• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polda Jabar: Ancaman Pembunuhan Pemain Persib, Laporkan Kami Proses!

Editor
Rabu, 14 Januari 2026 - 11:19
Kabid Humas Polda Jawa Barat atau Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Polda Jawa Barat siap menindaklanjuti adanya ancaman pembunuhan di ruang digital yang diterima pemain Persib Bandung, Tom Haye, usai menjamu Persija Jakarta dalam laga Pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/01/2026). Polda Jawa Barat memastikan akan memprosesnya, jika ancaman tersebut sudah dilaporkan secara resmi.

“Belum ada. Laporan (ancaman pembunuhan pemain Persib) belum masuk,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dalam keterangananya, Rabu (14/01/2025).

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Hendra mengatakan, pihak kepolisian siap menerima laporan resmi dari pihak Thom Haye, atau Manajemen Persib Bandung, terkait adanya acaman pembunuhan sebagai peristiwa tindak pidana. Polda Jawa Barat memastikan akan memprosesnya, jika sudah dilaporkan secara resmi.

“Kami mempersilahkan kehadiran Thom Haye maupun Kuasa Hukum Persib Bandung di Mapolda Jabar. Datang untuk membuat laporan resmi,” kata Hendra.

Pemain Persib Bandung, Thom Haye mengaku, dirinya dan keluarga mendapat ancaman pembunuhan di media sosial. Ancaman pembunuhan disampaikan pemain Timnas Indonesia tersebut, melalui unggahan di media sosial Instagramnya

Manajemen Persib Bandung, juga buka suara atas ancaman pembunuhan ditujukan kepada Tom Haye. Adhi Pratama selaku Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), menyayangkan sekaligus mengecam tindakan tersebut, yang sudah melampaui batas, bukan lagi sebagai kritik tapi sudah ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman menghilangkan nyawa.

“Kami menyayangkan sekaligus mengecam, adanya pesan-pesan bernada ancaman, ujaran kebencian, rasisme, hingga pembunuhan yang diterima pemain kami, Thom Haye. Ancaman disampaikan lewat media sosial pasca pertandingan Persib melawan Persija, pada Minggu, 11 Januari 2026,” ujar Adhi dalam keterangannya.

Adhi menegaskan, sepak bola tidak boleh menjadi ruang bagi kekerasan verbal, atau intimidasi dalam bentuk apapun. Persib Bandung menilai ancaman tersebut, sangat bertentangan dengan nilai dasar olahraga, yang menjunjung tinggi sportivitas, kedewasaan, dan rasa saling menghormati.

“Persib Bandung menegaskan, segala bentuk kekerasan verbal, ancaman, dan rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Sepak bola harus menjadi ruang pemersatu, menjunjung tinggi sportivitas, fair play, kedewasaan, dan rasa saling menghormati, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tegas Adhi.

Adhi mengakui, rivalitas merupakan bagian tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi, terlebih dalam laga sarat gengsi Persib melawan Persija. Namun, rivalitas tidak boleh berubah menjadi kebencian personal, terlebih mengancam keselamatan individu.

“Kami memahami bahwa rivalitas bagian dari dinamika kompetisi. Namun, rivalitas tidak boleh berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu. Kritik terhadap permainan adalah hal wajar, tetapi intimidasi, rasisme, dan ancaman menghilangkan nyawa adalah perbuatan pidana dan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Adhi.

Sebagai klub profesional, Persib Bandung berkomitmen terus mendukung kampanye ‘Stop Racism’ untuk menciptakan iklim sepak bola yang aman serta bermartabat. Persib Bandung mengajak seluruh elemen sepak bola, termasuk supporter semua tim, untuk bersama-sama menjaga sportivitas dan kondusivitas.

“Persib Bandung mendukung penuh komitmen bersama untuk ‘Stop Racism’, dan mengajak seluruh insan sepak bola, termasuk suporter dari semua klub, bersama-sama menjaga iklim sepak bola Indonesia yang aman, sehat, dan bermartabat,” jelas Adhi.

Tags: Ancaman Pembunuhan Pemain PersibKabid Humas Polda Jawa BaratKombes Pol. Hendra RochmawanPERSIB BANDUNGPolda Jabar Siap Prosespolda jawa baratPT PBBTom Haye

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.