• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 17 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ketua DPR Ungkapkan Duka Mendalam Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Dunia

Editor
Rabu, 01 April 2026 - 06:49
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.(Foto: dpr.go.id)

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.(Foto: dpr.go.id)

SATUJABAR, JAKARTA – Gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) imbas serangan Israel mengundang simpati dari Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.

“Atas nama DPR RI maupun pribadi, saya sampaikan dukacita mendalam atas gugurnya 3 anak bangsa yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan di Lebanon,” ungkapnya dikutip dari situs Parlementaria DPR, Selasa (31/3/2026).

RelatedPosts

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

Dua Wanita Wisatawan Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Tewas

Seperti diketahui, tiga prajurit TNI tewas dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret 2026 di Lebanon Selatan, termasuk anggota Kontingen Pasukan Perdamaian yang bernama Praka Farizal Rhomadhon.

Gugurnya tiga prajurit TNI tersebut dilaporkan terjadi di tengah eskalasi konflik antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah. Puan pun mendukung langkah Pemerintah yang meminta otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi atas gugurnya Pasukan Perdamaian Indonesia.

“Negara berhak meminta pertanggungjawaban komunitas internasional sebagai bentuk perlindungan bagi setiap tumpah darah Indonesia,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Bagi Puan, pengorbanan prajurit TNI di Lebanon mengingatkan bahwa posisi Indonesia di panggung internasional dibangun bukan hanya melalui pernyataan politik, tetapi juga melalui keberanian nyata anak bangsa yang berdiri di garis depan ketika dunia menghadapi konflik.

Oleh karenanya, Puan menilai penghormatan terbaik kepada prajurit yang gugur adalah dengan memastikan bahwa pengabdian mereka memperkuat kesadaran nasional dan internasional.

“Kesadaran bahwa perdamaian dunia bukan agenda yang jauh dari kepentingan Indonesia, melainkan bagian dari tanggung jawab yang selalu memiliki konsekuensi nyata,” ungkap Puan.

“Keterlibatan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tidak pernah berada di ruang yang sepenuhnya aman, meskipun dijalankan di bawah mandat internasional,” tambah Puan.

Menurut Puan, selama ini kehadiran Indonesia dalam operasi perdamaian dunia sering dipahami publik hanya sebagai simbol diplomasi aktif negara.

“Namun, insiden di Lebanon menunjukkan bahwa di balik simbol itu terdapat risiko nyata yang harus dibaca sebagai bagian dari perubahan lanskap konflik global, di mana batas antara wilayah perang, wilayah sipil, dan area perlindungan internasional semakin kabur,” paparnya.

“Ketika prajurit Indonesia gugur dalam misi perdamaian, itu menunjukkan bahwa komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional selalu dibayar dengan tanggung jawab yang tidak ringan,” imbuh Puan.

Dalam pandangan Puan, insiden ini juga memperlihatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara komitmen internasional Indonesia dan perlindungan maksimal terhadap personel yang ditugaskan.

“Keberanian pasukan Indonesia di medan konflik harus selalu diikuti dengan kesiapan negara memastikan bahwa setiap perkembangan ancaman dipetakan secara lebih adaptif,” jelas cucu Bung Karno tersebut.

Puan berharap insiden ini dapat semakin meningkatkan kesadaran bagi semua pihak betapa pentingnya langkah dan upaya menciptakan perdamaian. Terutama bagi pihak-pihak yang masih berseteru dan berada dalam konflik geopolitik berkepanjangan.

“Perang harus segera dihentikan! Sudah berapa banyak korban berjatuhan demi kekuasaan pihak-pihak tertentu. PBB harus berani bertindak tegas,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan mendorong Pemerintah dan TNI untuk memberikan penghormatan yang layak bagi 3 prajurit yang gugur di Lebanon. Termasuk dengan memastikan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan dipenuhi.

“Ketiga putra terbaik Indonesia tersebut gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Sudah selayaknya Negara memberikan penghargaan sebaik-baiknya atas pengorbanan mereka,” tutup Puan.

Tags: ketua dprpuan maharani

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan terkait weekend di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Weekend di Kota Bandung pada medio Mei akan meriah dengan sejumlah event. Menurut Wali Kota Bandung Muhammad...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Kajian Dhuha Masjid Agung Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap kegiatan Kajian Dhuha di Masjid Agung Alun-alun Bandung menjadi ruang ikhtiar...

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad wanita wisatawan korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang.(Foto:Istimewa).

Dua Wanita Wisatawan Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Tewas

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, SUBANG--Dua orang wanita wisatawan yang menjadi korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Kedua korban...

Ilustrasi 'Palu' Majelis Hakim Pengadilan.(Foto:Istimewa).

Pembunuh dan Pemerkosa Anak di Majalengka Divonis Hukuman Mati

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Pengadilan Negeri Majalengka, Jawa Barat, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Gin Gin Ginanjar, terdakwa pembunuh dan pemerkosa anak laki-laki...

Stasiun Whoosh. Tiket Whoosh terjual banyak saat libur panjang.(Foto: Istimewa)

Tiket Whoosh Terjual 70 Ribu Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Tiket Whoosh terjual lebih dari 70.000 tiket pada periode long weekend. Hal itu menunjukkan minat masyarakat untuk...

Presiden Prabowo Ziarahi Makam Marsinah di Nganjuk Jatim Sabtu 16 Mei 2026.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Ziarahi Makam Marsinah di Nganjuk

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto ziarahi Makam Ibu Marsinah usai meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.