• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Anak Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, Kena Virus Bukan Lalai

Editor
Kamis, 26 Maret 2026 - 08:07
Kondisi anak harimau di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kondisi anak harimau di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, kematian seekor anak harimau Benggala di Kebun Binatang Bandung bukan disebabkan oleh kelalaian perawatan, melainkan akibat infeksi virus bawaan dari induknya.

Anak harimau tersebut Hara yang dilaporkan mati pada usia 8 bulan, Selasa 24 Maret 2026. Sedangkan anak harimau lainnya yaitu Hara, kembaran Huru. Dua anak harimau itu lahir 12 Juli 2025 dari pasangan Sahrulkan dan Jelita.

RelatedPosts

Penghuni Kos di Kota Bandung Wajib Terdata

RSHS Bentuk Tim Medis Tangani Wanita Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

Menko Airlangga: Data Center Jadi Game Changer Baru

Farhan menjelaskan, induk harimau tersebut merupakan carrier atau pembawa virus yang kemudian menular kepada anak-anaknya sejak lahir.

Dari dua anak harimau yang terinfeksi, satu tidak berhasil diselamatkan. Sedangkan yang lainnya masih dalam penanganan intensif.

“Bukan karena tidak terawat, tapi karena virus yang dibawa induknya. Ini memang virus khas pada keluarga kucing besar,” ungkap Farhan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu, 25 Maret 2026 dilansir laman bandung.go.id.

Ia mengungkapkan, virus yang menyerang tersebut adalah Feline Panleukopenia, penyakit yang umum menyerang keluarga felin seperti harimau dan kucing.

Virus ini diketahui dapat menyebabkan penurunan drastis sel darah putih, sehingga membuat kondisi tubuh hewan menjadi sangat lemah.

Menurut Farhan, seluruh anak harimau langsung dipisahkan dari induknya sebagai langkah penanganan sejak awal.

Sedangkan induknya dalam kondisi sehat karena telah memiliki daya tahan terhadap virus tersebut, sementara anak-anaknya masih rentan.

Pemerintah Kota Bandung bersama tim dokter hewan kini terus melakukan pemantauan ketat terhadap satu anak harimau yang masih bertahan.

Berdasarkan laporan terbaru, kondisi anak harimau tersebut mulai membaik.

“Diare sudah tidak ada, muntah juga berhenti, dan kondisinya lebih aktif dibandingkan hari sebelumnya. Makan juga sudah mulai masuk,” jelasnya.

Penanganan medis dilakukan secara intensif oleh tim yang terdiri dari lima dokter hewan.

Pengobatan meliputi pemberian antibiotik, antiemetik (anti-muntah), cairan rehidrasi untuk mencegah dehidrasi, suplemen imun, serta antivirus.

Farhan menyebut, anak harimau tersebut telah melewati fase kritis selama 72 jam, yang menjadi indikator penting dalam proses pemulihan.

“Biasanya kalau sudah lewat fase kritis ini, peluang untuk terus membaik semakin besar. Tapi tetap harus dipantau secara intensif,” katanya.

Ia memastikan, tidak ada unsur penelantaran dalam kasus ini. Seluruh tenaga medis disebut siaga penuh sejak awal penanganan.

Ke depan, Farhan mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh dalam pengelolaan satwa, khususnya terkait pengawasan penyakit menular pada hewan.

“Ini jadi pelajaran penting. Virus ini memang salah satu yang paling perlu diwaspadai di kebun binatang yang memiliki koleksi kucing besar,” ujarnya.

Pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kota, lanjut Farhan, akan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali, sekaligus menjamin kesejahteraan seluruh satwa di kebun binatang tetap terjaga.

“Saya sangat prihatin dan sedih, tapi ini menjadi perhatian serius agar ke depan bisa kita antisipasi dengan lebih baik,” pungkasnya.

Tags: anak harimau matikebun binatang bandung

Related Posts

Jalan Layang Pasupati

Penghuni Kos di Kota Bandung Wajib Terdata

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat pengawasan terhadap rumah kos dan kontrakan...

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.(Foto:Istimewa).

RSHS Bentuk Tim Medis Tangani Wanita Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Batat, membentuk tim medis khusus untuk menangani YT, wanita muda berusia 29...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengembangan data center kunci untuk memacu pertumbuhan ekonomi..(Foto: Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga: Data Center Jadi Game Changer Baru

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Transformasi digital menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital...

harga saham

MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia Bertahan di Emerging Market

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif pengumuman MSCI 2026 Market Classification Review yang dirilis pada 24 Juni...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Sukabumi

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa...

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman,(FOTO: dpr.go.id/Foto : Aditya/Andri)

Habiburokhman: Hukuman Maksimal Bagi Terduga Penyekapan dan Penyiksaan

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi gerak cepat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dalam menangkap...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.