• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamendag Roro: Waralaba Jadi Akselerator Pengembangan UMKM

Editor
Sabtu, 18 April 2026 - 01:46
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Kemendag)

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Kemendag)

SATUJABAR, PALEMBANG – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai, waralaba merupakan sektor strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan menciptakan perekonomian yang tangguh. Hal tersebut dituturkan Wamendag Roro dalam sambutannya pada Pembukaan Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Palembang, Sumatra Selatan, pada Jumat (17/4).

Wamendag Roro memaparkan, Provinsi Sumatra Selatan mencatat pertumbuhan sebesar 5,35 persen, tertinggi kedua di pulau Sumatra setelah Kepulauan Riau. Hal ini mencerminkan gelombang positif dari aktivitas ekonomi masyarakat yang ditopang oleh sektor pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Ia juga menekankan signifikansi sektor UMKM dalam struktur ekonomi nasional yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

RelatedPosts

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

“UMKM telah memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dengan angka lebih dari 60 persen. Maka dari itu, untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi ini, dukungan terhadap kewirausahaan perlu terus kita tingkatkan. Perluasan kesempatan berusaha menjadi agenda penting dan waralaba hadir sebagai model bisnis yang efektif. Sifat kemitraan waralaba yang terstandardisasi dan mudah direplikasi sangat potensial bagi UMKM kita,” jelas Wamendag Roro.

Lebih lanjut, angka pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut diharapkan tidak menjadi statistik semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam menopang ekonomi daerah dan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan ekonomi nasional. Untuk mencapainya, diperlukan kolaborasi antarpelaku usaha, pemerintah, dan asosiasi.“ Seluruh pihak harus bertekad untuk bergandengan tangan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Sinergi ini diharapkan menjadi komitmen jangka panjang,” tambah Wamendag Roro.

Apresiasi diberikan Wamendag Roro atas terselenggaranya roadshow IFBC di Palembang, Yogyakarta, dan Jakarta. Ia menilai Pameran IFBC ini tepat sejalan dengan semangat Kementerian Perdagangan yang terus berupaya mewadahi dan mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor. Dengan menghadirkan ruang diskusi yang produktif antarapemilik waralaba (franchisor), calon investor, serta penyedia jasa penunjang seperti logistik dan perbankan, Wamendag Roro optimistis kegiatan tersebut dapat turut mendongkrak pertumbuhan UMKM di wilayah Sumatra Selatan.

Adapun Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Anang Sukandar menyambut baik kehadiran Wamendag Roro sebagai wujud dukungan pemerintah. Ia lantas menjelaskan makna “Grow Beyond Boundaries” yang diangkat sebagai tema sentral pelaksanaan tahun ini. “Kami berharap pameran ini menjadi momentum pemantik bagi masyarakat untuk berani memulai usaha, melampaui tantangan dan berbagai keterbatasan,” tegas Anang.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menilai, Pameran IFBC menjadi kesempatan yang berharga untuk melakukan komunikasi bisnis dan berbagai penjajakan kemitraan.“Melalui IFBC 2026 ini, warga Palembang mendapatkan keleluasaan memilih mitra bisnisnya. Di sini ada minimarket sebagai ritel modern, kuliner, kecantikan, laundry, hingga jasa pendidikan. Seluruhnya siap bermitra dengan warga Sumatra Selatan dan akhirnya turut mendukung visi 100.000 Sultan Sumatra Selatan yang kami usung,” ujar Herman.

Berdasarkan data yang diolah Kementerian Perdagangan hingga Februari 2026, telah diterbitkan sebanyak 165 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) untuk pemberi waralaba dalam negeri serta 162 STPW untuk pemberi waralaba luar negeri. “Angka ini mencerminkan tingginya minat investasi di sektor waralaba dan komitmen pemerintah dalam mempermudah tata kelola perizinan bagi pelaku usaha yang ingin melakukan ekspansi,” tandas Wamendag Roro.

Dalam upaya perluasan pasar, Kemendag secara rutin menyelenggarakan Trade Expo Indonesia (TEI) setiap tahunnya sebagai panggung promosi produk unggulan ke pasar internasional. Wamendag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan yang secara konsisten berpartisipasi dalam ajang tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitasi yang disediakan oleh Kemendag, dari kemitraan dengan ritel modern hingga ekspansi ke pasar global.

Menanggapi hal tersebut, pengusaha muda penggagas Yummy Coin, Bryan Djon menyatakan ketertarikannya untuk ikut serta pada TEI 2026 dan menantikan berbagai kolaborasi dengan Kemendag nantinya. Selain itu, Bryan Djon menyebutkan target Yummy Coin untuk ekspansi di Palembang. Baginya, kesempatan IFBC 2026 di Palembang sangat tepat untuk memfasilitasi tim Yummy Coin menyasar perluasan pasar di luar Jabodetabek.

 

Tags: Dyah Roro EstiPengembangan UMKMWamendag

Related Posts

Jakarta Dessert Week.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

Editor
22 Juli 2026

Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 mengangkat tema musik dangdut. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk menyinergikan subsektor kuliner dan...

Salah satu IP lokal Punopals hadir dalam Local Market pada tahun 2025.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Editor
22 Juli 2026

The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD pada 1–2 Agustus 2026 di SCBD Park, Jakarta, sebagai wadah promosi, jejaring, dan...

Pendampingan Diversifikasi Produk bagi IKM Permesinan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) di Kabupaten Sukabumi pada 13–28 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenperin)

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian fokus untuk memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui peningkatan kemampuan inovasi dan...

Vinedrip Masterpiece, brand sepatu lokal yang lahir dari pengalaman sebagai vendor produksi alas kaki di Kawasan Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Tak Padam, Jenama Baru Sepatu Bertumbuh

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Cibaduyut selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra industri alas kaki di Kota Bandung. Kini, kawasan legendaris tersebut...

UMKM,Kopi,ekspor

UMKM Kopi Harus Penuhi Standar Agar Masuk Pasar Global

Editor
17 Juli 2026

UMKM Kopi diharapkan semakin banyak yang mampu memenuhi standar internasional, serta mampu meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat citra Indonesia sebagai...

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

IKM Olahan Singkong Masuk Rantai Pasok Industri Besar

Editor
17 Juli 2026

IKM olahan singkong masuk rantai pasok industri skala besar sejalan dengan mandat Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 2 Tahun 2026 tentang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat