• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dongkrak Literasi Sejarah, Gedung Sjahrir di Kuningan Direvitalisasi

Editor
Sabtu, 04 April 2026 - 06:18
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Keberadaan Gedung Sjahrir yang menjadi bagian perjalanan Perundingan Linggarjati yang tercatat sebagai cagar budaya di Kabupaten akan   Revitalisasi, ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.

Hal itu diutarakan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan ke Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati.

RelatedPosts

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).

Bangunan Gedung Sjahrir diketahui merupakan rumah yang pernah ditempati oleh Sutan Sjahrir saat proses perundingan berlangsung. Sejumlah tokoh penting seperti Soekarno dan Mohammad Hatta juga pernah berada di lokasi tersebut, bersama para perunding internasional.

“Rumah ini sangat bersejarah, menjadi tempat beristirahat para tokoh saat perundingan Linggarjati. Kita berharap ini bisa kita revitalisasi dan ditingkatkan statusnya menjadi cagar budaya nasional,” ujar Fadli Zon dilansir laman Pemkab Sumedang.

Ia mengatakan, proses revitalisasi akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, mulai dari Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Daerah, hingga para ahli pelestarian budaya.

“Ini penting sebagai bagian dari penguatan identitas sejarah bangsa. Kita targetkan tahun ini bisa kita selesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyampaikan ketika di Gedung Linggarjati,  kunjungan Menteri Kebudayaan merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta.

“Kita punya historical depth yang luar biasa yang belum dikembangkan. Alhamdulillah sebagai tindak lanjut, beliau janji setelah Lebaran dan hari ini terealisasi,” ujarnya.

Bupati Dian menjelaskan, saat itu telah memaparkan sejumlah situs budaya unggulan, mulai dari Museum Linggarjati, Gedung Sjahrir, Gedung Kesenian, hingga Taman Purbakala Cipari.

“Insyaallah besok beliau akan ke Museum Cipari, ke Paseban, dan terakhir meninjau Gedung Kesenian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menuturkan,  bahwa revitalisasi situs sejarah tidak hanya penting untuk pelestarian, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi masa depan daerah.

“Pertama sebagai wahana edukasi bagi generasi muda supaya tidak terputus dari sejarah. Kedua sebagai penguat Kuningan sebagai destinasi wisata. Selain bentang alam yang indah, kita juga punya sejarah perjuangan dan budaya yang panjang,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan adanya peluang revitalisasi lanjutan pada sejumlah titik, termasuk Gedung Naskah Linggarjati, Museum Cipari, hingga Gedung Kesenian.

Bahkan, Bupati Dian memiliki visi besar untuk menghadirkan ikon budaya baru di Kuningan. “Saya ingin mewujudkan mimpi menghadirkan Museum Angklung pertama di Kuningan,” ujarnya.

Kunjungan Menteri Kebudayaan selama dua hari  3–4 April 2026 ini,  menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan budaya di Kabupaten Kuningan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di tingkat nasional dan internasional.

Tags: fadli zonGedung SjahrirMenbudmenteri kebudayaan

Related Posts

Stasiun Nagreg. (Foto: Humas KAI)

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Indonesia melintasi bentang geografis yang beragam. Di Jawa, jalur kereta api menembus kawasan pegunungan...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10).(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Editor
13 Oktober 2026

AMSTERDAM — Indonesia berhasil memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda, yang secara...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan sapi juara bernama Robinhood.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Editor
13 Oktober 2026

SUMEDANG – Robinhood, sapi asal Tanjungkerta Kabupaten Sumedang dengan pemilik Ace Taryana, menjadi juara di Piala Presiden 2026 beberapa waktu...

Interior rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rumah Inggit Garnasih, Jejak Sang Proklamator di Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Sebagai istri Soekarno yang menikah pada tahun 1923, Inggit Ganarsih memainkan peran krusial di balik layar perjuangan sang...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir beserta jajaran mencoba ‘kaulinan barudak’ di PPS, Minggu (11/10/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

‘Kaulinan Barudak’ Hadir Setiap Hari Minggu di PPS

Editor
11 Oktober 2026

SUMEDANG - Warga Sumedang kini memiliki pilihan aktivitas rekreasi bersama keluarga setiap hari Minggu. Berbagai kaulinan barudak atau permainan tradisional...

(Foto: Dok. Kemenbud)

Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf: Warisan Perjuangan Antikolonialisme dan Penyebaran Islam Lintas Benua

Editor
11 Oktober 2026

AMSTERDAM - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa warisan intelektual, spiritual, dan perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari (1626–1699) merupakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.