• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabar Baik! Tari Cikeruh menjadi Warisan Budaya Takbenda

Editor
Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:44
Tari Cikeruh menjadi Warisan Budaya Takbenda.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Tari Cikeruh menjadi Warisan Budaya Takbenda.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Kementerian Kebudayaan RI menetapkan Tari Cikeruh menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Dengan begitu karya budaya yang ada di Kabupaten Sumedang semakin bertambah.

Penetapan tersebut telah melalui hasil persidangan yang dilaksanakan Kementerian Kebudayaan RI, dan diumumkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar bersama tim WBTb Jawa Barat, Kamis (9/1/2025).

RelatedPosts

Tahukah Anda Kalau Nama Garut Diambil Dari Nama ‘Kakarut’

Dongkrak Literasi Sejarah, Gedung Sjahrir di Kuningan Direvitalisasi

Saat Bupati Halal Bihalal Dengan Komunitas Sumedang Walkers

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila memberikan apresiasi atas ditetapkannya kesenian tradisional Tari Cikeruh sebagai WBTb. Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk kebanggaan dan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal. “Atas nama pribadi dan pemerintah, saya memberikan penghargaan kepada para seniman, tokoh masyarakat, dan pegiat budaya yang telah berjuang keras menjaga tradisi dan budaya Sumedang tetap hidup. Saya juga mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Kang Uus Kuswendi praktisi pelestari seni budaya Cikeruh, dan Bapak Moh. Budi Akbar Kabid Kebudayaan Disparbudpora Sumedang,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025) dikutip laman Pemkab Sumedang.

Wabup berharap status WBTb ini menjadi motivasi bagi seluruh pihak, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal dan mencintai budaya sendiri. “Saya berharap, Tari Cikeruh ini bahkan bisa diajukan sebagai warisan dunia ke UNESCO. karena selain Tarawangsa, Tari Cikeruh juga merupakan identitas budaya yang sangat dibanggakan oleh masyarakat Sumedang,” ujarnya.

Menurut Wabup status WBTb tersebut bukan sekedar simbol budaya, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Sumedang yang masih lestari hingga kini. “Sumedang memiliki kekayaan budaya yang begitu beragam dan hidup ditengah masyarakat adat. Seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya ini,” tuturnya.

Wabup menyebutkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur ini agar tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi penerus. “Pemkab umedang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa tradisi dan kearifan lokal tetap hidup, dikenal dan diapresiasi oleh dunia. Sebab ini bukan hanya sekedar tentang status penetapan, tetapi tentang bagaimana menanamkan kebanggan warisan budaya kepada masyarakat,” ujarnya.

Tags: Tari CikeruhWarisan Budaya Takbenda

Related Posts

Cagar budaya Garut

Tahukah Anda Kalau Nama Garut Diambil Dari Nama ‘Kakarut’

Editor
5 April 2026

Dari sejumlah sumber resmi disebutkan bahwa asal-usul Garut berkaitan erat dengan pembentukan wilayah administratif pada masa kolonial Hindia Belanda serta...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dongkrak Literasi Sejarah, Gedung Sjahrir di Kuningan Direvitalisasi

Editor
4 April 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Keberadaan Gedung Sjahrir yang menjadi bagian perjalanan Perundingan Linggarjati yang tercatat sebagai cagar budaya di Kabupaten akan  ...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Bupati Halal Bihalal Dengan Komunitas Sumedang Walkers

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Ada yang khas dari kegiatan perdana komunitas Sumedang Walkers usai Lebaran 2026 dimana komunitas itu menggelar kegiatan...

Ketupat Lebaran

Menelusuri Jejak Sejarah Lebaran Ketupat: Lebih dari Sekadar Tradisi Makan

Editor
28 Maret 2026

Di balik gurihnya opor dan anyaman janur yang rapi, Lebaran Ketupat menyimpan narasi besar tentang dakwah, filsafat, dan harmoni sosial...

Presiden Prabowo Subianto disambut warga.(Foto: Istimewa)

Kejutan Prabowo, Hadir di Tengah-tengah Warga Bantaran Rel Senen Jakpus

Editor
27 Maret 2026

Presiden Prabowo Subianto memberikan kejutan kepada warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Di tengah aktivitas sore pada, Kamis, 26...

Taman Cikapayang.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Taman Sebagai Penyangga Pariwisata di Saat Hari Raya di Kota Bandung

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali selama masa libur Idulfitri. Berdasarkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.