• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menelusuri Jejak Sejarah Pahlawan Margonda di Bogor

Editor
Senin, 27 April 2026 - 10:34
Sketsa Pahlawan Nasional Margonda.(AI)

Sketsa Pahlawan Nasional Margonda.(AI)

Kisah perjuangan Margonda perlu diangkat agar masyarakat mengetahui keterkaitannya dengan Kota Bogor.

SATUJABAR, BOGOR – Nama Margonda selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai salah satu nama jalan utama di Kota Depok. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Margonda merupakan sosok pahlawan pejuang yang memiliki jejak sejarah kuat di Kota Bogor, mulai dari menempuh pendidikan, menikah, hingga pernah tinggal di Kota Hujan.

RelatedPosts

Perpustakaan Ranggawarsita Lengkapi Literasi Kebudayaan Indonesia

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Hal tersebut terungkap saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengunjungi Rumah Nomor 1 Gang Slot, Jalan Polisi, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, yang disebut sebagai rumah yang pernah ditinggali Margonda, (26/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dedie Rachim didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Camat Bogor Tengah, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor, dan sejumlah pihak lainnya.

Melalui kunjungan itu, Dedie Rachim menilai kisah perjuangan Margonda perlu diangkat agar masyarakat mengetahui keterkaitannya dengan Kota Bogor.

“Saya mendengar banyak sekali cerita kepahlawanan Margonda. Insyaallah ke depan Pemerintah Kota Bogor akan memberikan bentuk penghormatan, salah satunya melalui prasasti sebagai wujud apresiasi atas perjuangannya melawan dan mengusir penjajah,” kata Dedie Rachim.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengunjungi Rumah Nomor 1 Gang Slot, Jalan Polisi, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, yang disebut sebagai rumah yang pernah ditinggali Margonda, (26/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengunjungi Rumah Nomor 1 Gang Slot, Jalan Polisi, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, yang disebut sebagai rumah yang pernah ditinggali Margonda, (26/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Ketua Depok Heritage Community, Ratu Farah Diba, menjelaskan bahwa Margonda gugur bersama para pejuang lainnya saat melaksanakan serangan kilat melawan penjajah Belanda pada 16 November 1946 di Kalibata, Depok.

Jasad para pejuang kemudian dikembalikan oleh Belanda dan dimakamkan secara massal di Bogor, tepatnya di lokasi yang kini menjadi kawasan panggung terbuka Alun-Alun Kota Bogor.

Selanjutnya, secara teknis, jasad para pahlawan tersebut dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded dan kemudian nama Margonda diabadikan menjadi nama jalan utama di Kota Depok.

Sebagai informasi, sebelum terjun ke medan perjuangan, Margonda yang lahir di Baros, Cimahi, sempat menempuh pendidikan di sekolah kimia di Bogor, ini menunjukkan Margonda merupakan sosok cerdas dan memiliki kapasitas intelektual yang tinggi. Lebih hebatnya lagi, beliau memilih jalan perjuangan dan gugur sebagai pahlawan.

Tags: Pahlawan Margonda

Related Posts

Peresmian Perpustakaan Ranggawarsita.(Foto: Humas Kemenbud)

Perpustakaan Ranggawarsita Lengkapi Literasi Kebudayaan Indonesia

Editor
22 Juli 2026

Perpustakaan Ranggawarsita berawal dari inisiatif untuk menghimpun kembali berbagai publikasi kebudayaan yang selama puluhan tahun diterbitkan pemerintah namun tersebar. SATUJABAR,...

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin...

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
16 Juli 2026

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan...

Museum Musik rencananya akan menempati aset Jiwasraya di Jalan Asia-Afrika Bandung.(Foto: Dok. Jiwasraya)

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang

Editor
15 Juli 2026

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang akan menggunakan aset Jasa Raharja dan Jiwasraya dibawah...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Rute Terpanjang Kereta Api, Sebagian Tembus 1.000 KM

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Rute terpanjang kereta api di Indonesian tercatat beberapa di antaranya ada yang menembus 1.000 KM, menurut data...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat