• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 18 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Jabar Agita Gelorakan Nasionalisme di Kalangan Kader PKK

Editor
Minggu, 07 September 2025 - 04:36
(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Menjadi Ibu-Ibu kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah menjadi bagian penting dari penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Demikian disampaikan Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti pada Sosialisasi Pilar-Pilar Nilai Kebangsaan kepada 100 Kader PKK di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, sebagaimana dalam keterangan persnya, Minggu (7/9), di Bandung.

RelatedPosts

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

Tarik Paksa Sepeda Motor, Kantor Debt Collector di Bandung Digeruduk Ojol

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

“Alhamdulillah ya Ibu-Ibu, dengan menjadi kader PKK, ibu-ibu semua sudah menjadi bagian penting dari penguatan nilai-nilai kebangsaan. Mari kita terus semangat dan lanjutkan perjuangan ini!” ujar melalui siaran pers yang diterima Satujabar.com.

Terdapat empat pilar yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi empat tersebut bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui peran strategis para kader PKK di tingkat keluarga dan masyarakat.

Pilar pertama, Pancasila diamalkan sebagai semangat gotong royong dan musyawarah. Dalam pemaparannya, ia menekankan, semua program PKK merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila. Kegiatan seperti Posyandu, kerja bakti, dan rapat musyawarah adalah wujud nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kepedulian sosial, dan demokrasi.

“Misalnya saat ibu-ibu menyelenggarakan Posyandu, itu adalah bentuk dari kepedulian dan gotong royong yang merupakan nilai-nilai utama Pancasila,” jelas Agita.

(Foto: Istimewa)

Sementara itu Pilar kedua adalah UUD 1945 yang menjamin hak warga negara. Disampaikannya, UUD 1945 menegaskan pentingnya hak-hak dasar rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Menurutnya, para kader PKK telah secara aktif mendukung hal ini melalui kegiatan seperti pengelolaan PAUD untuk menjamin pendidikan anak usia dini, penyuluhan hak dan kewajiban keluarga, serta pelatihan keterampilan bagi perempuan dan generasi muda.

“Apa yang ibu-ibu lakukan selama ini sejatinya adalah wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi,” ujar Agita.

Adapun Pilar ketiga, NKRI, merekatkan persatuan lewat aksi nyata Menurutnya, PKK berperan sebagai perekat persatuan bangsa. Kegiatan PKK di tingkat RT/RW memperkuat rasa kebersamaan dan cinta tanah air. Contohnya adalah kegiatan lingkungan Bersama dan pertemuan rutin yang menyatukan warga lintas latar belakang.

“Dari hal kecil seperti kerja bakti dan arisan RT, ibu-ibu sudah memperkuat fondasi NKRI,” tegas Agita.

Terakhir, Pilar keempat, Bhinneka Tunggal Ika, adalah harmoni dalam keberagaman. Menurutnya, PKK menjadi contoh nyata dalam menghargai keberagaman. Dalam setiap kegiatan, perbedaan budaya, adat, maupun agama diakomodasi dalam semangat kebersamaan. Contoh peran kader PKK dalam Bhinneka Tunggal Ika adalah mengadakan pelatihan yang diikuti berbagai kalangan serta menunjukkan sikap saling menghargai dalam setiap forum PKK.

Sebagai penutup, ia menyampaikan, Kader PKK adalah pilar utama penguatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, ia menegaskan, para kader PKK telah menjalankan peran strategis dalam penguatan empat pilar kebangsaan, yakni menjadi teladan nilai Pancasila dalam tindakan sehari-hari, menjadi penggerak keluarga dan masyarakat, menjadi contoh semangat gotong royong, serta menjadi perekat keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita teruskan semangat perjuangan ini, ibu-ibu. semangat!” pungkas Agita disambut tepuk tangan meriah peserta.

Tags: Agita NurfiantiDPDSenator

Related Posts

Pantai Pangandaran. (Foto: Istimewa)

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Gulungan mbak Pantai Pangandaran. Jawa Barat, kembali menyeret tiga orang wisatawan. Dua wisatawan yang sempat terseret ke tengah selamat,...

Para pengemudi ojek online (ojol) geruduk kantor debt collector di Jalan Kopo Sayati, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Tarik Paksa Sepeda Motor, Kantor Debt Collector di Bandung Digeruduk Ojol

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kantor 'Debt Collector' di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digeruduk ratusan pengemudi ojek online (ojol) bersama-sama warga. Aksi penggerudukan yang...

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di pembukaan WAICO (Foto: Kemenko Perekonomian)

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan...

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Potensi besar Indonesia menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor strategis. Menurut Presiden, di tengah tantangan global yang...

Bupati Bogor Rudy Susmanto di DPRD Kabupaten Bogor. Bupati mengatakan Pemkab Bogor masih dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak awal tahun.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

APBD Kabupaten Bogor Hadapi Tantangan Fiskal, Pemkab Prioritaskan Hak Dasar Warga dan Konektivitas Wilayah

Editor
18 Juli 2026

APBD Kabupaten Bogor dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat