• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wali Kota Bogor Hadiri Lebaran Golok, Ingatkan Makna Filosofisnya

Editor
Selasa, 14 April 2026 - 05:58
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

SATUJABAR, BOGOR – Budaya Indonesia kaya akan karya benda dan tak benda. Salah satunya adalah golok. Bagai sebagian masyarakat Indonesia, golok bukan sekadar perkakas. Lebih dari itu, golok adalah simbol jati diri.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).

RelatedPosts

Sungai Purba di Paparan Sunda,  Diduga Jadi Jalur Migrasi Manusia Modern Awal

Egalitarianisme Persib dan Kisah Wanita Difabel Pecinta Persib

Aksi Bersih-bersih di Kolam Ikan Dewa, Merawat Warisan Budaya Kuningan

Mengusung tema “Golok Road to UNESCO”, dalam kegiatan ini ditampilkan berbagai seni budaya, sarasehan budaya, seni bela diri, serta peluncuran buku.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN), Teguh Cahyadi, dan Ketua Dewan Pembina, Gatut Susanta, yang terus berjuang membawa golok ke UNESCO.

Ia menyampaikan bahwa golok bukan sekadar alat, melainkan bagian dari jati diri masyarakat. Bahkan, dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian yang ditulis pada tahun 1518 Masehi, golok telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa apa yang kita rawat dan perjuangkan hari ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat, bahkan lebih dari lima abad yang lalu,” ujarnya seperti dikabarkan Humas Pemkot Bogor.

Lebih dari itu, Dedie Rachim menyebut bahwa golok juga mengandung nilai filosofis, historis, dan estetika yang tinggi.

“Ketajamannya melambangkan ketajaman berpikir, sementara keindahan pamor dan gagangnya mencerminkan keluhuran budi pekerti masyarakat Pasundan, dari Jawa Barat hingga Banten dan DKI Jakarta,” ucapnya.

Ia pun mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi budaya agar warisan leluhur tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dipahami nilai dan maknanya oleh generasi penerus.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung penuh inisiatif “Golok Road to UNESCO” sebagai langkah strategis menuju pengakuan internasional sebagai warisan budaya dunia.

“Untuk itu, diperlukan kolaborasi lintas wilayah, Bogor, Jakarta, dan Banten, serta sinergi dengan kementerian terkait dalam memperkuat diplomasi budaya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat silaturahmi antarperguruan silat, komunitas pelestari budaya, dan seluruh elemen masyarakat.

Tags: betawidedie a rachimDedie Bogorkampung betawikota bogorLebaran Golokwali kota bogorwalikota bogor

Related Posts

Sungai purba di kawasan Paparan Sunda diduga menjadi jalur mobilitas utama manusia modern awal ketika bermigrasi di Asia Tenggara pada masa prasejarah.(Image: BRIN)

Sungai Purba di Paparan Sunda,  Diduga Jadi Jalur Migrasi Manusia Modern Awal

Editor
29 Mei 2026

Sungai purba di kawasan Paparan Sunda diduga menjadi jalur mobilitas utama manusia modern awal ketika bermigrasi di Asia Tenggara pada...

Bonita yang menyandang status difabel yang menurunkan rasa cinta Persib Bandung kepada anak-anaknya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Egalitarianisme Persib dan Kisah Wanita Difabel Pecinta Persib

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Siapun dan dalam kondisi apapun boleh menjadi fans Persib, mencintai klub sepenuh hati. Seperti Bonita yang menyandang...

Aksi bersih-bersih kolam ikan dewa di Kuningan>(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Aksi Bersih-bersih di Kolam Ikan Dewa, Merawat Warisan Budaya Kuningan

Editor
24 Mei 2026

Dulu, peristiwanya sempat viral. Ribuan ikan dewa mati. Tepatnya sebanyak 1.200 ekor. Peristiwa itu cukup mengejutkan dan mengundang rasa prihatin....

Bupati Sumedang, jajaran Pemkab dan Warga Sumedang nonton bareng Persib vs Persijap Sabtu sore 23 Mei 2026.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ketika Bupati Sumedang Semringah Persib Juara Liga

Editor
24 Mei 2026

Euforia kemenangan menyelimuti halaman parkir di area Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang saat Bupati Sumedang  Dony Ahmad Munir bersama...

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) di Jakarta, Senin (18/5).(Foto: Humas Kemenperin)

MR.DIY Jadi Mitra IKM, Siap Kuasai Ritel Modern

Editor
22 Mei 2026

MR.DIY atau PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen...

Prosesi kembalinya Mahkota Binokasih ke Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Mahkota Binokasih Kembali Ke Keraton Sumedang Larang

Editor
19 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Mahkota Binokasih Sanghyang Pake kembali ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5/2026). Prosesi tersebut menjadi puncak perjalanan Kirab...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.