• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PBSI Tetapkan Aturan Baru Pembinaan, Ini Dia Rinciannya

Editor
Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:59
Tim Indonesia untuk All England 2026.(Foto: Dok. PBSI)

Tim Indonesia untuk All England 2026.(Foto: Dok. PBSI)

SATUJABAR, JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) terus berkomitmen membangun sistem pembinaan prestasi yang objektif, terukur, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penetapan Peraturan Organisasi PBSI Nomor 012 tentang Mekanisme Rekrutmen, Promosi, dan Degradasi Atlet serta Pelatih Pelatnas.

Dilansir laman PBSI, melalui peraturan tersebut, PBSI menetapkan ketentuan teknis dan operasional yang mengatur proses pembinaan atlet secara lebih terstruktur. Sistem ini mencakup tiga mekanisme utama dalam pembinaan atlet menuju dan di dalam Pelatnas PBSI, yaitu program magang (internship) atlet daerah, mekanisme promosi atlet Pelatnas, dan mekanisme degradasi atlet Pelatnas.

RelatedPosts

Hasil Asian Beach Games 2026, Modal Indonesia Hadapi Asian Games

Asian Beach Games 2026: Desak Made/Kadek Adi Pecahkan Rekor Dunia dan Segel Emas

Gandeng FIFA, PSSI Perkuat Sistem Pemanduan Bakat Nasional

Program magang atlet daerah menjadi salah satu jalur pembinaan yang memberikan kesempatan bagi atlet-atlet potensial dari berbagai daerah untuk merasakan atmosfer latihan di Pelatnas PBSI. Atlet yang mengikuti program ini direkomendasikan oleh pelatih Pelatnas berdasarkan data dan catatan prestasi yang dimiliki. Selama masa magang yang berlangsung selama tiga bulan, atlet akan mengikuti program latihan bersama pelatih sektor terkait sekaligus melalui proses evaluasi performa.

Dalam pelaksanaannya, pembiayaan transportasi kedatangan dan kepulangan atlet menjadi tanggung jawab klub asal atlet. Sementara itu, biaya latihan dan akomodasi selama mengikuti program magang ditanggung oleh PP PBSI, sedangkan keikutsertaan atlet dalam kejuaraan tetap menjadi tanggung jawab klub asal masing-masing atlet.

Selain program magang, PBSI juga menetapkan mekanisme promosi atlet ke Pelatnas sebagai jalur bagi atlet berprestasi untuk bergabung ke dalam sistem pembinaan nasional. Promosi atlet didasarkan pada sejumlah kriteria, di antaranya pencapaian minimal 50% dan satu gelar juara pada turnamen nasional dalam satu tahun yang sama, seperti Sirnas A/Premier, Kejuaraan Nasional, maupun Grand Prix Pembangunan Jaya atau turnamen setara. Kriteria lainnya meliputi juara Seleksi Nasional (Seleknas), juara turnamen Super 100 kategori U-19, rekomendasi pelatih Pelatnas dan Tim Pemandu Bakat, serta prestasi di ajang internasional kelompok usia seperti Asia Junior Championships dan World Junior Championships nomor perorangan.

Atlet yang dipromosikan ke Pelatnas PBSI juga diwajibkan mengikuti rangkaian tes yang meliputi tes fisik, tes medis, dan tes psikologis. Penetapan promosi atlet dilakukan berdasarkan persetujuan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas dan disahkan oleh Wakil Ketua Umum PBSI.

Di sisi lain, mekanisme degradasi atlet Pelatnas diterapkan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan secara berkala untuk menjaga standar dan performa atlet sesuai indikator capaian prestasi. Mekanisme ini juga bertujuan memberikan ruang regenerasi bagi atlet-atlet potensial lainnya, sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan berdasarkan prinsip meritokrasi dan kompetisi yang sehat.

Penilaian degradasi atlet dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah parameter, antara lain usia atlet, lama masa pembinaan di Pelatnas, capaian prestasi, Key Performance Index (KPI) atlet, serta data perkembangan yang mencakup aspek medis, fisik, psikologis, dan presensi atlet. Proses penetapan degradasi diawali dengan usulan dari pelatih sektor yang disertai data pendukung, kemudian dibahas dalam rapat koordinasi Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas. Hasil rapat tersebut selanjutnya diajukan untuk mendapatkan persetujuan Wakil Ketua Umum I sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Degradasi Atlet Pelatnas PBSI.

Melalui penerapan mekanisme magang, promosi, dan degradasi ini, PBSI berharap seluruh Pengurus Provinsi PBSI dan Perkumpulan Bulutangkis di Indonesia memiliki pemahaman yang seragam mengenai sistem pembinaan atlet. Dengan demikian, diharapkan tercipta kesinambungan proses pembinaan prestasi yang berkelanjutan, mulai dari tingkat daerah hingga menuju Pelatnas PBSI.

 

Sistem pembinaan yang semakin terstruktur ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya PBSI dalam melahirkan atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.

Tags: PBSIPersatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia

Related Posts

Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)

Hasil Asian Beach Games 2026, Modal Indonesia Hadapi Asian Games

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir dari 45 negara peserta Asian Beach Games 2026 yang...

Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih.(Foto: Humas KONI Pusat)

Asian Beach Games 2026: Desak Made/Kadek Adi Pecahkan Rekor Dunia dan Segel Emas

Editor
1 Mei 2026

Prestasi ditorehkan juga oleh pasangan putra, Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi yang meraih medali perak kategori speed relay SATUJABAR, JAKARTA...

(Foto: Dok. Humas PSSI)

Gandeng FIFA, PSSI Perkuat Sistem Pemanduan Bakat Nasional

Editor
1 Mei 2026

Dari total 136 kandidat, sebanyak 23 pemandu bakat terpilih untuk mengikuti Talent Identification Workshop Level 2 yang diselenggarakan pada 23-26...

Putri Kusuma Wardani.(Foto: Dok. PBSI)

Tim Uber Indonesia Melaju Ke Semifinal Uber Cup 2026

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Lagi, Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil sebagai penentu kemenangan Tim Uber Indonesia saat Denmark di babak delapan...

Thailand Masters 2025, bulu tangkis, bulutangkis,badminton,Leo dan Maulana, ganda putra,komang ayu,ganda putra,putri kw,alwi farhan hadapi nguyen,Badminton Asia Mixed Team Championships

Soal Tersingkirnya Tim Thomas, PBSI Sampaikan Maaf

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui keunggulan lawan atas...

Bhayangkara FC vs Persib Bandung

Persib Menang Atas Bhayangkara 4-2, Harus Pertahankan Momentum Kemenangan

Editor
30 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Persib Bandung sepertinya mampu mendapatkan momentum. Kalah lebih dulu, Persib mampu membalikan keadaan dengan skor akhir 4-2....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.