• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 2 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Assyifa dan Fauzan Dinobatkan Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2025

Editor
Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:58
Assyifa dan Fauzan Dinobatkan Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2025

Moka Kota Bandung 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Ajang bergengsi Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bandung 2025 resmi melahirkan wajah baru duta budaya dan pariwisata. Assyifa Shandi Gunawan dan Muhammad Mifftah Fauzan terpilih sebagai Mojang dan Jajaka Kota Bandung 2025 pada malam Grand Final yang digelar di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink, Jumat (10/10/2025) malam.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, jajaran DPRD Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Paguyuban Mojang Jajaka.

RelatedPosts

Flu Ringan Cuma Perlu Istirahat, Tak Perlu Antivirus

Kasus Influenza Naik, Warga Jangan Panic Buying Oseltamivir

8 Kampung Wisata Kreatif Kota Bandung, Dimana Saja?

Ajang Bukan Sekadar Kontes Kecantikan

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa Pasanggiri Mojang Jajaka bukan sekadar kontes kecantikan atau ketampanan, melainkan ruang regenerasi bagi generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan budaya Sunda.

“Pasanggiri Mojang Jajaka bukan kontes semata, tetapi ruang pembinaan karakter, wawasan, dan kebanggaan terhadap budaya Sunda,” ujar Farhan.

Dia menambahkan keberhasilan acara ini adalah hasil kolaborasi banyak pihak — pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda.

Farhan juga menyebut Oktober sebagai bulan kebangkitan kebudayaan di Kota Bandung, ditandai dengan ragam acara seni dan musik yang digelar hampir setiap pekan.

“Dari hardcore metal di Ujungberung, jazz di tengah kota, hingga malam ini Pasanggiri Mojang Jajaka — semua menggambarkan Bandung sebagai kota budaya yang hidup dan berwarna,” ujarnya melalui keterangan resmi.

 

Tema ‘Pan Rona Bandung’ Soroti Keberagaman Budaya

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, Pasanggiri Mojang Jajaka 2025 mengusung tema “Pan Rona Bandung”, yang berasal dari kata “pancar” (memancar) dan “rona” (warna). Tema ini merepresentasikan keberagaman serta keindahan Kota Bandung yang memancarkan pesona dari berbagai aspeknya.

“Pan Rona Bandung adalah ajakan untuk mengenal kota ini lebih dalam melalui budaya, sejarah, gaya hidup, dan kreativitas warganya,” kata Adi.

Proses seleksi berlangsung hampir tiga bulan, meliputi seleksi administrasi, pembekalan, serta masa karantina di beberapa lokasi seperti Telkom Corporate University, Bandung Rakuten Hub, dan HARRIS Hotel.

“Kami tidak hanya mencari sosok menarik, tapi juga yang cerdas, komunikatif, dan bersemangat mempromosikan Bandung ke dunia luar,” tambahnya.

 

20 Finalis Bersaing Ketat

Sebanyak 20 finalis (10 pasang) berusia 17–24 tahun bersaing dalam berbagai kategori penilaian, mulai dari wawasan budaya, kemampuan komunikasi, pengetahuan pariwisata, hingga kepedulian sosial.

Berikut hasil lengkap Grand Final Mojang Jajaka Kota Bandung 2025:

Kameumeut (Terfavorit)

  • Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
  • Mojang: Raisa Putri Amara

Parigel Unjuk Kabisa (Berbakat)

  • Jajaka: Sivan Ijio
  • Mojang: Raisa Putri Amara

Mimitran (Persahabatan)

  • Jajaka: Muhammad Akbar Al-Raffi
  • Mojang: Khalisa Nashwa Widyaning

Wakil 2

  • Jajaka: Ferly Restu Bumi
  • Mojang: Kayla Ashifah

Wakil 1

  • Jajaka: Rizki Fadilah Ramadhan
  • Mojang: Keysha Nathaniella Ariezha

Juara Utama (Pinilih)

  • Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
  • Mojang: Assyifa Shandi Gunawan

 

Duta Budaya dan Pariwisata Baru

Adi menegaskan, para pemenang bukan sekadar simbol prestasi, tetapi mitra strategis Pemkot Bandung dalam promosi kebudayaan dan pariwisata.

“Mereka akan menjadi agent of change, membawa semangat payus tangtunganana, montekar mikirna, partentan basana, perceka loba kabisa — artinya berpengetahuan, cerdas, santun, dan kreatif,” ujarnya.

Malam Grand Final ditutup dengan sorotan cahaya, tepuk tangan meriah, dan kebanggaan seluruh penonton. Ajang ini menandai lahirnya generasi muda Bandung yang siap menjaga dan memancarkan pesona budaya Sunda ke dunia.

Tags: Farhanjajakakota bandungmojangmoka kota bandung 2025Muhammad Farhan

Related Posts

Mencegah flu menular gunakan masker.(Foto: Humas Kemenkes)

Flu Ringan Cuma Perlu Istirahat, Tak Perlu Antivirus

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Flu ringan umumnya tidak memerlukan penanganan medis yang kompleks. Sebagian besar kasus influenza dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting...

meringankan sakit flu batuk,hmpv,virus

Kasus Influenza Naik, Warga Jangan Panic Buying Oseltamivir

Editor
29 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) obat antivirus Oseltamivir maupun mengonsumsinya tanpa...

Ekspos Kampung Wisata Kreatif.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

8 Kampung Wisata Kreatif Kota Bandung, Dimana Saja?

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Kota Bandung memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal melalui Kampung Wisata Kreatif (KWK). Sebanyak delapan KWK di...

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (25/9/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Angkat Isu Sosial Lewat Seni Pertunjukan

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang dibawakan aktris,...

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.