SATUJABAR, BEKASI–Seluruh jenazah korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, telah teridentifikasi. Korban tewas sebanyak 15 orang dan 88 mengalami luka-luka dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan Jakarta.
Dari total 15 jenazah korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/04/2026) malam, 10 jenazah berhasil diidentifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Lima jenazah lainnya telah lebih dulu teridentifikasi di tiga rumah sakit di Bekasi, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Rumah Sakit Mitra, serta Rumah Sakit Bella Bekasi.
“Pada pukul 14.00 WIB, telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban kecelakaan (kereta), dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi,” ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, dalam keteranganya, Selasa (28/04/2026).
Berikut identitas 15 jenazah korban kecelakaan kereta sudah teridentifikasi:
Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta:
1. Dudik Anitasari (31/Perempuan)
2. Harum Anjasari (27/Perempuan)
3. Nur Alimatun Citra Sari (19/Perempuan)
3. Farida Utami (52/Perempuan)
5. Fika Agnia Pratiwi (23/Perempuan
6. Ida Nuraeda (48/Perempuan)
7. Gita Septia Wardan (20/Perempuan).
8. Fatmawati Rahmayani (29/Perempuan)
9. Arinjani Novitasari (25/Perempuan)
10. Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32/Perempuan)
RSUD Bekasi:
1. Nuryati (41/Perempuan)
2. Nur Laela (39/Perempuan)
3. Engar Retno Krisjayanti (35/Perempuan)
Rumah Sakit Mitra Bekasi:
1. Adelia Rifani
Rumah Sakit Bella Bekasi:
1. Ristuti Kustirahayu.
Sementara itu data terbaru, sebanyak 88 korban dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban masih dalam penanganan tim medis di sejumlah rumah sakit.






