• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ungkapan Rasa Bangga Bupati Sumedang Kepada Sang Dalang Muda

Editor
Jumat, 28 November 2025 - 06:35
(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ucapan bangga dan syukur diungkapkan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menerima tamu istimewa di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (27/11/2025) sore.

Tamu itu adalah Yayang Echa Iswanualim, dalang muda berbakat dari Sumedang yang kembali mendapat undangan tampil di panggung internasional.

RelatedPosts

Memperkuat Silaturahmi dan Kebersamaan, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

“Sukabumi: Dari Soekaboemi ke Kota yang Disukai”

Tahukah Anda Kalau Nama Garut Diambil Dari Nama ‘Kakarut’

Yayang didampingi Gabriel Laufer, doktor sekaligus seniman, budayawan, dan sejarawan asal Prancis.

Bupati Dony menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kunjungan dua sosok yang dinilainya memiliki kontribusi besar bagi dunia seni dan budaya.

Ia menuturkan, kehadiran Yayang di berbagai ajang internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumedang. Setelah tampil di Inggris, Yayang kembali diundang pada Sarawak International Festival of Music and Art (SIMA) di Kuching l, Malaysia, yang akan digelar pada 12 Desember mendatang. Di festival tersebut, Yayang akan tampil sebagai dalang wayang golek sekaligus membawakan tari topeng.

“Ini tentu mengharumkan nama Sumedang dan Indonesia. Sampaikan di sana bahwa Anda dari Sumedang, Jawa Barat. Mudah-mudahan membawa barokah dan turut mempromosikan wisata serta investasi untuk Sumedang,” ujar Bupati Dony dilansir laman Pemkab Sumedang.

Yayang mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan kedua kalinya tampil di luar negeri bersama sanggar Nataraharja. “Ini undangan kedua untuk Nataraharja. Kami akan membawakan pertunjukan wayang golek dan tari topeng. Yayasan Puspa Karima juga ikut berkolaborasi untuk tampil di Malaysia,” jelasnya.

Sementara itu, Gabriel Laufer mengungkapkan, penyelenggara festival di Sarawak meminta rekomendasi grup seni Indonesia, dan ia langsung teringat pada komunitas seni di Sumedang. “Saya ingat teman-teman di Sumedang. Ada dalang muda yang sangat aktif dan berbakat, serta sanggar Puspa Karima yang energinya luar biasa,” ungkap Gabriel.

Menurutnya, budaya Sunda terutama wayang golek dan tari topeng memiliki daya tarik yang kuat dan universal. “Pertunjukan ini indah, penuh energi, dan sangat menggugah. Warisan budaya Jawa Barat ini pasti disukai karena keindahan serta karakter kuatnya. Regenerasinya juga bagus, banyak anak muda terlibat,” katanya.

Ia bahkan membandingkan emosi dalam pertunjukan seni Sunda dengan orkestra simfoni Barat yang kaya nuansa. “Saat melihat gladi bersih tadi, rasanya seperti mendengar orkestra simfoni penuh keindahan dan emosi,” ujarnya.

 

Tags: bupati sumedangdalang

Related Posts

Pengurus DKM dan Jamaah Mukhlishiina Lahuddiin.(Foto:Istimewa).

Memperkuat Silaturahmi dan Kebersamaan, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mukhlishiina Lahuddiin Komplek Permata Biru, Kabupaten Bandung,...

Foto lawas properti hotel di Sukabumi.(Image: Wikipedia)

“Sukabumi: Dari Soekaboemi ke Kota yang Disukai”

Editor
6 April 2026

Di kaki pegunungan Jawa Barat, di antara udara yang sejuk dan lanskap yang hijau, berdiri sebuah kota yang namanya terdengar...

Cagar budaya Garut

Tahukah Anda Kalau Nama Garut Diambil Dari Nama ‘Kakarut’

Editor
5 April 2026

Dari sejumlah sumber resmi disebutkan bahwa asal-usul Garut berkaitan erat dengan pembentukan wilayah administratif pada masa kolonial Hindia Belanda serta...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dongkrak Literasi Sejarah, Gedung Sjahrir di Kuningan Direvitalisasi

Editor
4 April 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Keberadaan Gedung Sjahrir yang menjadi bagian perjalanan Perundingan Linggarjati yang tercatat sebagai cagar budaya di Kabupaten akan  ...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Bupati Halal Bihalal Dengan Komunitas Sumedang Walkers

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Ada yang khas dari kegiatan perdana komunitas Sumedang Walkers usai Lebaran 2026 dimana komunitas itu menggelar kegiatan...

Ketupat Lebaran

Menelusuri Jejak Sejarah Lebaran Ketupat: Lebih dari Sekadar Tradisi Makan

Editor
28 Maret 2026

Di balik gurihnya opor dan anyaman janur yang rapi, Lebaran Ketupat menyimpan narasi besar tentang dakwah, filsafat, dan harmoni sosial...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.