• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bandung Investment Forum 2025: 11 Aset Pemkot Ditawarkan

Editor
Selasa, 18 November 2025 - 06:32
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memaparkan, adanya tiga skema investasi yang kini disiapkan sebagai pendekatan baru di acara Bandung Investment Forum 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memaparkan, adanya tiga skema investasi yang kini disiapkan sebagai pendekatan baru di acara Bandung Investment Forum 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat strategi dalam menarik masuknya investasi baru pada gelaran Bandung Investment Forum di Hotel Aryaduta, Senin 17 November 2025.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memaparkan, adanya tiga skema investasi yang kini disiapkan sebagai pendekatan baru untuk para calon investor.

RelatedPosts

Libur Sekolah 2026: Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi

Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Bangkit, Kalahkan Pantai Gading 2-1

Wisatawan Tenggelam di Pantai Pasir Putih Sukabumi, Ayah Tewas Anak Hilang

Pemkot Bandung kini menawarkan pola investasi yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.

“Acara kali ini adalah terobosan pendekatan baru kepada para calon investor. Ada tiga skema investasi yang kami siapkan,” ujar Farhan melalui keterangan resmi.

Tiga skema tersebut meliputi:

  1. Pemerintah sebagai mitra investasi, bekerja bersama investor dalam pengembangan aset atau program.
  2. Pemerintah sebagai matchmaker dan regulator, mempertemukan dua perusahaan atau pihak swasta yang berminat membentuk kerja sama atau join venture di Kota Bandung.
  3. Pemerintah sebagai enabler, yaitu pemerintah hadir penuh membantu perusahaan yang ingin berinvestasi, memberikan dukungan regulasi hingga memastikan proses investasi berjalan lancar.

“Yang ketiga ini penting. Pemerintah hadir sebagai enabler, artinya membantu perusahaan memaksimalkan investasi mereka. Kami tidak hanya menunggu, tetapi aktif mengawal,” ujar Farhan.

Farhan menyinggung kondisi geografis Kota Bandung yang memiliki keterbatasan lahan.

“Lahan kita makin sempit, otomatis harga naik. Artinya nilai investasi juga ikut meningkat. Yang paling penting adalah meningkatkan peluang realisasi investasinya, dan di situlah pemerintah harus hadir,” jelasnya.

 

11 Aset Ditawarkan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Eric M. Attauriq, menyampaikan, pemerintah telah menawarkan 11 aset milik Pemkot Bandung kepada calon investor.

“Hari ini kami menawarkan sekitar 11 aset Pemerintah Kota Bandung kepada para calon investor potensial. Mereka nanti akan menyampaikan surat minat untuk bekerja sama,” kata Eric.

Aset yang ditawarkan tidak lagi bersifat sewa semata, melainkan diarahkan untuk kerjasama yang memberi nilai tambah bagi kota, termasuk pengembangan jangka panjang.

Eric juga menjelaskan, para investor yang sebelumnya sudah berminat pada enam sampai tujuh proyek investasi telah diundang langsung untuk melihat peluang di Kota Bandung.

“Eks TPA Pasir Impun ini menarik. Memang dulunya tempat pembuangan sampah, tapi dengan konsep yang tepat dan dukungan investor serta perbankan, lahan 9,8 hektare ini bisa diracik menjadi kawasan baru yang produktif,” ujar Eric.

Eric menuturkan, realisasi investasi Kota Bandung pada triwulan III tahun 2025 telah mencapai Rp10,1 triliun, melampaui target rata-rata yang dipatok sebesar Rp7 triliun.

“Alhamdulillah, realisasi investasi kita sudah berada di atas target. Ini menjadi bukti bahwa Bandung tetap menarik bagi investor,” tuturnya.

Ia mengatakan, sebanyak 105 investor telah diundang dalam rangkaian forum ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 investor telah hadir dalam sesi khusus bersama Wali Kota Bandung.

Rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada Bandung Investment Summit yang rencananya digelar pada 25 November 2025.

“Tugas ke depan memang berat. Karena itu arahan Pak Wali adalah pemerintah harus proaktif. Jangan menunggu investor mengetuk pintu, tapi kita yang menawarkan peluang secara langsung. Tantangannya adalah bagaimana semuanya bisa terintegrasi di tahun 2026, dan kami siap menjembatani,” tutur Eric.

Tags: Bandung Investment Forum 2025FarhaninvestasiMuhammad Farhanwali kota bandung

Related Posts

Penumpang menaiki kapal di pelabuhan mewarnai lonjakan penumpang pada sektor angkutan laut saat libur Nataru 2025/2026.(Foto: Istimewa)

Libur Sekolah 2026: Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Libur sekolah 2026 serta Libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027 menjadi memanjakan warga yang akan liburan. Sesuai...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Bangkit, Kalahkan Pantai Gading 2-1

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Piala Dunia 2026, Sabtu 20 Juni 2026 waktu setempat atau Minggu 21 Juni 2026 WIB di Grup...

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

Wisatawan Tenggelam di Pantai Pasir Putih Sukabumi, Ayah Tewas Anak Hilang

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Ayah dan anak tenggelam saat berenang di Pantai Pasir Putih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ayah ditemukan tewas, sedangkan anaknya...

Pesawat terbaru dari Dassault Aviation, Falcon 10X, telah sukses menyelesaikan penerbangan pertamanya.(Foto: Istimewa/Dassault Aviation)

Jet Bisnis Dassault Falcon 10X Sukses Terbang Perdana

Editor
20 Juni 2026

SAINT-CLOUD, PRANCIS - Pesawat terbaru dari Dassault Aviation, Falcon 10X, telah sukses menyelesaikan penerbangan pertamanya. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan program...

Macau Open 2026,Makau

Macau Open 2026: Ali/Devin Tembus Final

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta Olahraga Asia Timur Macau (Macau...

Ilustrasi debt collector.(Foto:Istimewa).

Aniaya Nasabah Koperasi, 2 Penagih Utang di Sumedang Dihakimi Massa

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang debt collector, atau penagih utang, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan' setelah menganiaya nasabahnya. Kedua penagih...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.