• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 21 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

105 Pelari Taklukan Menara BRI 16 Lantai

Editor
Senin, 19 Januari 2026 - 06:18
BRI Tower Run.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BRI Tower Run.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Derap langkah para pelari menggema di tangga darurat Menara BRI, Jalan Asia Afrika, Minggu, 18 Januari 2026, menandai sejarah baru olahraga di Kota Bandung.

Untuk pertama kalinya, Bandung Tower Run 2026 digelar sebagai ajang lari vertikal di gedung bertingkat, memadukan tantangan fisik, ikon kota, dan semangat kolaborasi komunitas.

RelatedPosts

Orleans Masters 2026: Leo/Bagas & Febi/Rose Melaju Ke Semifinal

Pemilik Djarum Bambang Hartono Meninggal, Ketum KONI: Patriot Olahraga

Orleans Masters 2026: Anthony Kandas di Babak 16 Besar

Lomba ini secara resmi dilepas oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menyebut Tower Run sebagai terobosan olahraga yang tidak hanya unik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism Kota Bandung.

“Ini pertama kalinya Bandung punya Tower Run. Dan tentu saja, tower yang paling ikonik untuk itu adalah Menara BRI di kawasan Alun-alun,” ujar Farhan melalui keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Bandung Tower Run 2026 menghadirkan tantangan berbeda dari lomba lari pada umumnya.

Para peserta harus menaklukkan 16 lantai tangga darurat Menara BRI, sebuah lintasan vertikal yang dikategorikan sebagai lari jarak pendek, namun menuntut kekuatan, teknik, dan stamina maksimal.

Benchmark waktu yang ditetapkan kurang dari tiga menit, dengan rata-rata titik kelelahan peserta berada di sekitar lantai empat. Meski demikian, tantangan inilah yang justru menjadi daya tarik utama.

Keunggulan lain dari lari vertikal ini adalah fleksibilitas cuaca.

“Hujan atau panas tidak jadi masalah. Kita tetap bisa lari karena dilakukan di dalam gedung,” ungkap Farhan.

Ajang ini digagas dan diselenggarakan oleh Pelari Segala Medan Indonesia (PSMI), komunitas yang terbilang baru, namun langsung menghadirkan program inovatif.

Bandung Tower Run dinilai mampu memperkaya ragam cabang olahraga di Kota Bandung sekaligus membuka ruang bagi eksplorasi olahraga nonkonvensional.

Sebanyak 105 pelari ambil bagian dalam edisi perdana ini, dengan rentang usia yang mencuri perhatian.

Peserta termuda berusia 14 tahun, sementara pelari paling senior berusia 76 tahun, Suratman, yang menjadi simbol bahwa olahraga tidak mengenal batas usia.

Sorak tepuk tangan pun mengiringi momen-momen peserta mencapai garis finis, memperlihatkan semangat kebersamaan dan sportivitas yang kental.

Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini melalui Dispora, KORMI, serta kolaborasi dengan BRI dan berbagai sponsor lainnya.

Menurut Farhan, meskipun dampak ekonomi saat ini belum terasa besar, Bandung Tower Run adalah bibit penting bagi masa depan sport tourism.

“Sekarang skalanya memang masih kecil, tapi ini benih. Kalau dirawat, akan berkembang dan menguat,” katanya.

Ia menargetkan Kota Bandung ke depan menjadi salah satu dari tujuh destinasi utama sport tourism di Indonesia, dengan event-event kreatif berbasis komunitas sebagai penggeraknya.

Menara BRI memiliki kapasitas maksimal sekitar 300 peserta, dengan sistem start bergelombang. Jika jumlah peserta meningkat, waktu pelaksanaan diperkirakan mencapai sekitar dua hingga dua setengah jam.

“Kalau pesertanya bertambah, justru akan ada seleksi. Itu bagian dari daya tariknya,” ujar Farhan.

Saat ini, kepesertaan terbuka untuk komunitas dari berbagai daerah.

Bahkan, Pemerintah Kota Bandung membuka peluang agar ajang ini berkembang hingga tingkat internasional pada penyelenggaraan berikutnya.

“Tahun depan, kemungkinan kita buka untuk internasional,” tambahnya.

Di luar aspek olahraga dan pariwisata, Bandung Tower Run juga membawa pesan kuat tentang pentingnya gaya hidup aktif.

 

Farhan menyinggung data statistik yang menunjukkan tingginya konsumsi minuman bergula di Bandung, yang berisiko terhadap kesehatan masyarakat.

“Orang Bandung harus rajin bergerak. Event seperti ini memberi insentif dan motivasi agar masyarakat terus aktif,” tegasnya.

Ia menambahkan, aktivitas fisik tidak hanya bisa dilakukan di jalanan kota yang dikenal ramah pelari, tetapi juga di ruang-ruang alternatif, termasuk gedung bertingkat.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Bandung juga terus mendorong perbaikan trotoar agar semakin nyaman digunakan untuk berjalan kaki dan berlari.

Bandung Tower Run 2026 menjadi penanda lahirnya warna baru olahraga perkotaan di Bandung, kreatif, inklusif, dan kolaboratif.

Farhan pun memastikan event ini tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali.

“Tahun depan saya pastikan ada lagi. Tapi kalau saya ikut lari atau tidak, itu urusan lain,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan antusiasme peserta, dukungan pemerintah, serta kekuatan komunitas, Bandung Tower Run berpotensi menjadi ikon baru sport tourism Kota Bandung yang menantang, sehat, dan inspiratif.

Tags: bri tower run

Related Posts

Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Orleans Masters 2026.(Foto: Dok. PBSI)

Orleans Masters 2026: Leo/Bagas & Febi/Rose Melaju Ke Semifinal

Editor
21 Maret 2026

ORLEANS PRANCIS – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mampu mengalahkan pasangan India, H. Amsakarunan/Arjun M. R di...

Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum meninggal dunia pada Kamis siang tanggal 19 Maret 2026 pukul 13:15 waktu Singapura. Mendiang meninggal pada usia 86 tahun.(Foto: KONI Pusat)

Pemilik Djarum Bambang Hartono Meninggal, Ketum KONI: Patriot Olahraga

Editor
20 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Duka cita mendalam atas berpulangnya atlet nasional Bridge Indonesia Michael Bambang Hartono. Pemilik Grup Djarum itu meninggal...

Anthony Sinisuka Ginting.(Foto: Humas PBSI)

Orleans Masters 2026: Anthony Kandas di Babak 16 Besar

Editor
20 Maret 2026

ORLEANS PRANCIS – Andalan tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting terhenti langkahnya di babak 16 besar setelag dikalahkan wakil Taiwan...

Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.(Foto: Dok. PBSI)

Orleans Masters 2026: Amri/Nita Ke Perempatfinal, Dejan/Bernadine Kandas

Editor
20 Maret 2026

ORLEANS PRANCIS – Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melangkah ke babak perempatfinal setelah mengalahkan wakil Belanda Brian...

Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.(Foto: Dok. PBSI)

Orleans Masters 2026: Rachel/Febi Ke Perempatfinal, Ana/Trias Kandas

Editor
20 Maret 2026

ORLEANS PRANCIS – Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melalju ke babak delapan besar atau perempatfinal setelah mengalahkan...

Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Orleans Masters 2026.(Foto: Dok. PBSI)

Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Indonesia Ke Perempatfinal

Editor
20 Maret 2026

ORLEANS PRANCIS – Dua andalan ganda putra Indonesia melangkah ke babak perempatfinal Orleans Masters 2026. Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.