SATUJABAR, INDRAMAYU – Komitmen membangun komunikasi terbuka kembali ditegaskan PT Pertamina EP Zona 7 menjelang pelaksanaan tajak sumur KRE-002ST yang dijadwalkan pada akhir Februari 2026. Sebagai bagian dari tahapan operasi, Pertamina EP Zona 7 melalui fungsi Communication Relations & CID (Commrel) menggelar sosialisasi dan syukuran bersama pemerintah desa, unsur Muspika, dan masyarakat di GOR Desa Sukra, Selasa (24/2).
Sebagai bagian dari wilayah kerja Pertamina EP Zona 7, sumur KRE-002ST dirancang untuk mendukung upaya peningkatan produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Sebelum memasuki tahap operasional, perusahaan telah melalui proses perencanaan yang matang, mulai dari kajian geologi dan geofisika, evaluasi aspek lingkungan, hingga perizinan yang melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kegiatan Sosialisasi dan Syukuran Tajak menjadi bagian penting dari langkah proaktif perusahaan dalam membangun komunikasi terbuka dan memperkuat dukungan pemangku kepentingan terhadap kegiatan operasional hulu migas.
Dalam pemaparannya, perusahaan tidak hanya menyampaikan rencana kerja tajak, tetapi juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan komitmen koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sosialisasi ini dirancang sebagai forum konsolidasi awal untuk menyamakan persepsi, memperkuat jalur komunikasi, serta memastikan setiap perkembangan kegiatan dapat diinformasikan secara transparan dan terstruktur.
Head Commrel Zona 7, Wazirul Luthfi, menegaskan bahwa komunikasi yang konsisten menjadi kunci terciptanya iklim operasional yang kondusif.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan dengan pemahaman bersama. Sosialisasi ini menjadi ruang untuk membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga koordinasi dan responsif terhadap dinamika di lapangan selama proses pemboran berlangsung.
Sementara itu, Kepala Desa Sukra, Marhamah, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang dilakukan sebelum tajak dimulai.
“Kami menyambut baik langkah perusahaan yang terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Dengan penjelasan langsung seperti ini, masyarakat merasa lebih tenang dan dilibatkan,” tuturnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Camat Sukra, Sigit menambahkan bahwa kehadiran perusahaan di wilayahnya diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik.
“Kami senang dengan itikad baik dari perusahaan untuk membangun komunikasi sejak awal. Ini menjadi fondasi penting agar masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam setiap tahapan kegiatan,” ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan turut dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Desa Sukra. Momentum tersebut menjadi simbol doa bersama agar pelaksanaan tajak KRE-002ST pada akhir Februari 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, Pertamina EP Zona 7 kembali menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasi hulu migas secara profesional, transparan, dan selaras dengan kepentingan masyarakat di wilayah kerja.








