• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gamelan Sunda yang Terus Dilestatikan

Editor
Jumat, 29 September 2023 - 09:05
Perajin gamelan Kota Bandung (bandung.go.id)

Perajin gamelan Kota Bandung (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG Gamelan Sunda, kesenian khas Sunda, menjadi musik khas yang sering dimainkan pada zaman dahulu saat hajatan atau di tempat khusus, seperti kerajaan hingga kini masih bertahan.

Di Kota Bandung terdapat perajin gamelan yang telah bertahan sejak tahun 1960, Gemelan Purbalaras namanya. Namanya sudah harum hingga mancanegara.

RelatedPosts

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Humas Bandung berkesempatan mengunjungi bengkel pembuatan Gamelan Purbalaras di RT 09 RW 01 Kelurahan Cipamokolan Kecamatan Rancasari dan bertemu dengan sang pemilik Dedi Rahmat atau yang lebih dikenal dengan Asep Ahum. Ia merupakan generasi kedua yang meneruskan usaha bapaknya.

Ia bercerita, awalnya usaha pembuatan gamelan dirintis oleh sang ayah sejak tahun 1960 di daerah Cicadas Kota Bandung. Lalu berpindah ke daerah Lengkong pada tahun 1990 dan pindah ke Rancasari pada tahun 2017.

“Awalnya dari bapak saya. Sebetulnya bikin gamelan dulu hanya sampingan, dulu bapak bikin gamelan dari tahun 1960an terus berkembang sampai tahun 1990. Saya mendirikan sendiri sampai sekarang sampai sekarang,” katanya, beberapa waktu lalu.

ANEKA KRIYA

Produk yang dihasilkan oleh Purbalaras di antaranya gamelan Sunda degung, salendro. Bahannya menggunakan bahan besi, steinless, kuningan, dan perunggu.

Gamelan buatan Purbalaras telah sampai ke pasar internasional. Ia menyebut gamelannya talah dikirim ke berbagai negara mulai dari Amerika, Perancis, Belanda, Inggris, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea hingga berbagai negara lainnya.

Selain itu, gamelan purbalaras juga dipakai Lingkung Seni (LS) Giriharja di bawah asuhan Abah Sunarya.

“Gamelan yang dipakai Giri Harja semuanya produk Purbalaras,” ujarnya.

Selain dari gamelan Sunda, Purbalaras juga membuat alat musik khas daerah lain seperti halnya gamelan Betawi (gambang kromong), gamelan Indramayu, Cirebon, Jawa, Bali, Minahasa, Aceh, Lombok, dan lainnya.

Selain gamelan, Purbalaras juga membuat alat musik tradisional lainnya, seperti marawis hadroh rebana.

Dedi mengatakan, fokus Purbalaras yaitu memproduksi alat-alat tradisional khususnya alat tradisional Sunda. Sedangkan umumnya yaitu alat-alat tradisional seluruh indonesia.

Dalam membuat gamelan, kini ia dibantu oleh 20 orang karyawannya. Satu set gamelan ia bandrol mulai dari Rp9,5 juta hingga miliaran rupiah tergantung bahan baku.

“Tergantung bahan baku mulai dari Rp9,5 juta untuk yang dari bahan besi hingga ada yang miliaran dari bahan perunggu. Biasanya dipesan dari luar negeri,” kata dia.

Kini sang anak Irvan Rizki Ramdani turuyt membantu penjualan online produk gamelannya. Ia berharap seni tradisional Sunda utamanya Gamelan dapat dinikmati oleh berbagai generasi.

“Sekarang udah banyak anak muda yang tertarik dengan gamelan, saya ingin seni tradisional Sunda semakin maju,” katanya dikutip situs Pemkot Bandung.

Bagi Wargi Bandung yang tertarik dengan produk Gamelan Purbalaras dapat mengakses media sosialnya melalui Tiktok: @purbalarasgamelanbandung dan Instagram: purbalaras_gamelan.

Related Posts

Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Plt Kapolrestabes Bandung Kombes Adi Wijaya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Libur panjang Lebaran merupakan salah satu moment melimpahnya kunjungan wisatawan ke Bandung meskipun tidak sebanyak pada pergantian...

menu buka puasa ramadhan 2023 buah kurma,awal ramadhan

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Redaksi doa yang populer di sebagian kaum muslimin ketika berbuka shaum adalah sebagai berikut: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ...

BRIN

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar penduduk dunia hidup dengan diabetes,...

(Foto: Ekraf)

Harmoni Imlek Nusantara 2026 jadi Panggung Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 berlangsung meriah di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2 malam). Dengan...

Menu Raja Rasa di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Restoran Raja Rasa yang Setia dengan Menu Sunda

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Momen berbuka puasa bersama keluarga besar atau rekan kerja menjadi tradisi yang dinantikan setiap Ramadan. Menjawab kebutuhan...

Kereta panoramic.(Foto: Istimewa)

KAI Wisata Tambah Perjalanan Kereta Panoramic di Edisi Lebaran, Ini Rutenya

Editor
25 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) kembali menghadirkan inovasi layanan perjalanan dengan menghadirkan Kereta Panoramic pada rute...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.