• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lulusan Garuda Academy CORE 4.0 Jadi Agen Perubahan Sepak Bola

Editor
Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:47
(Foto: Dok, PSSI)

(Foto: Dok, PSSI)

SATUJABAR, JAKARTA – Garuda Academy CORE 4.0 telah mencapai puncaknya setelah seluruh rangkaian program ditutup melalui Graduation Ceremony yang berlangsung di Jakarta, Kamis 29 Januari 2026 di Jakarta.

Penutupan ini menandai kelulusan sepuluh peserta terbaik yang disiapkan untuk mengambil peran strategis dalam penguatan tata kelola dan peningkatan profesionalisme sepak bola Indonesia.

RelatedPosts

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Program Garuda Academy merupakan inisiatif pengembangan sumber daya manusia yang dijalankan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dengan durasi hampir satu tahun.

Perjalanan program dimulai dari CORE 1.0 pada 29 April 2025, kemudian berlanjut secara bertahap hingga CORE 4.0 yang secara dimulai pada 27 Januari 2026.

Sejak tahap awal, program ini diikuti oleh 105 peserta dari berbagai latar belakang pengelolaan sepak bola. Melalui proses seleksi dan evaluasi berlapis di setiap fase, jumlah tersebut mengerucut hingga menyisakan 10 peserta terbaik yang melanjutkan ke tahap akhir program.

Pada fase CORE 4.0, materi pembelajaran berfokus kepada penguatan tiga aspek utama dalam manajemen sepak bola modern, yakni manajemen strategis, manajemen keuangan, dan tata kelola sepak bola.

Menghadirkan pemateri dari Asian Football Confederation (AFC), Lazarus J. Xavier sebagai AFC Member Association Division, Head of Strategic Planning and Advisory dan Yazeen Buhari sebagai AFC & ACE Consultant/Lecturer, yang telah terlibat secara konsisten sejak awal pelaksanaan Garuda Academy.

Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah dan menuntut konsistensi tinggi dari seluruh peserta.

“Dari lebih dari 300 pendaftar, kami menyeleksi 105 peserta terbaik, dan hari ini tersisa sepuluh orang yang telah melalui seluruh proses tersebut. Artinya, mereka bukan orang sembarangan. Ada ekspektasi, ada tanggung jawab, dan ada tekanan, karena mereka adalah top 10,” ujar Marsal Masita.

Menurut Marsal, Garuda Academy dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat fondasi pengelolaan sepak bola nasional, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sepak bola Indonesia memiliki tantangan geografis yang sangat besar dengan 38 provinsi. Karena itu, mulai tahun depan kami menargetkan menjangkau lebih dari 10 asosiasi provinsi. Modul-modul yang telah dijalankan di Garuda Academy juga akan kami distribusikan ke tingkat asosiasi provinsi agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas,” jelas Marsal.

Marsal menambahkan, para lulusan CORE 4.0 akan menjadi bagian penting dalam agenda pengembangan organisasi PSSI ke depan, seiring dengan rencana restrukturisasi di sejumlah sektor strategis.

“Sepuluh peserta terbaik ini akan menjadi prioritas PSSI dalam pengembangan tim pada waktu kedepan. Kami akan sangat membutuhkan dukungan, kontribusi, dan peran aktif mereka untuk mendukung pertumbuhan sepak bola Indonesia,” ujar Marsal.

Kualitas program Garuda Academy terlihat dari perubahan peran pengajar seiring meningkatnya kemandirian peserta dalam berdiskusi dan bertukar gagasan.

Nantinya lulusan Garuda Academy memiliki tanggung jawab untuk membawa pembelajaran tersebut ke dalam praktik nyata di lingkungan kerja masing-masing.

Para lulusan Garuda Academy ini resmi tergabung dalam jaringan administrator sepak bola yang berada di bawah naungan AFC Academic Centre of Excellence.

Garuda Academy diposisikan sebagai salah satu fondasi penting dalam upaya peningkatan tata kelola dan profesionalisme industri sepak bola nasional. Melalui program ini, PSSI berharap para lulusan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk menciptakan dampak nyata, sekaligus berkontribusi di level regional maupun global.

Rangkaian Garuda Academy CORE 4.0 resmi berakhir melalui Graduation Ceremony pada Kamis, 29 Januari 2026, menutup satu fase pembelajaran sekaligus membuka babak baru peran para lulusan dalam perjalanan pembangunan sepak bola Indonesia.

Tags: Garuda Academy Core 4.0pssitimnas indonesia

Related Posts

Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilanjutkan hingga 14 hari sejak kejadian, Sabtu (24/01/2026).(Foto:Istimewa).

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Investor Kuwait menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sektor yang dibidik adalah sektor peternakan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Wali Kota Bandung)

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penanganan insiden serangan anjing yang terjadi di wilayah Kelurahan Warung Muncang dilakukan...

Evakuasi jenazah korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Sepekan Longsor Cisarua: Operasi Pencarian 20 Korban Dilanjutkan, 60 Jenazah Diitemukan 44 Teridentifikasi

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sepekan sejak kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan memutuskan terus melanjutkan operasi...

(Foto: Humas BRIN)

BRIN-LEN Genjot Kemandirian Teknologi Nasional

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Len Industri (Persero) terus memperkuat sinergi riset dan industri...

Kereta cepat Whoosh.(Foto:Istimewa).

Keterlambatan Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Sepanjang 2025 Hitungan Detik

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat bahwa ketepatan waktu perjalanan Kereta Cepat Whoosh sepanjang tahun 2025 tetap terjaga dengan baik, meskipun...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.