• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 25 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

ASEAN Perkuat Komitmen Kepemudaan, Susun Rencana Hingga 2030

Editor
Jumat, 10 April 2026 - 10:10
Delegasi Indonesia pada pertemuan yang digelar ASEAN Secretariat diwakili oleh Esa Sukmawijaya selaku Asdep Pengembangan Kepemudaan Global dan Elvi Susanti, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora. (foto:istimewa)

Delegasi Indonesia pada pertemuan yang digelar ASEAN Secretariat diwakili oleh Esa Sukmawijaya selaku Asdep Pengembangan Kepemudaan Global dan Elvi Susanti, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora. (foto:istimewa)

Manila: Pemerintah negara-negara anggota ASEAN melalui perwakilan pemuda dan pejabat terkait menyelenggarakan pertemuan strategis di Manila, Filipina, Kamis (9/4).

Pertemuan yang dihelat ASEAN Secretariat ini focus pada End-Term Review of the ASEAN Work Plan on Youth 2021-2025 serta Workshop on the Finalization of the ASEAN Work Plan on Youth 2026-2030.

RelatedPosts

Kasus ‘Yogi Starlink’, Menkomdigi: Hormati Proses Hukum, Tapi Perlu Pembinaan

Kemenhut Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

Indonesia, sebagai salah satu anggota ASEAN, menegaskan komitmennya dengan mengirimkan delegasi ahli untuk memastikan kepentingan pemuda nasional terakomodasi dalam kerangka kerja regional. Delegasi Indonesia diwakili oleh Esa Sukmawijaya selaku Asdep Pengembangan Kepemudaan Global dan Elvi Susanti, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora.

Kehadiran delegasi ini merupakan bagian dari diplomasi pemuda untuk mengawal penyusunan kebijakan agar selaras dengan visi pembangunan pemuda nasional.

Kegiatan tingkat regional ini secara resmi dibuka oleh Chairperson dan CEO National Youth Commission (NYC) Filipina, Joseph Francisco Ortega. “Peran pemuda sangat penting dalam menghadapi tantangan global, khususnya krisis energi yang saat ini melanda dunia. ASEAN harus tampil solid, untuk itu,” ujar Ortega.

Ia menegaskan bahwa masukan dan kontribusi para pengambil kebijakan kepemudaan ASEAN sangat dibutuhkan untuk merumuskan arah kebijakan yang tepat sasaran. Ortega secara khusus menyoroti perlunya fokus pada tiga area prioritas utama dalam perumusan kebijakan tersebut, yakni Food sustainability for youth (ketahanan pangan pemuda), Disaster risk and management (manajemen risiko bencana), serta Digital resilience Program (program ketahanan digital).

Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap efektivitas inisiatif kepemudaan selama periode lima tahun terakhir, sekaligus merumuskan arah kebijakan baru yang adaptif terhadap dinamika tantangan global di masa depan.

Dalam sesi End-Term Review, para delegasi melakukan pembahasan mendalam mengenai keberhasilan dan hambatan dalam implementasi rencana kerja sebelumnya. Evaluasi ini berfokus pada penilaian lima domain ASEAN Youth Development Index (YDI), yang mencakup aspek Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan, Ketenagakerjaan dan Peluang, Partisipasi dan Keterlibatan, serta Literasi Digital.

Selanjutnya, agenda workshop difokuskan pada proses finalisasi draf ASEAN Work Plan on Youth 2026-2030. Rencana kerja baru ini disusun untuk menjawab isu-isu kontemporer, meliputi:

  1. Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan (AI): Persiapan kompetensi pemuda dalam menghadapi ekonomi digital.
  2. Ketahanan Iklim: Penguatan peran aktif pemuda dalam aksi keberlanjutan lingkungan.
  3. Kesehatan Mental: Pengembangan sistem dukungan sosial yang kuat bagi generasi muda.
  4. Kewirausahaan Sosial: Stimulasi inovasi pemuda dalam penyelesaian masalah komunitas.

 

Melalui forum ini, ASEAN menegaskan peran strategis pemuda sebagai agen perubahan dan penggerak utama integrasi kawasan. Dengan keterlibatan aktif dari ASEAN Senior Officials Meeting on Youth (SOMY), diharapkan draf rencana kerja ini mampu memberikan kerangka kerja yang aplikatif dan berdampak signifikan bagi lebih dari 200 juta pemuda di kawasan ASEAN.

 

Dokumen ASEAN Work Plan on Youth ini merupakan pedoman kerja sama resmi negara-negara anggota ASEAN dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pemuda, demi tercapainya komunitas ASEAN yang kohesif, responsif, dan berpusat pada manusia.

Tags: asean

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan keterangan kepada awak media di Monuman Pers, Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/08/2026) terkait Yogi Starlink.(Foto: Humas Komdigi)

Kasus ‘Yogi Starlink’, Menkomdigi: Hormati Proses Hukum, Tapi Perlu Pembinaan

Editor
25 Agustus 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghormati proses hukum yang...

Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla

Editor
25 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) setelah hasil pengawasan menemukan...

BRT Kota Bandung

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

Editor
25 Agustus 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional Bus Rapid Transit (BRT) melalui...

Sidang Isbat Nikah di Kabupaten Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

Editor
25 Agustus 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus...

Bupati Bogor Rudy Susmanto saat peresmian Pasar Hewan Jonggol.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

Editor
25 Agustus 2026

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor, terus memperkuat sektor peternakan melalui...

Ilustrasi minuman keras (miras).(Foto:Istimewa).

Pemkab Bogor Tegas Hentikan Produksi Minuman Beralkohol

Editor
25 Agustus 2026

CITEUREUP - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait aktivitas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.