• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita: Perubahan Tata Kelola Ibadah Haji Harus Diiringi dengan Kesiapan di Daerah

Editor
Selasa, 24 Februari 2026 - 09:24
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan Kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, Senin (23/2), di Kantor DPD RI Provinsi Jabar.(Foto: Istimewa)

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan Kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, Senin (23/2), di Kantor DPD RI Provinsi Jabar.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menegaskan, perubahan tata kelola penyelenggaraan haji, termasuk peralihan kewenangan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah, harus diiringi dengan penguatan kesiapan di daerah. Menurutnya, meskipun secara pengalaman Sumber Daya Manusia (SDM) daerah relatif siap karena berasal dari struktur sebelumnya, keterbatasan jumlah personel serta persoalan administrasi pasca-peralihan perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikannya pada Kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, Senin (23/2), di Kantor DPD RI Provinsi Jabar. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, khususnya terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M di daerah.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan inventarisasi materi menyangkut berbagai permasalahan terkait persiapan penyelenggaraan ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M serta menyerap aspirasi, pandangan, pendapat dan masukan dari masyarakat dan daerah terhadap persiapan penyelenggaraan ibadah haji tersebut. Hadir pada pertemuan ini antara lain para perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jabar, Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Daarut Tauhid.

Agita mengapresiasi perubahan metode penghitungan dan distribusi kuota haji Jabar tahun 2026 yang kini berbasis daftar tunggu provinsi. Ia menilai kebijakan tersebut lebih adil dari sisi waktu tunggu, namun berdampak signifikan bagi beberapa kabupaten/kota.

Terungkap pada forum ini, perubahan tersebut menimbulkan dinamika baru di daerah, mulai dari turunnya kuota secara drastis di wilayah tertentu hingga kesiapan finansial jemaah yang mendadak harus melunasi. Diharapkan hal tersebut dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kursi kosong menjelang keberangkatan.

Terkait pelunasan biaya haji, pada forum tersebut disampaikan, meskipun target hampir tercapai, jumlah jemaah cadangan masih sangat terbatas. Diharapkan adanya pertimbangan pembukaan tambahan tahap pelunasan untuk memperkuat cadangan jemaah, sehingga tidak merugikan negara maupun jemaah yang telah siap berangkat.

Dalam aspek kesiapan embarkasi dan fasilitas, Agita mengapresiasi kesiapan Embarkasi Jakarta–Bekasi dan Kertajati/Asrama Haji Indramayu, termasuk peningkatan fasilitas asrama yang dirancang setara hotel bintang tiga sebagai bagian dari pembiasaan jemaah. Ia menilai langkah ini penting, terutama bagi jemaah lansia dan jemaah dari daerah, agar lebih siap menghadapi kondisi di Tanah Suci.

Agita juga memberi perhatian khusus pada isu kesehatan jemaah. Dengan dominasi jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan penyakit komorbid, ia menekankan pentingnya penguatan formasi petugas kesehatan serta percepatan distribusi vaksin, khususnya vaksin polio yang masih tertunda.

“Kesiapan kesehatan jemaah adalah kunci. Jangan sampai beban kerja petugas terlalu berat atau pelayanan kesehatan tidak optimal karena kekurangan personel,” tegasnya.

Selain itu, Agita mengapresiasi kebijakan afirmatif daerah yang mengalokasikan 30 persen pembimbing ibadah haji bagi perempuan sebagai bagian dari komitmen haji ramah perempuan. Ia juga menilai peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) semakin strategis, terutama dalam pembinaan manasik, pendampingan lansia, dan peningkatan literasi ibadah jemaah, meskipun masih menghadapi keterbatasan pendanaan.

Menutup kegiatan reses, Agita Nurfianti menegaskan, seluruh masukan dan temuan di Jabar akan dirangkum dan menjadi bahan pengawasan DPD RI dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji 2026, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Ia memastikan DPD RI akan menyampaikan isu-isu krusial tersebut kepada pemerintah pusat agar penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M dapat berjalan lebih tertib, adil, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.

Tags: Agita Nurfiantiibadah hajiSenator

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.