• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mendag Teken Dua Permendag Baru, Atur Impor Ubi Kayu dan Etanol untuk Lindungi Petani dan Jaga Pasokan Strategis

Editor
Sabtu, 20 September 2025 - 06:43
Ubi Kayu.(Wikipedia)

Ubi Kayu.(Wikipedia)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi menandatangani dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) baru yang mengatur dan membatasi impor ubi kayu dan produk turunannya serta etanol. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjaga pasokan bahan baku industri, melindungi petani dalam negeri, serta menjamin ketersediaan barang strategis nasional.

Adapun regulasi yang diteken yaitu Permendag Nomor 31 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendag 18/2025 terkait impor barang pertanian dan peternakan, yang mengatur impor ubi kayu dan produk turunannya yakni Permendag Nomor 32 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendag 20/2025 terkait impor bahan kimia, bahan berbahaya, dan bahan tambang, yang mengatur impor etanol.

RelatedPosts

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

Kedua peraturan ini, menurutnya, akan berlaku 14 hari setelah diundangkan. “Penerbitan Permendag ini dilakukan sesuai arahan Bapak Presiden. Tujuannya adalah menjaga kebutuhan industri, melindungi petani, dan memastikan pasokan bahan baku strategis tetap aman,” ujar Mendag Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/9).

 

Pengaturan Impor Ubi Kayu dan Produk Turunannya

Dalam Permendag 31/2025, salah satu poin utama adalah pengendalian impor ubi kayu (singkong) serta produk turunannya seperti tepung tapioka. Impor komoditas ini kini hanya dapat dilakukan oleh pemegang Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) dan wajib mendapatkan:

Persetujuan Impor (PI)

Rekomendasi Teknis dari Kementerian Perindustrian, atau

Neraca Komoditas (NK) jika sudah tersedia

Pengawasan dilakukan di pintu masuk (border).

“Kita dorong ubi kayu masuk dalam skema Neraca Komoditas ke depannya, sehingga kebijakan impornya bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasional dan kapasitas produksi dalam negeri,” jelas Mendag Busan.

Dengan demikian, pemerintah memastikan kebutuhan industri tetap terpenuhi, namun di sisi lain perlindungan terhadap petani singkong tetap menjadi prioritas.

 

Pengendalian Impor Etanol untuk Lindungi Industri Lokal dan Petani Tebu

Sementara itu, Permendag 32/2025 diterbitkan sebagai respons atas permintaan sejumlah kementerian dan asosiasi industri untuk mengembalikan status etanol sebagai komoditas yang wajib Persetujuan Impor (PI).

Menurut Mendag, hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga tetes tebu (molases) sebagai bahan baku utama produksi etanol, sekaligus melindungi pendapatan petani tebu dan mendukung program swasembada gula dan energi.

“Etanol sangat penting bagi industri, tapi kita juga harus pastikan bahan baku lokal—yakni tetes tebu—terserap dengan baik. Ini menyangkut keberlanjutan industri gula dan kesejahteraan petani,” tegasnya.

 

Kemudahan Akses Bahan Berbahaya bagi Sektor Strategis

Permendag 32/2025 juga membuka ruang bagi Importir Terdaftar Bahan Berbahaya (IT-B2), terutama dari BUMN pemilik API-U, untuk mendistribusikan bahan berbahaya (B2) ke sektor-sektor strategis seperti: Industri farmasi, Obat tradisional, Kosmetik, Pangan olahan

Syarat utamanya adalah adanya rekomendasi dari lembaga pengawas, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami ingin distribusi bahan berbahaya tetap terkontrol. Tapi di saat yang sama, sektor strategis seperti farmasi dan kosmetik harus bisa mengakses bahan bakunya secara aman dan legal,” terang Mendag.

 

Dukungan Terhadap Kemandirian Ekonomi Nasional

Di akhir pernyataannya, Mendag Budi Santoso menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan kebutuhan industri dan perlindungan terhadap petani, serta memastikan ketahanan pasokan nasional.

“Kebijakan impor harus selektif, transparan, dan mendukung kemandirian ekonomi nasional. Kedua Permendag ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Tags: ubi kayu

Related Posts

BMKG

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
5 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu 5 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong terciptanya lingkungan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk...

Koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Karhutla Kalimantan, Peluang Hujan Turun 4-8 September 2026

Editor
5 September 2026

PONTIANAK - Pemerintah memaksimalkan potensi awan hujan pada 4-8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat....

Orangutan di habitat hutan Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Orangutan Terdampak Karhutla, Kemenhut Perkuat Call Center

Editor
5 September 2026

PALANGKA RAYA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (04/09/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Dilakukan Tegas, Transparan, dan Akuntabel

Editor
5 September 2026

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.