• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kapolda Jabar: 11 Warga Bogor Tewas di Lokasi Tambang PT Antam

Editor
Kamis, 22 Januari 2026 - 02:15
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR–Jumlah Korban tewas terjebak di lokasi tambang di kawasan PT Aneka Tambang (Antam), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebanyak sebelas orang. Kesebelas korban warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yang diduga sebagai penambang emas ilegal, tewas setelah menghirup gas beracun menyusul insiden munculnya kepulan asap di lokasi tambang.

Korban tewas sebanyak sebelas orang setelah terjebak di lokasi tambang di kawasan PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, disampaikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan. Jumlah korban tewas yang ditemukan terus bertambah, setelah data terakhir tercatat sebanyak lima orang.

RelatedPosts

Dimana Saja Lokasi Salat Id di Kota Bandung? Farhan Salat Id di Plaza Balai Kota

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Tim Hisab: Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria, 1 Syawal Sabtu 21 Maret 2026

“Korban yang sudah kami selamatkan berjumlah sebelas orang, semua meninggal dunia. Semuanya (jenazah korban) sudah diserahkan kepada keluarganya untuk selanjutnya dilakukan pemakaman,” ujar Rudi kepada wartawan, saat bertemu keluarga korban di Markas Polsek (Mapolsek) Nanggung, Kamis (22/01/2026).

Rudi mengatakan, semua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, merupakan warga Kabupaten Bogor. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Nanggung, Kecamatan Cigudeg, dan Kecamatan Sukajaya.

Rudi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, sekaligus berempati dengan memberikan bantuan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari. Meski korban telah dimakamkan, apabila dibutuhkan untuk proses lebih lanjut tidak menutup kemungkinan bisa dilakukan tindakan otopsi.

“Sementara ini, korban telah dikebumikan oleh keluarganya. Nanti apabila dalam proses-proses lain diperlukan tindakan, itu (otopsi) tentunya akan kami lakukan,” kata Rudi.

Sebelumnya, jumlah korban tewas terjebak di lokasi tambang di kawasan PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sudah lima orang disampaikan pihak kepolisian. Hingga Senin (19/01/2026), tim investigasi gabungan dari PT Antam, pihak kepolisian, dan otoritas terkait, masih melakukan pendataan, pencarian, serta upaya evakuasi terhadap kemungkinan masih terdapat korban lainnya yang terjebak di lokasi tambang.

Menurut Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriyatna, pada Minggu (18/01/2026) dinihari, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi tiga korban tewas terjebak. Disusul dua korban lainnya, ditemukan dan dievakuasi, pada Senin (19/01/2026).

“Jadi, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah lima orang. Kelima korban sudah teridentifikasi, tiga warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya dan dua warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung,” kata Ucup, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Kelima korban tewas diduga akibat menghirup gas beracun. Tingginya kadar gas beracun sempat menyulitkan proses evakuasi dilakukan tim gabungan terhadap korban yang terjebak di terowongan lokasi tambang.

Tim gabungan investigasi dan proses evakuasi di area konsesi tambang emas Gunung Pongkor kawasan PT Antam, melibatkan PT Antam, Polres Bogor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, serta Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Polres Bogor juga telah membangun Posko Siaga Terpadu di Polsek dan Kecamatan, ditujukan bagi siapa saja yang merasa telah kehilangan anggota keluarganya agar segera melaporkannya ke posko.

Sebelumnya, tim investigasi gabungan yang diterjunkan untuk menelusuri penyebab munculnya kepulan asap, menemukan tiga warga terjebak di dalam lubang tambang. Ketiga warga tersebut, ditemukan dan berhasil dievakuasi tim, sudah menjadi mayat.

“Tiga korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi tim dalam kondisi sudah meninggal dunia, merupakan warga. Jadi, bukan pegawai ataupun kontraktor dari PT Antam,” ujar Java Region, CSR, and Sub Division Head PT Antam UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Ketiga korban diduga sebagai penambang emas ilegal yang terjebak saat melakukan aktivitas penambangan di area non-operasional, atau di luar operasional PT Antam. Lokasi penambangan, tempat korban terjebak dan ditemukan tewas, seharusnya steril dari aktivitas penambangan.

Ketiga korban ditemukan tewas terjebak, menyusul insiden munculnya kepulan asap dari dalam lubang tambang di kawasan PT Antam. Tim investigasi masih melakukan penelusuran terkait penyebab munculnya kepulan asap tersebut.

Pihak kepolisian dari Polres Bogor mendatangi lokasi tambang PT Antam, untuk memastikan penyebab munculnya kepulan asap, menyusul isu adanya ledakan yang mengakibatkan ratusan orang terjebak. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memastikan, dari fakta yang dilaporkan PT Antam, isu terjadi ledakan di lokasi tambang yang mengakibatkan ratusan orang terjebak di dalamnya, tidak benar.

Tags: Irjen Pol. Rudi Setiawanjawa baratkabupaten bogorkapolda jabarKecamatan NanggungKorban Tewas Terjebak di Lokasi Tambang 11 Orangpolres bogorPT AntamWarga Kabupaten Bogor

Related Posts

Alun-Alun Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dimana Saja Lokasi Salat Id di Kota Bandung? Farhan Salat Id di Plaza Balai Kota

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyebutkan sebanyak 2.124 lokasi siap menggelar Salat Id. Sementara itu, Pemerintah telah menetapkan 1...

(Foto: Dok. Kemenag)

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diputuskan dalam sidang...

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya dalam seminar posisi hilal penentuan awal Syawal 1447 H.(Foto: Dok. Kemenag)

Tim Hisab: Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria, 1 Syawal Sabtu 21 Maret 2026

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama menyampaikan bahwa posisi hilal awal Syawal 1447 H, secara hisab, belum memenuhi kriteria visibilitas hilal...

Pemudik disabilitas.(Foto: Dok. Kemenhub)

Kemenhub Lepas Pemudik Disabilitas

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun 2026 dengan moda kereta api...

Pemantauan hilal.(Foto: Dok. Kemenag)

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Idulfitri 1447, Ini Daftar Pantau Hilal di Pelosok

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026. Sidang ini...

Kabah di Mekkah Arab Saudi.(Foto: Dok. Kementerian Haji)

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jum’at 20 Maret 2026

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, RIYADH – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa hari pertama Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.