• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Editor
Minggu, 19 April 2026 - 06:31
Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan generasi sekarang.

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan peran jurnalis senior menjadi kunci dalam menjaga standar praktik jurnalistik di tengah perubahan cepat pola produksi berita di era digital.

RelatedPosts

2 ASN Pemkot Cimahi Diberhentikan Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi di Disnaker

Pendaftar Petugas Haji 2027 Non Nakes Capai 75 Ribu Orang

Karhutla Kalimantan: Kemenhut Sanksi 5 PBPH

Pernyataan ini disampaikan dalam Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat (17/04/2026), di tengah meningkatnya tekanan kecepatan dan tuntutan viralitas dalam produksi informasi.

Menurut Meutya, perubahan tersebut telah menggeser cara kerja jurnalisme, dari proses yang sebelumnya memberi ruang verifikasi menjadi lebih cepat dan minim jeda.

“Dulu kita membuat berita dengan jeda, ada waktu untuk riset dan verifikasi. Sekarang banyak yang berjalan hampir tanpa jeda karena mengejar kecepatan dan viralitas,” ujarnya.

Ia menilai kondisi ini perlu diimbangi dengan transfer pengalaman dan nilai-nilai jurnalistik dari generasi senior kepada jurnalis muda agar kualitas informasi tetap terjaga.

“Alasan ‘tidak viral tidak dibaca’ bisa dipahami, tetapi nilai-nilai jurnalistik tidak boleh hilang,” ujarnya.

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan generasi sekarang.

“Kalau tidak ditularkan, akan ada jarak yang jauh antara pengalaman senior dan praktik jurnalisme generasi sekarang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh menggeser prinsip utama dalam profesi jurnalis.

“Integritas, proses verifikasi, dan keberanian berdiri di sisi kebenaran adalah fondasi yang tidak boleh bergeser,” ungkap Meutya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa di tengah perubahan ekosistem media, kesinambungan antar generasi menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi publik.

Tags: jurnalis seniorMenkomdigiMeutya Hafid

Related Posts

Ilustrasi pelaku tindak pidana korupsi.(Foto:Istimewa).

2 ASN Pemkot Cimahi Diberhentikan Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi di Disnaker

Editor
4 September 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Dua tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi, Jawa Barat, sudah diberhentikan dari statusnya...

Petugas haji bantu jemaah haji lansia.(Foto: Humas Kemenhaj)

Pendaftar Petugas Haji 2027 Non Nakes Capai 75 Ribu Orang

Editor
4 September 2026

JAKARTA – Pendaftar petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1448 H/2027 M menembus angka 75 ribu...

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meninjau titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (3/9/2026).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla Kalimantan: Kemenhut Sanksi 5 PBPH

Editor
4 September 2026

KUBU RAYA – Kemenhut atau Kementerian Kehutanan kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH)...

Kemenpar menggelar kegiatan untuk mngolaborasikan berbagai pemangku kepentingan memetakan potensi dan ekosistem wisata wellness.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kemenpar Petakan Ekosistem Wisata Wellness Indonesia

Editor
4 September 2026

JAKARTA - Kemenpar atau Kementerian Pariwisata memetakan potensi dan ekosistem wisata wellness (kebugaran) sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing...

Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid Soroti Meaningful AI

Editor
4 September 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pengembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) harus menghasilkan manfaat nyata...

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan bahwa salah satu tindak lanjut konkret dari penguatan kerja sama tersebut adalah penjajakan investasi Pupuk Indonesia untuk pengembangan pabrik pupuk urea di Vladivostok.(Foto: BPMI Setpres)

Oleh-Oleh dari Rusia: Kerja Sama Pupuk, Perkapalan, Pertahanan

Editor
4 September 2026

VLADIVOSTOK - Pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Kamis (03/09/2026), membahas sejumlah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.