Kabar gembira diungkapkan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bahwa dua individu anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) telah lahir di Lembaga Konservasi (LK) Taman Satwa Lembah Hijau Lampung. Kabar tersebut menunjukkan bahwa upaya konservasi satwa liar terus berlanjut.

Kelahiran tersebut merupakan hasil perkawinan antara individu jantan bernama Kyai Batua dan betina bernama Sinta, yang keduanya merupakan satwa hasil penyelamatan akibat konflik dengan manusia dan jerat pemburu liar. Keberhasilan ini menjadi catatan penting sebagai kelahiran pertama Harimau Sumatera secara ex situ di Provinsi Lampung.

RelatedPosts

Supporter Persija Pelaku Perusakan Bus Rombongan Pemain EPA Persib Ditangkap

Pelaku Penembakan Siswa SMA di Garut Pake Pistol Airgun Ditahan

Kemenhut Dorong KUPS Naik Kelas

Asal Usul

Kyai Batua sebelumnya diselamatkan oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung bersama-sama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan pada 2 – 4 Juli 2019 di Dusun Baru Ampar, Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat dalam kondisi terjerat. Akibat luka serius pada kaki depan kanan, Kyai Batua harus menjalani tindakan amputasi pada 5 Juli 2019.

Sementara itu, Sinta merupakan individu Harimau Sumatera yang diselamatkan dari Provinsi Bengkulu pada Desember 2024 dengan kondisi serupa, yaitu mengalami cedera berat akibat jerat pada saat dievakuasi ditemukan cacat pada kaki belakang kanan.

Perkawinan kedua individu tersebut dilaksanakan berdasarkan rekomendasi program Global Species Management Plan (GSMP) fase III dan IV Tahun 2024/2025 yang dikoordinasikan bersama Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI). Dalam studbook Harimau Sumatera, Kyai Batua tercatat dengan nomor SB ID 1886 dan Sinta dengan nomor SB ID 1998. Berkat pengawasan dan pendamping yang ketat oleh tim medik veteriner Taman Satwa Lembah Hijau, diusia tiga bulan ini, anak harimau tumbuh dan berkembang dengan baik.

 

Konservasi Ex Situ

Kelahiran dua individu Harimau Sumatera ini menjadi indikator positif keberhasilan pengelolaan konservasi ex situ, sekaligus memperkuat upaya pelestarian spesies yang saat ini menghadapi tekanan populasi di habitat alaminya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin.

“Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan LK Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung program konservasi Harimau Sumatera. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga konservasi, serta parapihak yang terlibat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam upaya perlindungan satwa liar, khususnya dalam penanggulangan ancaman jerat dan perburuan ilegal yang masih terjadi.

Komisaris Utama Lembaga Konservasi Taman Satwa PT. Lembah Hijau menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam mendukung pelestarian satwa dilindungi.

“Keberhasilan kelahiran ini menjadi bukti bahwa satwa hasil penyelamatan tetap memiliki potensi untuk berkembang biak secara optimal dalam pengelolaan yang tepat. Hal ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan populasi Harimau Sumatera,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa LK Lembah Hijau akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan satwa sesuai prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare) serta mendukung program konservasi populasi satwa liar.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa kelahiran ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan populasi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam aspek edukasi, penelitian, serta penguatan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian satwa liar.

Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Bengkulu-Lampung bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS), PKBSI, serta seluruh pihak terkait akan terus mendorong penguatan program konservasi berbasis kolaborasi, baik in situ maupun ex situ.

Tags: anak harimaulembah hijau

Related Posts

BPA (33), supporter Persija Jakarta salah satu pelaku perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA) Persib Bandung di Rest Area Kilometer 360 Tol Batang, Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Supporter Persija Pelaku Perusakan Bus Rombongan Pemain EPA Persib Ditangkap

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, BATANG--Seorang pria asal Jakarta Barat, yang diduga terlibat dalam aksi perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA)...

Ilustrasi senjata.(Foto:Istimewa).

Pelaku Penembakan Siswa SMA di Garut Pake Pistol Airgun Ditahan

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Pelaku penembakan terhadap siswa SMA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggunakan pistol airgun, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Aksi...

Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial melaksanakan verifikasi peningkatan kelas Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dari Gold menuju Platinum di Provinsi Banten dan Jawa Barat.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Dorong KUPS Naik Kelas

Editor
12 Oktober 2026

LEBAK - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial melaksanakan verifikasi peningkatan kelas Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dari...

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menerima penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori emas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pemprov Jatim memberikan penghargaan itu atas dedikasi Sarmuji dalam membangun Jawa Timur.(Foto: Humas Kemenperin)

Menperin Sarmuji Dorong Percepatan Kawasan Industri

Editor
12 Oktober 2026

SURABAYA - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai kawasan industri sebagai sarana yang baik untuk mendorong industrialisasi. Ia menyebut pengembangan kawasan...

Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Prof. Haruni Krisnawati.(Foto: Humas Kemenhut)

Negara-Negara Asia-Pasifik Perkuat Kolaborasi Tata Kelola Hutan dan Pembiayaan Iklim melalui REDD+

Editor
12 Oktober 2026

BALI - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bekerja sama dengan Sekretariat Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (United Nations Framework...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: ESDM)

Menteri Bahlil Dorong Rakyat Jadi Pemain Energi

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Sumur-sumur minyak yang dikelola masyarakat kini berproduksi secara resmi. Setelah sumur rakyat di Sumatera dan Jawa mulai menghasilkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.