• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Editor
Rabu, 18 Maret 2026 - 04:44
(Foto: Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Mochammad Zulkarnain)

(Foto: Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/ Mochammad Zulkarnain)

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan perempuan. Namanya Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, merasa terpanggil untuk menapaktilasi jejak pahlawan nasional asal Sumatra Barat, Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang itu.

RelatedPosts

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menelusuri jejak perjuangan tokoh perempuan pelopor pendidikan Islam sekaligus pahlawan nasional yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan perempuan di Indonesia.  Kegiatan tapak tilas diawali dengan kunjungan ke rumah kediaman Rahmah yang kini telah bertransformasi menjadi museum.

Didampingi langsung oleh cicit sekaligus pimpinan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan El Muhammady, Menbud Fadli Zon tinjau memoar perjalanan hidup Rahmah, mulai dari silsilah keluarga, upayanya dalam mendirikan Diniyyah Puteri, hingga berbagai penghargaan yang diterimanya.  Menbud menilai kepeloporan Rahmah El Yunusiyyah merupakan teladan penting bagi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia.

“Saat itu ia (Rahmah El Yunusiyyah) berusia sangat muda, berinisiatif mendirikan sekolah yang hingga saat ini semakin membesar dan mencetak para guru hingga disebarkan ke seluruh Nusantara,” jelas Menbud Fadli.  Rahmah El Yunusiyyah, penggagas Perguruan Diniyyah Puteri, ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2025. Lembaga pendidikan ini tidak hanya mencetak guru, tetapi juga membentuk karakter perempuan berjiwa Islam, mempersiapkan ibu sebagai pendidik yang cakap dalam keluarga dan masyarakat, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial demi kesejahteraan sesama atas dasar pengabdian kepada Allah SWT.

Menbud menjelaskan bahwa sejumlah tokoh penting yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional lahir dari Diniyyah Puteri. Salah satu alumni ialah Rasuna Said yang juga telah dianugerahi gelar pahlawan nasional. Terdapat pula tokoh dari Malaysia, Aishah Gani, serta sejumlah tokoh perempuan yang kini berkiprah di berbagai bidang profesional. Lebih lanjut, Menbud menilai keberadaan museum yang menempati kediaman asli Rahmah El Yunusiyyah memiliki nilai sejarah yang sangat penting dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Ia mendorong upaya penetapan museum sebagai Cagar Budaya Nasional agar nilai sejarah dan keteladanan tokoh Rahmah El Yunusiyyah dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Tidak jauh dari lokasi museum, rangkaian tapak tilas dilanjutkan dengan berziarah ke makam Rahmah El Yunusiyyah dan meninjau langsung asrama Perguruan Diniyyah Puteri. Asrama seluas 2,5 hektar tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pembelajaran yang mendukung kegiatan pendidikan santri.  Kegiatan tapak tilas turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra dan jajaran pejabat pemerintah daerah Padang Panjang.

Hadir mendampingi Menbud Fadli Zon yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Siaran Berita Kementerian Kebudayaan Nomor: 145/Sipers/A4/HM.00.05/2026 Primayuda; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan WIlayah III Sumatra Barat, Nurmatias. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian jejak sejarah tokoh bangsa sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan Rahmah El Yunusiyyah dalam memajukan pendidikan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Sumber: Kemenbud

Tags: pahlawan nasionalRahmah El Yunusiyyah

Related Posts

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima Piagam Penghargaan dari Keraton Sumedang Larang yang diserahkan Sri Radya Keraton Sumedang Larang Lukman Soemadisoeria di Museum Srimanganti, Kamis (24/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Keraton Sumedang Larang Beri Penghargaan ke Bupati

Editor
25 September 2026

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta perhatian dalam memberikan perlindungan hukum kepada Keraton Sumedang Larang, Bupati Sumedang  Dony...

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.