• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

2 Mahasiswa Polindra Hilang Saat Rafting di Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Editor
Senin, 10 November 2025 - 08:17
Tim SAR mengevakuasi mahasiswa Polindra, Agung, korban pertama yang ditemukan tewas saat rafting di aliran Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.(Foto:Istimewa).

Tim SAR mengevakuasi mahasiswa Polindra, Agung, korban pertama yang ditemukan tewas saat rafting di aliran Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Dua orang mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra), yang dilaporkan hilang saat kegiatan rafting, atau mengarungi aliran sungai menggunakan perahu karet, di Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ditemukan tewas. Kedua korban anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra tersebut, ditemukan Tim Gabungan Search and Rescue (SAR), setelah dilakukan pencarian, sejak Sabtu (08/11/2025).

Tim Gabungan Search and Rescue (SAR) akhirnya berhasil menemukan dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra), yang hilang saat kegiatan rafting di aliran Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu. Kedua korban anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra, yang ditemukan sudah menjadi mayat, bernama Agung dan Muhammad Lana.

RelatedPosts

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Komandan Tim Basarnas Pos SAR Cirebon, Eddy Sukamto, membenarkan penemuan mayat kedua mahasiswa Polindra. Mayat kedua korban ditemukan pada Minggu (09/11/2025) malam dan Senin (10/11/2025) dinihari.

“Alhamdulillah kedua korban atas nama Agung dan Muhammad Lana, sudah berhasil ditemukan. Korban pertama yang ditemukan adalah Agung, pada Minggu (09/11/2025) malam, sekitar pukul 21.50 WIB, disusul korban Muhammad Lana, ditemukan, pada Senin (10/11/2025) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIB,” ujar Eddy, dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).

Eddy mengatakan, korban Agung, warga Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, ditemukan di pusaran air Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener. Sedangkan korban Muhammad Lana, warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di wilayah Blok Gandok, Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis, karena Tim Gabungan SAR harus berkoordinasi dengan petugas bendungan untuk membuka dan menutup aliran air agar jasad korban bisa menjauh dari pusaran air. Setelah berhasil dievakuasi, jasad kedua korban dibawa menggunakan mobil ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu.

Setelah kedua korban ditemukan, operasi pencarian oleh tim gabungan resmi ditutup. Eddy berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai Satuan Polisi Air dan Udara (SatPolairud) Polres Indramayu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Tagana, Karang Taruna Garda Sakti, Emergency Response Team (ERT), hingga masyarakat sekitar yang turut membantu.

“Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian Tim Gabungan SAR, resmi kami tutup,” kata Eddy.

Sebelumnya, tujuh mahasiswa anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra, melakukan kegiatan rafting di aliran Sungai Cimanuk, pada Sabtu (08/11/2025) siang. Mereka memulai perjalanan mengarungi aliran sungai, dari Desa Legok, hingga saat melintas di Bendungan Karet Bangkir, perahu yang ditumpanginya terjebak pusaran air.

Dari tujuh mahasiswa yang hanyut setelah perahu terbalik, lima selamat. Dua mahasiswa bernama Agung dan Muhammad Lana, dilaporkan hilang.

Kedua korban baru ditemukan sudah menjadi menjadi mayat, saat proses pencarian memasuki hari kedua dan ketiga. Lima korban selamat, yakni bernama Gelar, Heliyah, Nonik, Mus Ali, dan Fatir.

Eddy mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan kegiatan di sungai besar, terutama musim hujan. Eddy berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Jadi, sebaiknya sebelum berkegiatan, dicek terlebih dahulu lokasinya, berbahaya atau tidak. Aliran Sungai Cimanuk memiliki debit air tinggi dan arusnya deras, terlebih pada saat musim hujan, sehingga berisiko tinggi untuk kegiatan seperti rafting,” ungkap Eddy.

Tags: 2 Mahasiswa Polindra Ditemukan TewasBasarna Pos SAR Cirebonjawa baratkabupaten indramayuRafting di Sungai CimanukSatpoairud

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Editor
4 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Rabu 4/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.537.000 per gram...

– KAI angkut 63 juta ton barang selama 2023 atau naik 10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Awal November 2026 membawa kabar yang tidak seragam bagi pasar batu bara. Harga acuan untuk batu bara berkalori...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional melalui pembangunan infrastruktur strategis dan diversifikasi sumber energi. Salah satu langkah...

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Terkait MSCI, Wamenko Dradjad Ajak Investor Utamakan Data dan Analisis

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Penilaian lembaga indeks internasional terhadap pasar modal Indonesia menjadi momentum untuk terus meningkatkan transparansi, memperkuat tata kelola, dan...

Operasi pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Masih Terpantau, Kemenhut Terus Intensif Operasi Pemadaman

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional meningkat pada pemantauan Senin, 2 November 2026 pukul...

Foto : Tanah longsor terjadi di kawasan Glamping Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Buluk Tihing, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (1/11). (BPBD Kabupaten Badung)

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Editor
4 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (3/11), melaporkan jumlah kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.285 kejadian. Angka...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.