• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 9 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sampah Numpuk Lagi di Kota Bandung, Ini Respon Farhan

Editor
Sabtu, 15 November 2025 - 06:40
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan juga telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mempercepat proses hingga tuntas dalam dua hari. Hal itu terungkap saat Farhan meninjau TPS Sederhana, Jumat, 14 November 2025. Ia sempat berdialog dengan petugas dan pejabat terkait.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan juga telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mempercepat proses hingga tuntas dalam dua hari. Hal itu terungkap saat Farhan meninjau TPS Sederhana, Jumat, 14 November 2025. Ia sempat berdialog dengan petugas dan pejabat terkait.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat penanganan tumpukan sampah yang masih mengganggu sejumlah titik di kota. Salah satunya di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Sederhana.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan juga telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mempercepat proses hingga tuntas dalam dua hari.

RelatedPosts

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Bareskim Polri Bongkar Sindikat Produksi ‘Vape Narkoba’, 3 Pelaku Ditangkap

Hal itu terungkap saat Farhan meninjau TPS Sederhana, Jumat, 14 November 2025. Ia sempat berdialog dengan petugas dan pejabat terkait.

“Mudah-mudahan ini tiga hari. Karunya warga. Tapi kalau bisa dua hari, Pak Kadis. Bisa? Dua hari ya? Warga saksi ya. Tepuk tangan untuk Pak Kadis, luar biasa,” ujar Farhan dilansir bandung.go.id.

Farhan kemudian memberikan semangat kepada petugas operasional lapangan dan meminta seluruh armada bergerak optimal untuk memastikan penanganan tuntas sebelum akhir pekan.

“Selamat bekerja petugas, luar biasa. Hatur nuhun sadayana,” ucapnya.

Wali Kota juga menjelaskan strategi baru yang diterapkan terkait penataan ulang sistem antrian truk sampah.

Farhan menyampaikan, permasalahan utama bukan pada kekurangan ritase armada, melainkan karena antrean yang terlalu menumpuk pada satu jalur masuk TPA.

“Dulu antrian hanya satu jalur, sehingga panjang sekali. Sekarang kita pecah jadi beberapa antrean dalam unit-unit kecil. Dengan sistem baru, antrean bisa jauh lebih cepat dan lebih banyak per hari,” jelas Farhan.

Dengan pengaturan baru tersebut, kapasitas antrean meningkat signifikan. Jika sebelumnya hanya sekitar 40 truk besar yang bisa masuk, kini bisa mencapai sekitar 70 truk per hari.

Farhan menyebut, faktor cuaca menjadi salah satu kendala terbesar. Hujan menyebabkan sejumlah jalur masuk ke TPA tidak lagi aman digunakan.

“Masalahnya adalah jalur masuk yang terbatas karena hujan berisiko longsor. Dulu kendaraan bisa masuk sampai tiga kilometer ke dalam, sekarang baru satu kilometer sudah tidak boleh. Itu soal keselamatan, bukan soal pengurangan ritase,” ungkapnya.

Karena itu, Pemkot Bandung hanya memanfaatkan jalur-jalur kecil yang dinilai aman dan tidak memiliki risiko penolakan maupun longsor.

Farhan menyampaikan, fokus utama saat ini adalah menghabiskan seluruh tumpukan sampah lama, sementara sampah baru tetap dikendalikan melalui TPS-TPS.

“Tumpukan lama harus kita habiskan dulu. Tumpukan baru tetap diatur melalui TPS dan langsung diangkut lagi. Tapi umurnya tidak boleh lebih dari tiga hari,” ujarnya.

Pemkot Bandung menargetkan seluruh tumpukan lama terselesaikan pada 23 November 2025.

Sedangkan solusi jangka panjang, Pemkot Bandung akan meluncurkan kebijakan baru untuk penguatan pemilahan sampah di tingkat warga.

“Akan ada satu RW satu petugas pemilah. Programnya akan diumumkan DLH. Tujuannya meningkatkan kawasan bebas sampah dari 400 menjadi minimal 800 kawasan,” kata Farhan.

Saat ini Bandung memiliki sekitar 1.600 RW, sehingga pencapaian kawasan bebas sampah baru sekitar seperempat dari total.

Farhan menegaskan pentingnya insentif dan dorongan bagi RW untuk terlibat aktif.

“Karunya warga. Kita harus bergerak cepat. Dua hari harus selesai,” tegasnya.

Tags: Farhansampah kota bandungwali kota bandung

Related Posts

sumber bahan pangan jagung.(Image: Pixabay)

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Wawan Sujarwo mengungkapkan bahwa...

Tim gabungan sedang memadamkan api yang membakar lahan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (8/8). (Foto: BPBD Kabupaten Ponorogo)

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Editor
9 Agustus 2026

JAKARTA –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang dihimpun...

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.(Foto:Istimewa).

Bareskim Polri Bongkar Sindikat Produksi ‘Vape Narkoba’, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar sindikat memproduksi vape etomidate. Vape narkoba tersebut, diproduksi di tempat kos di...

Wisata Bali yang terus menggeliat mendorong kinerja pariwisata Indonesia.(Foto: Humas Kemenpar)

Kinerja Pariwisata Indonesia Semester I-2026 Tumbuh Positif

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kinerja Pariwisata Indonesia semester I 2026, dari sisi berbagai indikator utama mencatatkan pertumbuhan positif, mulai dari kunjungan...

Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku pemalakan di SPBU di Kabupaten Bandung, yang berhasil ditangkap polisi.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Anggota Ormas Palak Warga di SPBU di Bandung Diringkus

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang pemuda melakukan pemerasan terhadap pengendara di lokasi SPBU di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Identitas...

Bupati Bogor Rudy Susmanto di acara penjemputan bendera pusaka di rumah sejarah bekas kantor Bupati Bogor pada masa revolusi fisik di Desa Malasari, Nanggung, Ahad (9/8).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Bogor Jemput Langsung Bendera Pusaka

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, NANGGUNG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, penjemputan bendera pusaka milik Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi momentum untuk mengenang perjuangan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat