• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

Editor
Jumat, 20 Maret 2026 - 01:51
Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Dari Kuningan, alunan bunyi angklung nan merdu menyebar ke pelosok dunia. Menjadi bukti identitas budaya daerah mampu eksis di kancah dunia.

Ikhtiar Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat identitas budaya daerah melalui peresmian Tugu Angklung di Jalan Cipari-Cisantana, Kecamatan Cigugur,  Rabu (18/03/2026).

RelatedPosts

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Peresmian yang dipimpin langsung Bupati Kuningan ini, menjadi salah satu langkah strategis dalam menegaskan posisi Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang memiliki kontribusi penting dalam perkembangan angklung diatonis, yang kini telah dikenal hingga ke tingkat internasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Forkopimda, para camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), pimpinan BUMD, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan, peresmian Tugu Angklung bukan sekadar pembangunan simbol fisik, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang dan perjuangan para tokoh budaya dalam mengembangkan angklung sebagai warisan budaya bangsa.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah dan membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Tugu Angklung ini menjadi penegasan bahwa daerah kita memiliki peran penting sebagai tanah lahirnya angklung diatonis yang telah mendunia,” ungkapnya dilansir laman Pemkab Kuningan.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa angklung saat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai alat musik tradisional, melainkan telah berkembang menjadi media komunikasi budaya yang bersifat universal, mampu menjangkau berbagai kalangan dan lintas negara.

Bupati Dian juga mengulas peran tokoh-tokoh budaya Kuningan, di antaranya Kuwu Citangtu atau yang dikenal sebagai Pak Kucit, bersama muridnya Daeng Sutigna, yang berjasa dalam mengembangkan angklung dari tangga nada pentatonis menjadi diatonis. Inovasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan angklung hingga dapat diterima secara luas di dunia internasional.

“Kalimat ‘Dari Kuningan Menyapa Dunia’ yang akan terukir pada prasasti bukanlah sekadar slogan, melainkan refleksi dari kontribusi nyata daerah ini dalam memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia global,” tegas Bupati Dian.

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)
Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Selain memiliki nilai seni dan budaya, Bupati juga menyoroti nilai historis angklung yang turut menjadi bagian dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam momentum penting seperti Perundingan Linggarjati, yang memperlihatkan peran budaya dalam memperkuat identitas nasional di tengah dinamika diplomasi.

Peresmian Tugu Angklung ini juga menjadi simbol penguatan nilai-nilai toleransi yang telah lama tumbuh di wilayah Cigugur, yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman budaya dan keharmonisan sosial yang terjaga.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan meriah, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penampilan seni budaya dari DNR dan Diwangkara yang menambah semarak suasana acara.

Melalui peresmian ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap Tugu Angklung dapat menjadi ikon baru daerah, sekaligus sarana edukasi dan destinasi budaya yang mampu menarik minat masyarakat luas serta memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya lokal.

Ke depan, keberadaan Tugu Angklung diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi penggerak dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya, khususnya angklung, agar tetap lestari dan terus berkembang di tengah arus globalisasi.

Tags: Tugu Angklung Kuningan

Related Posts

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Kirab Pusaka Kujang dalam rangkaian kegiatan Babakti Tugu Kujang saat Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 544: Kirab 140 Pusaka Kujang di Kota Bogor

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor ke-544 masih berlangsung dalam rangkaian acara yang dikemas oleh Pemerintah Kota Bogor antara lain...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.