• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamendag Roro Dorong Digitalisasi UMKM ASEAN Lewat Pembayaran Digital

Editor
Sabtu, 20 September 2025 - 06:36
Transaksi elektronik, bisnis, survei penilaian integritas,utang luar negeri indonesia

(FOTO: Bank Indonesia)

SATUJABAR, BANDUNG – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan pentingnya digitalisasi sistem pembayaran sebagai strategi mendorong inklusi keuangan dan memperluas partisipasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perdagangan lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.

Pernyataan tersebut disampaikan Wamendag Roro saat memberikan pidato dalam Forum Publik WTO bertajuk “Pembayaran Digital di ASEAN: Dari Inovasi Hingga Inklusi” yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Kamis (18/9).

RelatedPosts

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

“Inovasi digital dari masing-masing negara dapat ditingkatkan menjadi solusi regional, dengan fokus pada interoperabilitas QR lintas batas ASEAN. Kita perlu mengeksplorasi bagaimana konektivitas pembayaran regional dapat berkontribusi pada integrasi perdagangan global,” ujar Wamendag Roro melalui siaran pers.

Interoperabilitas, lanjutnya, merupakan kemampuan sistem yang berbeda untuk bertukar data dan bekerja sama secara seamless meskipun menggunakan platform atau perangkat yang berbeda.

Wamendag Roro juga menyoroti tingginya antusiasme negara-negara ASEAN dalam mengembangkan sistem pembayaran digital sebagai cerminan keseriusan dalam merespons tantangan sekaligus peluang di era perdagangan digital.

“Transformasi digital dapat mewujudkan sistem perdagangan global yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Pada tahun 2023, ASEAN mencatat populasi hampir 680 juta jiwa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai USD 3,8 triliun, menjadikan kawasan ini sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia. Seiring dengan itu, ekonomi digital ASEAN juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, di antaranya transaksi pembayaran digital meningkat 19% dan perdagangan elektronik lintas batas tumbuh 35%

Namun, Roro mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, seperti kesenjangan infrastruktur digital, perbedaan regulasi antarnegara, keterbatasan literasi digital, serta isu perlindungan data.

Sebagai contoh praktik baik, Roro menampilkan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu kisah sukses digitalisasi pembayaran di Indonesia.

“Sejak diluncurkan pada 2019, QRIS mencatat pertumbuhan luar biasa. Kini telah menjadi preferensi utama dalam pembayaran digital,” ungkapnya.

 

Trasaksi QRIS

Data Bank Indonesia mencatat, volume transaksi QRIS melonjak dari 124 juta transaksi senilai Rp8,2 triliun pada 2020 menjadi 2,2 miliar transaksi senilai Rp242 triliun pada 2024

Bahkan hanya pada kuartal I tahun 2025, QRIS mencatat 2,6 miliar transaksi senilai Rp262,1 triliun

Saat ini, delapan negara ASEAN telah mengadopsi sistem pembayaran QR serupa, seperti KHQR di Kamboja dan PromptPay di Thailand, yang dinilai mampu mendukung transaksi lintas negara secara lebih efisien dan terjangkau.

“Reformasi sistem pembayaran digital sangat erat kaitannya dengan inklusi keuangan, dan hal ini berpotensi besar dalam memberdayakan UMKM,” tegas Wamendag Roro.

Dalam forum tersebut, Duta Besar RI untuk WTO, Nur Rakhman Setyoko, bertindak sebagai moderator. Hadir pula sebagai panelis: Arya Rangga Yogasati, Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Cécile Barayre, Kepala Pembangunan Kapasitas Ekonomi Digital UNCTAD, Perwakilan akademisi dari University of Auckland.

Wamendag Roro turut didampingi oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono.

Di akhir sesi, Wamendag Roro menyampaikan apresiasi kepada WTO sebagai inisiator forum tersebut dan menyatakan kesepahamannya terhadap rekomendasi yang diberikan para panelis, termasuk terkait isu biaya transaksi, perlindungan konsumen, dan penguatan infrastruktur digital.

“Dengan memperkuat keselarasan regulasi, memastikan perlindungan digital, dan mendorong inovasi yang inklusif, kita dapat membangun sistem yang mendukung UMKM, niaga elektronik, serta fasilitasi perdagangan global,” tutupnya.

Tags: kemendagKementerian PerdaganganumkmWamendag

Related Posts

Jakarta Dessert Week.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

Editor
22 Juli 2026

Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 mengangkat tema musik dangdut. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk menyinergikan subsektor kuliner dan...

Salah satu IP lokal Punopals hadir dalam Local Market pada tahun 2025.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Editor
22 Juli 2026

The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD pada 1–2 Agustus 2026 di SCBD Park, Jakarta, sebagai wadah promosi, jejaring, dan...

Pendampingan Diversifikasi Produk bagi IKM Permesinan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) di Kabupaten Sukabumi pada 13–28 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenperin)

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian fokus untuk memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui peningkatan kemampuan inovasi dan...

Vinedrip Masterpiece, brand sepatu lokal yang lahir dari pengalaman sebagai vendor produksi alas kaki di Kawasan Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Tak Padam, Jenama Baru Sepatu Bertumbuh

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Cibaduyut selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra industri alas kaki di Kota Bandung. Kini, kawasan legendaris tersebut...

UMKM,Kopi,ekspor

UMKM Kopi Harus Penuhi Standar Agar Masuk Pasar Global

Editor
17 Juli 2026

UMKM Kopi diharapkan semakin banyak yang mampu memenuhi standar internasional, serta mampu meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat citra Indonesia sebagai...

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

IKM Olahan Singkong Masuk Rantai Pasok Industri Besar

Editor
17 Juli 2026

IKM olahan singkong masuk rantai pasok industri skala besar sejalan dengan mandat Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 2 Tahun 2026 tentang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat