• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Perpaduan Keindahan Lansekap dan Penampilan Budaya di Geoteater Rancakalong Sumedang

Editor
Senin, 24 November 2025 - 06:55
Ekosistem Budaya Kasumedangan yang digelar di Geoteater Rancakalong, Sabtu (22/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ekosistem Budaya Kasumedangan yang digelar di Geoteater Rancakalong, Sabtu (22/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Ragam aneka budaya terhampar syahdu di Geoteater Rancakalong Sabtu (22/11/2025).

Gerakan seniman serta senandungnya, bunyi-bunyian alat musik khas Sumedangan seolah berpadu dengan lansekap keindahan Geoteater Rancakalong.

RelatedPosts

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Kehadirannya mampu menyedot atensi dan memukau penonton Ekosistem Budaya Kasumedangan yang digelar di Geoteater Rancakalong, Sabtu (22/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dony Ahmad Munir dan para kepala SKPD menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisi, musik, hingga kreasi budaya kontemporer.

Suasana Geoteater tampak hidup dengan ragam pertunjukan mulai dari kaulinan tradisional seperti Oray-orayan, tarian tarawangsa, pertujukan musik ansambel, dan pertunjukan Putri Batik.

Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas berbagai pertunjukan yang ditampilkan pada kegiatan Ekosistem Budaya Kasumedangan. “Dengan tampilan seperti ini tentunya akan membuat semua orang tertarik dan menginspirasi yang lainnya,” ujarnya.

Bupati Dony mengatakan Geoteater Rancakalong memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Sumedang. Geoteater bukan sekadar ruang pertunjukan, tetapi juga tempat belajar, berkreasi, dan mengekspresikan potensi kreatif masyarakat, khususnya generasi muda. “Geotheater ini adalah pusat budaya Kabupaten Sumedang. Di sini, potensi kreatif anak-anak Sumedang bisa diekspresikan dan ditampilkan,” jelasnya.

Bupati menegaskan, Sumedang telah menobatkan diri sebagai Puseur Budaya Sunda. Keberadaan Geotheater Rancakalong menjadi salah satu simbol penguatan identitas budaya.Ia berharap Geoteater ke depan berkembang seperti kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali yang bisa menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event seni dan budaya. “Geoteater harus menjadi tempat berbagai event dan kegiatan budaya yang memeriahkan serta menghidupkan seni budaya,” katanya.

 

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: bupati sumedangGeoteater Rancakalong Sumedang

Related Posts

Asia Africa Festival 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Asia Africa Festival 2026 resmi dibuka di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11...

Toko Buku Dahlan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Editor
8 Juli 2026

64 Tahun adalah waktu yang sangat panjang bagi Toko Buku Dahlan dalam melayani masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan Surat Keputusan kepada Ketua Presidium Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Pusat, Naen Suryono, di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyawa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. (Foto: Dok. Kemenbud)

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Editor
7 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Cerita Wali Kota Bandung Berhasil Gagalkan Aksi Begal di Kircon

Editor
7 Juli 2026

Saat melakukan patroli, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama aparat keamanan berhasil menggagalkan aksi begal terhadap seorang pengendara motor. SATUJABAR,...

Tasyakur Nelayan Santolo.‎(Foto: Ridwan Nur Faozan & Muhammad Sofyan Fauzi/ Diskominfo Kab. Garut)

Tasyakur Nelayan Santolo 2026:  Merawat Laut, Melestarikan Budaya Pantai Santolo

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, CIKELET GARUT – Ribuan masyarakat dan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Garut menggelar acara Tasyakur Nelayan Santolo Tahun 2026...

Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Museum KAA Dikunjungi 35.000 Orang

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Museum KAA atau Konferensi Asia-Afrika terus menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kota Bandung. Tak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat