• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Gara-Gara Uang Sewa Mobil

Editor
Kamis, 13 November 2025 - 12:16
Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar.(Foto:Istimewa).

Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muhammad Arwin Bachar.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Peristiwa memilukan, kasus pembunuhan sekeluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, direkonstruksi polisi. Kasus pembunuhan sadis melibatkan dua pelaku terhadap lima orang anggota keluarga, termasuk bayi berusia delapan bulan, hanya gara-gara uang sewa mobil.

Rekonstruksi kasus pembunuhan sadis sekeluarga yang menggegerkan masyarakat Kabupaten Indramayu, digelar Rabu (12/11/2025). Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu menghadirkan langsung pelaku utama pembunuhan, bernama Ririn, dan temannya yang turut membantu, Prio.

RelatedPosts

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Ada sebanyak 90 adegan yang diperagakan dalam rekontruksi. Salah satu adegan keji yang diperagakan pelaku, saat menghabisi bayi berusia delapan bulan, dengan cara dibenamkan ke dalam bak kamar madi.

“Rekonstruksi digelar untuk memperjelas kronologi kejadian dan peran dari setiap pelaku. Dari sebanyak 90 adegan yang diperagakan pelaku, bisa tergambar bagaimana satu per satu korban dibunuh, kemudian jasadnya dikubur dalam satu lubang,” ujar Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muhammad Arwin Bachar, dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).

Kelima korban yang dihabisi secara sadis kedua pelaku, yakni Haji Sahroni, 70 tahun, anaknya Budi Awalludin, 43 tahun, menantu, Euis Kuwita Sari, 37 tahun, serta dua orang cucunya, Ratu, 7 tahun, dan bayi berusia delapan bulan. Peristiwa tragis tersebut, terjadi pada 29 Agustus 2025, di kediaman korban di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Arwin mengatakan, rekonstruksi juga mengundang pihak Kejaksaan Indramayu, agar ada persamaan persepsi, sekaligus bisa menggambarkan proses tindak pidananya. Korban pertama yang dihabisi adalah Budi Awalludin, kemudian orangtuanya, Haji Sahroni, istri, Euis Kuwita, dan kedua anaknya. Setelah dihabisi, jasad para korban diseret ke belakang dan dikubur bertumpuk dalam satu lubang di samping halaman rumah.

Bayi berusia delapan bulan tidak luput dari perbuatan biadab pelaku. Korban yang tidak berhenti menangis, sempat diberi minum air susu sebelum dibenamkan pelaku ke dalam bak kamar mandi.

Kedua pelaku dijerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Pembunuhan Berencana, serta Pasal 76 C, junto Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak. Kedua pelaku terancam hukuman pidana mati, atau maksimal kurungan penjara seumur hidup.

Uang Sewa Mobil
Sebelumnya, Tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat, berhasil menangkap kedua pelaku di daerah Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, pada Senin (08/09/2025) dinihari, setelah kabur ke sejumlah tempat. Motif pembunuhan sekeluarga dan mengubur mayatnya dalam satu lubang, diungkap penyidik, hanya gara-gara pelaku kesal gagal menyewa mobil korban, dan uangnya sudah habis terpakai, hingga merencanakan tindakan keji.

Diawali konflik otak pelaku, Ririn dengan korban Budi Awalludin. Pelaku kesal saat berencana menyewa mobil Avanza kepada korban dengan kesepakatan memberi uang sewa Rp.750 ribu, pada 25 Agustus 2025.

Saat akan digunakan, mobilnya tiba-tiba mogok, kemudian pelaku minta uang sewa dikembalikan, tapi sudah dipakai korban dibelanjakan dagangan sembako.

Pelaku yang marah karena kesal kemudian timbul rencana jahat, menghabisi korban. Padahal, korban sudah meminta waktu untuk bisa mengembalikan uang sewa mobil.

Korban Budi Awalludin tewas setelah dihantam cangkul dan pipa besi yang telah disiapkan pelaku di pekarangan rumah. Pelaku datang pura-pura bertamu lalu mengajak korban keluar rumah menawarkan bisnis BBM.

Setelah membunuh korban, pelaku masuk ke dalam rumah lalu menghabisi ayahnya, Haji Sahroni, istri, Euis, dan anaknya, Ratu. Sedangkan bayi berusia delapan bulan tewas di tangan Prio, yang awalnya bertugas mengawasi, dengan membenamkannya ke bak kamar mandi.

Selang sehari, pelaku kembali lagi ke rumah. Kelima korban yang sudah menjadi mayat, dikubur dalam satu lubang di samping halaman rumah.

Pelaku merapikan dan membersihkan rumah korban dari ceceran darah, untuk menghilangkan jejak kejahatan. Pelaku mengumpulkan barang bukti lalu membuangnya, membawa kabur mobil Toyota Corolla, Suzuki Carry Pikap milik korban, perhiasaan, tiga ponsel, dan uang Rp.7 juta.

Tags: AKP Muhammad Arwin BacharGara-Gara Uang Sewa Mobiljawa baratKasatreskrim Polres Indramayupolres indramayuRekonstruksi Kasus Pembunuhan SekeluargaSatreskrim Polres Indramayu

Related Posts

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Malam Syukuran 38 Tahun Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), sebagai bagian dari rangkaian acara Business Forum dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) XXV HKI di Jakarta, Jumat (31/07).(Foto: Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi,...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, CIREBON--Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebakaran. Peristiwa kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedadang disaat transaksi jual-beli sudah...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 2/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 2/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Jajaran Kemenhut siaga kebakaran hutan.(Foto: Humas Kemenhut)

Jajaran Kemenhut Siaga Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, OGAN ILIR - Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah V Palembang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan...

Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival Mangrove Nasional (Mangrofest) 2026 di Nusantara, Kalimantan Timur.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Buka Mangrofest 2026 di Kaltim

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, NUSANTARA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat