• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Benda Terang di Langit Lampung, BRIN: Itu Sampah Sisa Roket Tiongkok

Editor
Senin, 06 April 2026 - 08:34
Viral di media sosial terkait fenomena objek terang yang melintas di langit wilayah Lampung dan Banten.(Foto: IG@wargatangesel via BRIN)

Viral di media sosial terkait fenomena objek terang yang melintas di langit wilayah Lampung dan Banten.(Foto: IG@wargatangesel via BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Viral di media sosial terkait fenomena objek terang yang melintas di langit wilayah Lampung dan Banten. Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika dari Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, mengungkap asal muasal benda tersebut. Dia menjelaskan bahwa objek tersebut merupakan sampah antariksa berupa sisa roket Tiongkok CZ-3B yang memasuki atmosfer Bumi.

Menurut Thomas, objek tersebut terlihat mencolok karena memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi dan mengalami gesekan dengan udara, sehingga terbakar dan tampak terang dari permukaan Bumi. Fenomena ini juga membuat objek tampak terpecah menjadi beberapa bagian, sebagaimana disaksikan oleh masyarakat di wilayah tersebut.

RelatedPosts

2 Wisatawan Asal Bekasi Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi, Ditemukan Tewas

Irjen Hengki Resmi Jabat Kapolda Jabar Gantikan Irjen Pipit Rismanto

Pelatih Ungkap Aksi Intimidasi dan Perusakan Bus Pemain Tim EPA Persib U-18 Oleh Oknum Supporter Persija

“Objek terang yang terlihat di langit itu adalah pecahan sampah antariksa. Ketika memasuki atmosfer yang semakin padat, benda tersebut terbakar dan pecah, sehingga terlihat seperti serpihan cahaya,” jelas Thomas kepada tim Humas BRIN, Minggu (5/4/2026).

Berdasarkan data dari Space-Track dan hasil analisis orbit lanjut Thomas, sisa roket tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di sebelah barat Sumatera. Pada sekitar pukul 19.56 WIB, ketinggiannya turun hingga di bawah 120 kilometer, memasuki lapisan atmosfer yang lebih padat.

Pada ketinggian tersebut, hambatan udara meningkat drastis dan menyebabkan objek kehilangan kecepatan serta ketinggian dengan cepat. Proses ini memicu gesekan intens yang menghasilkan panas tinggi, sehingga benda tersebut terbakar dan terfragmentasi menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya jatuh di permukaan bumi. Kemungkinan besar pecahannya jatuh tersebar di hutan atau di laut.

 

Umumnya Tidak Membahayakan

Thomas menjelaskan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa sebenarnya bukan hal yang langka secara global, namun kejadian yang melintas dan dapat disaksikan langsung di wilayah Indonesia tergolong jarang. Peristiwa serupa terakhir kali terjadi pada tahun 2022, ketika objek serupa terlihat di Lampung dan jatuh di wilayah Sanggau, Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fenomena ini pada umumnya tidak membahayakan masyarakat. Sebagian besar sampah antariksa akan habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi. Risiko hanya muncul jika ada bagian yang tidak terbakar sempurna dan jatuh di area permukiman, namun hingga saat ini  belum pernah terjadi di mana pun di dunia.

Ia juga menjelaskan bahwa penyebab utama sampah antariksa jatuh ke Bumi adalah adanya hambatan udara pada orbit rendah. Bekas roket atau satelit yang sudah tidak aktif akan mengalami perlambatan akibat interaksi dengan atmosfer, sehingga ketinggiannya terus menurun hingga akhirnya masuk ke lapisan atmosfer padat dan terbakar.

Ia mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik apabila melihat fenomena serupa di masa mendatang. Fenomena ini merupakan bagian dari dinamika aktivitas antariksa global yang dapat diamati secara ilmiah, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan literasi publik terkait sains dan keantariksaan.

Tags: Benda Terang di Langit LampungBRINRoket TiongkokSampah Antariksa

Related Posts

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

2 Wisatawan Asal Bekasi Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi, Ditemukan Tewas

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang wisatawan yang dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Cibuaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan sudah menjadi mayat. Kedua...

Irjen Pol. Hengki resmi menjabat Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto.(Foto: Istimewa).

Irjen Hengki Resmi Jabat Kapolda Jabar Gantikan Irjen Pipit Rismanto

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Irjen Pol Hengki resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto. Mantan Kapolda Banten tersebut, resmi...

BPA (33), supporter Persija Jakarta salah satu pelaku perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA) Persib Bandung di Rest Area Kilometer 360 Tol Batang, Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Pelatih Ungkap Aksi Intimidasi dan Perusakan Bus Pemain Tim EPA Persib U-18 Oleh Oknum Supporter Persija

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi intimidasi dan perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA) Persib Bandung Usia 18 Tahun oleh oknum...

Reya Azzahra Yulianti dan Moses Andar Simanjuntak di BWF World Junior Championships.(Foto: Dok. PBSI)

Moses / Reya Melaju ke Babak 64 Besar BWF World Junior Championships 2026

Editor
13 Oktober 2026

KAIRO – Pasangan ganda campuran Indonesia Moses Andar Simanjuntak / Reya Azzahra Yulianti berhasil mengalahkan pasangan Peru, Guillermo Buendia Maldonado...

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Perawat Rumah Sakit di Cirebon Lapor Polisi Mengaku Dianiaya Dokter Spesialis

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang perawat perempuan rumah sakit swasta di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku dianiaya dokter spesialis hingga nyaris pingsan sebelum...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Jalan Warung Peuteuy, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (12/10/2026).(Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kabupaten Garut)

Bupati Garut Tinjau Kebakaran TPA Pasir Bajing

Editor
13 Oktober 2026

GARUT- Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Jalan Warung Peuteuy,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.