• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 6 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tekan Stigma AIDS, Pemkot Bandung Bentuk Warga Peduli AIDS

Editor
Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:15
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) mengajak kepada masyarakat untuk terus berupaya menekan penularan HIV dengan pendekatan yang lebih personal dengan membangun kesadaran dan komunikasi yang empatik dalam mencegah serta menanggulangi HIV/AIDS.

“Pencegahan penularan HIV harus dilakukan lebih dekat dengan masyarakat, langsung menyentuh secara personal,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.

RelatedPosts

Mobil Pikap Tabrak Sepeda Motor di Karawang, Pengendara Berseragam SPPG Tewas

24 Paket Pesanan Digasak Maling di Bandung Saat akan Diantarkan Kurir

PT Krakatau Osaka Steel Akan Tutup Usaha Juni 2026, Ini Penjelasan Kemenperin

Farhan menyadari, hingga kini masih ada stigma negatif terhadap HIV/AIDS yang membuat banyak orang enggan terbuka mengenai status kesehatannya.

“Suka atau tidak, stigma itu masih ada. Orang cenderung menyembunyikan statusnya karena takut dikucilkan, malu, atau faktor psikologis lainnya,” ucapnya melalui keterangan resmi.

Untuk itu, Pemkot Bandung bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung membentuk Forum Warga Peduli AIDS (WPA) secara berjenjang mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Melalui pelatihan ini, para kader dibekali kemampuan komunikasi dan pendampingan agar dapat membantu masyarakat dengan cara yang tepat.

“WPA diisi oleh orang-orang yang punya kesadaran bahwa HIV ini ancaman kesehatan serius, dan mereka punya komitmen untuk mencegah serta menanggulanginya,” kata Farhan.

“Pendekatan dari orang ke orang jauh lebih efektif menjangkau mereka yang hidup dengan HIV, dibanding hanya lewat lembaga,” tambahnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi sangat penting bagi para kader WPA agar tidak menimbulkan kesalahpahaman saat berinteraksi dengan orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHIV/ODHA).

“Gunakan bahasa yang tidak merendahkan, dan tidak mengucilkan. Kadang niat baik bisa salah dimaknai kalau cara bicara kita keliru,” pintanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPA Kota Bandung atas dedikasinya menjadi garda terdepan dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bandung.

“Inisiatif membangun jejaring WPA ini sangat strategis dan harus terus dilanjutkan. Pemerintah Kota Bandung sangat mendukung,” tuturnya.

“Karena sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV secara tuntas, maka pencegahan dan pendampingan harus terus berjalan,” ungkap Farhan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPA Kota Bandung, Maya Verasandi menjelaskan, pelatihan WPA ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan HIV/AIDS.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas para kader WPA, menyegarkan kembali pemahaman tentang HIV, dan membentuk kader-kader yang lebih aktif,” jelas Maya.

“Kami ingin mengoptimalkan peran kelurahan sebagai ujung tombak edukasi dan advokasi masyarakat, serta menumbuhkan lingkungan sosial yang peduli dan bebas stigma,” lanjutnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 151 Ketua WPA kelurahan se-Kota Bandung, yang merupakan istri dari para lurah atau Ketua TP PKK Kelurahan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dengan harapan terbentuk jaringan WPA yang kuat di seluruh wilayah kota.

“Lewat kegiatan ini, kita berharap warga peduli AIDS bisa memberikan edukasi, pendampingan, dan dukungan kepada masyarakat serta ODHIV/ODHA di lingkungan kita,” ujar Maya.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Bandung untuk mencapai target “Bandung Zero 2030” yaitu tidak ada infeksi baru, tidak ada kematian akibat HIV, dan tidak ada stigma maupun diskriminasi.

Tags: aidsFarhanMuhammad Farhanstigma aids

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Mobil Pikap Tabrak Sepeda Motor di Karawang, Pengendara Berseragam SPPG Tewas

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Peristiwa kecelakaan, mobil pikap menabrak sepeda motor terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor...

Tangkapan layar pelaku pencurian paket yang terekam CCTV.(Foto:Istimewa).

24 Paket Pesanan Digasak Maling di Bandung Saat akan Diantarkan Kurir

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kurir paket menjadi sasaran korban aksi pencurian, terjadi lagi di Kota Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 24 paket senilai Rp.1,3...

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief.(Foto: Dok. Kemenperin)

PT Krakatau Osaka Steel Akan Tutup Usaha Juni 2026, Ini Penjelasan Kemenperin

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian mengungkapkan industri baja nasional tengah mengalami tantangan besar di tengah tekanan global yang semakin kompleks,...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menerima kunjungan Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), Anne Patricia Sutanto di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (5 Mei 2026).(Foto: Humas Kemendag)

Kemendag Terima AGTI, Perkuat Kinerja Ekpor Garmen dan Tekstil

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso menerima kunjungan Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), Anne Patricia Sutanto...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Foto: Setpres Via ESDM)

Kajian Subtitusi LPG ke CNG, Menteri Bahlil: Hasil Uji Coba Tabung 3 Bulan Lagi

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyebutkan kajian rencana subtitusi Liquefied Petroleum Gas (LPG), menjadi Compressed Natural...

Menhaj Moch. Irfan Yusuf, meninjau proses penerimaan jemaah haji Kloter PLM 10 di Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/5/2026).(Foto: Humas Kemenhaj)

Calon Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci Capai 89.051, Per 4 Mei 2026

Editor
6 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Data Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyebutkan pelaksanaan ibadah haji Indonesia hingga saat berjalan lancar, tertib,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.