• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 2 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Omlet Masala, dari Sudut Jalan India ke Hidangan Pesawat First Class

Editor
Sabtu, 02 Mei 2026 - 07:33
Omlet Masala.(Wikipedia)

Omlet Masala.(Wikipedia)

SATUJABAR, BANDUNG – Penulis baru saja menyimak konten Sam Chui, vlogger penerbangan top dunia terkait penerbangan First Class The Emirates tahun 2024 lalu. Pada salah satu scene saat berada di Lounge, dia mengulas terkait hidangan breakfast yang disediakan di Lounge Emirates di Dubai Uni Emirat Arab tersebut. Dan dia mengatakan ‘Jangan lupa pesan omlet masala’ atau dalam Bahasa Inggris masala omelette.

Penulis penasaran dengan menu sarapan yang dibilang rekomended tersebut. Kemudian menelusurinya di Wikipedia. Begini ceritanya:

RelatedPosts

Buka Pameran Foto ‘Frame of Garut’ Bupati: Dorong Pariwisata

Wamen Ekraf: Board Games Lokal Tumbuh Lewat Event

Garuda Store Menyapa Warga Cibubur di Living World

Di sudut-sudut jalan India yang sibuk, aroma rempah yang menguar di udara pagi sering kali bermuara pada sebuah wajan datar yang mendesis. Di sanalah masala omelette lahir—sebuah mahakarya sederhana yang mengubah telur dadar biasa menjadi sebuah petualangan rasa yang kaya.

Kisah kelezatan ini dimulai dari mangkuk kecil tempat telur-telur segar dikocok hingga mengembang sempurna. Namun, ini bukan sekadar telur dadar. Masala omelette adalah cerminan dari keberagaman wilayah India itu sendiri. Di dalam kocokan telur itu, berpadu harmonis cabai hijau yang diiris halus, bawang merah yang renyah, daun ketumbar segar, serta sejumput garam dan jeera (jintan) yang menghangatkan.

Di beberapa daerah lain, para koki lokal menambahkan parutan kelapa segar, lada hitam, daun kari yang harum, hingga potongan tomat merah yang berair. Bahkan, untuk sentuhan yang lebih mewah, parutan keju yang meleleh sering kali ditaburkan di atasnya, atau diisi dengan udang dan daging ayam berbumbu kari yang menggugah selera.

 

Sentuhan Teknik yang Berbeda

Ada seni unik di balik pembuatannya. Berbeda dengan teknik memasak ala Barat yang membutuhkan wajan sangat panas, masala omelette dimasak dengan kesabaran.

Suhu Awal yang Rendah: Wajan biasanya tidak dipanaskan terlalu tinggi sebelum adonan telur dituangkan.

Proses Memasak Perlahan: Api kompor baru dinyalakan tepat saat telur menyentuh wajan, membiarkannya memadat perlahan dan menyerap seluruh sari dari rempah-rempah yang ada di dalamnya.

Keunikan dan kehangatan rasa inilah yang membuat George Frederick Scotson-Clark, penulis buku kuliner ternama Eating Without Fears, terpikat. Dalam catatannya, ia menggambarkan hidangan ini bukan sekadar menu sarapan, melainkan sebuah hidangan larut malam yang luar biasa (“an excellent late supper dish”).

Hingga kini, masala omelette terus bertahan—tidak hanya sebagai pengisi perut yang lapar di malam yang dingin, tetapi juga sebagai sebuah warisan kuliner yang merayakan kekayaan rempah dalam setiap gigitannya.

Tags: omlet masala

Related Posts

‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

Buka Pameran Foto ‘Frame of Garut’ Bupati: Dorong Pariwisata

Editor
2 Mei 2026

Bupati menegaskan bahwa untuk menarik minat wisatawan, diperlukan visualisasi keindahan alam Garut yang memikat, salah satunya melalui karya fotografi. SATUJABAR,...

Board game.(Foto: Kemenekraf)

Wamen Ekraf: Board Games Lokal Tumbuh Lewat Event

Editor
1 Mei 2026

Wamen Ekraf meyakini pentingnya penguatan pasar domestik sebagai fondasi pertumbuhan gim lokal menuju pasar global. Selanjutnya, peluang subsektor gim akan...

Gerai Garuda Store.(Foto: Humas PSSI)

Garuda Store Menyapa Warga Cibubur di Living World

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Garuda Store terus bertambah dari sisi jumlah outletnya untuk menyapa lebih dekat masyarakat Indonesia. Kini, PSSI melalui...

(Foto: Darga Festival Via Kemenpar)

SARGA Festival 2026: Sukses Kombinasikan Konser Musik & Sport Tourism

Editor
30 April 2026

Salah satu keunikan SARGA Festival terletak pada upayanya memperkenalkan olahraga berkuda sebagai bagian dari sport tourism di Yogyakarta. SATUJABAR, YOGYAKARTA...

(Foto: Dok. Ekraf)

Mendongkrak Eksposur Animasi Pelajar melalui WAINI Vol.6

Editor
30 April 2026

Festival ini berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di Concert Hall dan Gedung Serbaguna ISI Yogyakarta. SATUJABAR, JAKARTA...

KCIC tawarkan diskon tiket,whoosh,libur akhir pekan

Tiket Whoosh Diskon 50% Saat Travel Fair

Editor
28 April 2026

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KCIC dan Tiket.com dalam menghadirkan promo perjalanan bagi masyarakat pada periode Mei hingga Juni. SATUJABAR,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.