• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wanita PMI Asal Indramayu Tewas Dianiaya Majikan di Arab, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Editor
Senin, 09 Maret 2026 - 11:08
Ilustrasi korban.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi korban.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, bernama Nur Watirih, 49 tahun, tewas

dianiaya wanita majikannya di Ara Saudi. Keluarga korban menuntut keadilan atas kematiannya

RelatedPosts

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Toni RM, pengacara Nur Watirih, 49 tahun, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu yang tewas di tangan majikannya di Arab Saudi, menuntut keadilan atas kematian korban sesuai keinginan keluarga. Toni telah berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, menanyakan perkembangan penanganan kasus kematian Watirih.

Pihak KBRI menyebutkan, kasusnya sedang dalam investigasi mendalam pihak kepolisian di Arab Saudi. Pihak KBRI memastikan, pelaku selaku majikan korban sudah ditangkap.

“Sebagai pengacara korban, kita masih menunggu proses hukumnya dari pihak kepolisian Arad Saudi,” kata Toni, dalam keterangannya, Minggu (08/03/2026).

Toni menjelaskan, proses hukum di Arab Saudi hampir sama dengan di Indonesia. Penanganannya dimulai dari penyelidikan dan penyidikan kepolisian, kemudian dilimpahkan ke kejaksaan.

“Karena masih di kepolisian, saya minta pasal yang diterapkan benar-benar pasal yang berat,” jelas Toni.

Berdasarkan keterangan awal dari pihak KBRI, korban diduga kuat mengalami penganiayaan hingga meninggal dunia. Kondisi korban saat ditemukan, sangat memprihatinkan dengan tubuh dipenuhi luka akibat senjata tajam.

Selain itu, wajah korban sudah sulit dikenali karena rusak. Jasadnya ditemukan di samping tong sampah.

“Jika itu penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, saya telah minta kepada pihak KBRI agar hukumannya adalah qisas. Korban mati, pelakunya harus mati juga,” tegas Toni.

Toni mengungkapkan, pihak keluarga korban menginginkan pelaku dihukum berat yang disetujui pihak KBRI. Pihak KBRI sependapat agar kasus Nur Watirih menjadi warning, jangan sampai ada lagi WNI menjadi korban serupa harus kehilangan nyawa akibat dianiaya majikannya.

Pihak KBRI juga telah meminta keluarga korban segera melengkapi sejumlah berkas, seperti fatwa waris dari Pengadilan Agama, serta dokumen lainnya yang diperlukan. Berkas-berkas tersebut, untuk menyampaikan permintaan dari dari pihak keluarga atas hukuman qisas buat pelaku.

“Jadi menurut pihak KBRI, ada hak negara, dan ada hak khusus. Hak khusus adalah hak dari keluarga korban,” ungkap Toni.

Keluarga korban akan segera melengkapi dokumen-dokumen yang diminta. Pihak KBRI diminta memantau perkembangan kasus sadis tersebut.

“Saat ini keluarga korban masih menunggu kelanjutan dari hasil investigasi aparat penegak hukum di Arab Saudi. Kita juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di Indonesia,” sebut Toni.

Proses investigasi juga untuk menyelidiki siapa sponsor yang memberangkatkan Watirih secara ilegal ke negara Timur Tengah tersebut. Aparat penegak hukum di Indonesia juga diminta ikut menyelidikinya.

Keluarga korban tinggal di Blok Bedug, Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Setelah lebuh dari dua tahun tidak menerima kabar, keluarga syok saat mendapat kabar kematian korban dan jasadnya ditemukan di samping tong sampah dalam kondisi mengenaskan.

Sebelumnya, korban diketahui berangkat ke Arab Saudi melalui jalur unprosedural, atau ilegal, awal tahun 2022. Korban terpaksa memilih jalur ilegal untuk mencari nafkah di Arab Saudi dalam memenuhi kebutuhan anak semata wayangnya berusia 11 tahun.

Di tahun pertama keberangkatan, korban masih normal berkomunikasi dengan keluarga. Bahkan, tiga kali sempat mengirim uang buat anaknya.

Sejak memasuki tahun kedua, korban tiba-tiba hilang kabar hingga keluarga mendapat kabar, korban ditemukan sudah menjadi mayat diduga dianiaya, pada 15 Februari 2026.

Jenazah korban telah dimakamkan di Arab Saudi, pada Jum’at (06/03/2026). Proses hukum sedang berjalan yang diharapkan keluarga, tindakan penganiayaan dijatuhi hukuman sesuai tuntutan keluarga.

Tags: arab saudijawa baratkabupaten indramayuWanita Pekerja Migran Tewas Dianiaya Majikan

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Editor
4 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Rabu 4/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.537.000 per gram...

– KAI angkut 63 juta ton barang selama 2023 atau naik 10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Awal November 2026 membawa kabar yang tidak seragam bagi pasar batu bara. Harga acuan untuk batu bara berkalori...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional melalui pembangunan infrastruktur strategis dan diversifikasi sumber energi. Salah satu langkah...

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Terkait MSCI, Wamenko Dradjad Ajak Investor Utamakan Data dan Analisis

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Penilaian lembaga indeks internasional terhadap pasar modal Indonesia menjadi momentum untuk terus meningkatkan transparansi, memperkuat tata kelola, dan...

Operasi pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Masih Terpantau, Kemenhut Terus Intensif Operasi Pemadaman

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional meningkat pada pemantauan Senin, 2 November 2026 pukul...

Foto : Tanah longsor terjadi di kawasan Glamping Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Buluk Tihing, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (1/11). (BPBD Kabupaten Badung)

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Editor
4 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (3/11), melaporkan jumlah kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.285 kejadian. Angka...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.