SATUJABAR, BANDUNG–Pengamanan ketat diberlakukan pihak kepolisian dalam laga Persib Bandung menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (04/05/2026) sore. Sebanyak 1.240 polisi dikerahkan dengan skema pengamanan berlapis dan penyekatan di setiap akses menuju Stadion GBLA.
Mengantisipasi gangguan keamanan, Polrestabes Bandung bersana Polda Jawa Barat memberlakukan pengamanan ketat laga Persib Bandung menjamu PSIM Yogyakarta, dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (04/05/2026) sore.
Penjagaan ketat dan berlapis, mulai akses menuju Stadion GBLA, pintu masuk, hingga pergerakan supporter di dalam kota, dengan mengerahkan sebanyak 1.240 personel.
“Jumlah personel kepolisian yang dikerahkan, sebanyak 1.240 personel mengamankan laga Persib Bandung menjamu PSIM Yogyakarta. Berjaga mulai akses menuju Stadion GBLA, pintu masuk, hingga pergerakan supporter di dalam kota,” ujar Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, dalam keterangannya, Senin (04/05/2026).
Asep mengatakan, Polrestabes Bandung bersama-sama Polda Jawa Barat, juga menyiapkan titik-titik penyekatan di sejumlah jalur strategis menuju Stadion GBLA. Setiap akses diperketat untuk memastikan hanya penonton memiliki tiket yang bisa masuk, sekaligus mencegah barang berbahaya lolos masuk ke dalam area Stadion GBLA.
“Penyekatan di Cimincrang, Babakan Sayang, jembatan perumahan, termasuk akses masuk dari kebun dan sawah, kita jaga ketat. Itu zona 4, zona 3, kita lakukan screening diakses menuju gerbang stadion, di pintu masuk, serta di dalam oleh SSO, dengan sistem ring 1, 2, 3, 4,” kata Asep.
Asep mengungkapkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap barang-barang bawaan suporter. Tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran sekecil apa pun yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Tidak boleh dan jangan sampai lolos, supporter membawa miras (minuman keras), obat-obatan terlarang, senjata tajam, dan baranf berbahaya lainnya. Kita lakukan pemeriksaan ketat, dan penggeledahan terhadap tas dan barang bawaan suporter sebelum masuk area stadion,” ungkap Asep.
Asep meminta masyarakat dan supporter tidak memiliki tiket, agar tidak memaksakan diri datang ke stadion. Penjagaan ketat dipastikan akan menyaring setiap orang yang mencoba masuk tanpa akses resmi.
“Bagi masyarakat dan supporter tidak memiliki tiket, silahkan nonton di cafe atau di rumah. Jangan memaksakan ke stadion, karena penjagaan sangat ketat,” tegas Asep.
Sesuai regulasi kompetisi, supporter tim tamu juga dipastikan tidak bisa hadir langsung di stadion. Pengamanan juga diberlakulan hingga pusat Kota Bandung, mengantisipasi konvoi liar sesuai pertandingan, merayakan kemenangan.







