• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Anak Disabilitas di Karawang Tewas Dikeroyok, 4 Orang Jadi Tersangka

Editor
Senin, 17 November 2025 - 08:26
Keterangan pers Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, terkait empat tersangka kasus kematian anak penyandang disabilitas.(Foto:Istimewa).

Keterangan pers Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, terkait empat tersangka kasus kematian anak penyandang disabilitas.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, KARAWANG–Polres Karawang, Jawa Barat, bergerak cepat mengungkap kasus kematian Rido Pulanggar, anak penyandang disabilitas, akibat dihakimi massa. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana kekerasan fisik, atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian seseorang, atau luka berat.

Proses pengusutan kasus kematian Rudo Pulanggar, anak penyandang disabilitas dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang, dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka. Anak berusia 15 tahun tersebut, tewas setelah kritis dalam perawatan di rumah sakit, akibat dihakimi massa.

RelatedPosts

Status Arkana Jadi Anak Angkat Ridwan Kamil Dikabulkan Pengadilan Agama Bandung

Indonesia dan Spanyol Bentuk Aliansi Perlindungan Warisan Budaya Pelestina

OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel

Menurut Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, kempat tersangka tindak pidana kekerasan fisik, atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian korban Rido, atau luka berat, yakni berinisial HW, 37 tahun, EF 29 tahun, TF 31 tahun, dan NK, 42 tahun. Kejadiannya pada Rabu (05/11/2025) dinihari, sekitar pukul 02.30 WIB, di Dusun Ondang I, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.

Fiki mengatakan, kejadian bermula saat korban terlihat masuk ke rumah salah seorang warga. Warga menanyakan maksud korban, namun tidak dijawab.

“Warga lainnya datang dan kembali bertanya, tetap tidak direspons korban. Pada saat itulah, tersangka HW yang ikut bertanya hingga memukul kepala korban berkali-kali menggukan tangan kosong, kemudian menghantamkan batu bata, diikuti oleh tiga tersangka lainnya,” kata Fiki.

Tindakan main hakim sendiri tersebut, mengakibatkan korban kritis hingga mengalami koma selama delapan hari di rumah sakit. Korban tidak tertolong saat dalam perawatan intensif tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, Purwakarta, pada Kamis (13/11/2025).

“Korban meninggal dunia saat dalam perawatan intensif tim medis RSUD Bayu Asih, Purwakarta, pada Kamis, 13 November 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Korban sebelumnya sempat ditangani di RSUD Karawang,” ungkap Fiki.

Keempat pelaku dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Tindak Pidana Penganiayaan, serta Pasal 76 C, junto Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak. Keempat pelaku terancam hukuman pidana maksimal lima belas tahun kurungan penjara.

Sebelummya Rido Pulanggar, anak penyandang disabilitas, warga Kabupaten Purwakarta, dinyatakan meninggal dunia, Kamis (13/11/2025) siang, pukul 12.30 WIB. Anak berusia 15 tahun tersebut, merupakan korban aksi pengeroyokan hingga kritis.

“Benar, anak bernama Rido, telah meninggal dunia di RSUD Bayu Asih, Purwakarta. Meninggal dunia, pada Kamis (13/11/2025) siang, pukul 12.30 WIB,” ujar kuasa hukum keluarga korban, Aris Nurjaman, saat dikonfirmasi, Jum’at (14/11/2025).

Rido meninggal dunia setelah lebih dari sepekan kondisinya kritis akibat luka parah. Sebelum menjalani perawatan intensif di RSUD Bayu Asih, korban sempat ditangani di RSUD Karawang

“Pihak keluarga meminta dilakukan otopsi terhadap jasad Rido. Selain untuk memastikan penyebab kematiannya, untuk memperkuat bukti dalam proses hukum atas laporan polisi yang sudah diajukan, dan sedang dalam proses penyelidikan,” kata Aris.

Laporan polisi (LP) terkait kasus pengeroyokan korban, dibuat di Polres Karawang, pada Selasa (11/11/2025). Penanganan kasus ditangani Satreskrim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Pekerja sosial ahli pertama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Asep Riyadi, mengatakan, korban Rido Pulanggar, dihakimi massa hingga kondisinya krtis. Korban merupakan penyandang disabilitas tunagrahita dengan gangguan emosional, dan kesulitan dalam berkomunikasi.

Tags: 4 Tersangka Kasus Kematian Anak DisabilitasAKBP Fiki Novian Ardiansyahjawa baratkabupaten karawangKapolres Karawangpolres karawangSatreskrim Polres Karawang

Related Posts

Ridwan Kamil.(Foto:Istimewa).

Status Arkana Jadi Anak Angkat Ridwan Kamil Dikabulkan Pengadilan Agama Bandung

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Permohonan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadikan Arkana Aidan Misbach sebagai anak angkatnya, dikabulkan Pengadilan Agama Bandung. Majelis...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun, di Kantor Kementerian Kebudayaan Spanyol, Madrid sepakat untuk memperkuat kerja sama kebudayaan Indonesia–Spanyol sekaligus dukungan terhadap pembentukan International Alliance for the Protection of Palestinian Culture sebagai upaya bersama melindungi identitas dan warisan budaya Palestina.(Foto: Kedubes RI Spanyol Via Kemenbud)

Indonesia dan Spanyol Bentuk Aliansi Perlindungan Warisan Budaya Pelestina

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, MADRID — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun, di Kantor...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) kasus dugaan tindak pidana perasuransian PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia (dahulu PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses/PT AJIS) kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.(Foto: Dok. OJK)

OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) kasus dugaan tindak pidana perasuransian PT...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 16/7/2026 Antam Rp 2.633.000 Per Gram

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 18/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.633.000 per gram...

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) secara resmi melepas ekspor kopi dari Sistem Resi Gudang (SRG) Subang ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (15/8) di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kabupaten Subang, Jawa Barat. Total kontrak ekspor kopi yang dilepas mencapai 311,4 ton dengan nilai sebesar USD 2,04 juta.

Bea Masuk Arab Saudi Berubah, Kemendag Tetap Dorong Daya Saing Produk Indonesia

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, RIYADH - Kementerian Perdagangan RI mendorong produk Indonesia untuk tetap berdaya saing menyusul perubahan tarif bea masuk yang ditetapkan...

Cadangan devisa emas

Harga Patokan Ekspor Emas Melemah pada Periode Kedua Juli 2026

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas periode kedua Juli 2026 sebesar USD 131.839,51 per kilogram....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat