• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jurus Pemkot Bandung Tekan Pengangguran, Gelar 139 Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Editor
Selasa, 21 April 2026 - 05:42
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sebanyak 14 bidang keahlian ditawarkan, mulai dari kuliner seperti barista dan pastry, fesyen dan kriya seperti menjahit dan membatik, hingga sektor jasa kecantikan, teknologi dan ekonomi kreatif seperti digital marketing dan desain grafis.

SATUJABAR, BANDUNG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi membuka Pelatihan Kerja Batch ke-2 yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui jalur reses DPRD Kota Bandung. Program ini menghadirkan 139 paket pelatihan dengan target 2.780 peserta dari seluruh wilayah Kota Bandung.

RelatedPosts

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan kerja dan peluang usaha.

“Pelatihan ini adalah bukti nyata kolaborasi luar biasa antara legislatif dan eksekutif. Kita bergerak bersama menjawab aspirasi masyarakat untuk menciptakan perubahan yang dirasakan langsung,” kata Yayan, di kantor Disnaker Kota Bandung, Senin 20 April 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari mulai 20 April 2026 ini dirancang dalam bentuk short course dengan fokus pada keterampilan praktis.

Sebanyak 14 bidang keahlian ditawarkan, mulai dari kuliner seperti barista dan pastry, fesyen dan kriya seperti menjahit dan membatik, hingga sektor jasa kecantikan, teknologi dan ekonomi kreatif seperti digital marketing dan desain grafis.

Seluruh pelatihan digelar di berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang tersebar di Kota Bandung, melibatkan instruktur profesional untuk memastikan kualitas pembelajaran.

Tak hanya mendapatkan ilmu, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas penunjang, mulai dari makan dan minum selama pelatihan, seminar kit, bahan praktik hingga uang transport sebesar Rp50 ribu per hari. Di akhir program, peserta akan menerima sertifikat resmi dari Disnaker sebagai bukti kompetensi.

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bandung dalam menekan angka pengangguran dan memperkuat ekonomi masyarakat. Disnaker menargetkan para peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui wirausaha.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan teori, tetapi langsung praktik hingga siap kerja atau membuka usaha sendiri,” ujarnya melalui keterangan resminya.

Selain itu, program ini sejalan dengan misi pembangunan Kota Bandung dalam membangun perekonomian yang mandiri, kokoh dan berkeadilan. Pelatihan ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya wirausaha baru sekaligus solusi konkret pengentasan kemiskinan.

Disnaker juga menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak, termasuk peserta, LPK, dan instruktur, untuk menjalankan program ini secara optimal.

“Kepada para peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Ini adalah langkah awal menuju kemandirian ekonomi dan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Agung Firmansyah, menyebut program ini sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan.

“Pelatihan ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan peluang kerja. Harapannya, setelah memiliki skill dan pengetahuan mereka bisa mandiri bahkan membuka lapangan kerja baru,” ujar Agung.

Menurutnya, dampak pelatihan tidak hanya berhenti pada peserta tetapi bisa meluas ke lingkungan sekitar. Para peserta diharapkan mampu berbagi ilmu atau membangun usaha yang melibatkan masyarakat lainnya.

“Kalau mereka membuka usaha seperti coffee shop atau usaha lainnya, mereka bisa mengajak rekan-rekannya. Ini efek domino yang kita harapkan,” tuturnya.

Tags: Disnaker Kota Bandungpengangguran kota bandung

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kecelakaan maut terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, setelah mobil minibus terlibat tabrakan dengan sepeda motor. Pengendara...

Investasi, bodong, scam

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Editor
5 Juni 2026

Investasi bodong melanda daerah Purwokerto yang dilakukan oleh mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto. SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa...

Ilustrasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).(Foto:Istimewa).

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jumlah pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahun 2026, sepanjang Januari hingga Mei, mencapai 23 ribu lebih. Provinsi Jawa...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.