• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lewat Program “Pelita Hati”, Layanan Akta Kematian di Kota Bandung Kini Lebih Cepat dan Dekat ke Warga

Editor
Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:31
(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung terus berinovasi dalam meningkatkan layanan administrasi kependudukan. Terbaru, Pemkot meluncurkan program Pelayanan Terintegrasi di Kelurahan untuk Akta Kematian (Pelita Hati), sebuah inisiatif yang memudahkan warga dalam mengurus akta kematian langsung di kantor kelurahan.

Peluncuran resmi Pelita Hati berlangsung pada Selasa (12/8/2025) di Luminor Hotel Metro Indah Bandung. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, unsur Forkopimda, DPRD Kota Bandung, camat, lurah, serta perwakilan mitra swasta.

RelatedPosts

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Wali Kota Farhan menegaskan bahwa dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kematian, KTP, dan kartu keluarga (KK) merupakan bagian penting dari pelayanan publik. Tanpa dokumen tersebut, masyarakat bisa kehilangan akses ke layanan penting seperti BPJS Kesehatan atau bantuan sosial.

“Inovasi seperti Pelita Hati sangat strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama saat mereka berada dalam masa berduka,” ujar Farhan.

Menurutnya, akta kematian tak hanya penting untuk administrasi, tetapi juga menjadi dasar hukum dalam penyelesaian warisan, hak atas aset, dan sengketa tanah.

“Dengan pelayanan yang bisa diakses langsung di kelurahan, keluarga yang ditinggalkan tidak perlu terbebani lagi dengan proses birokrasi yang panjang,” tambahnya.

Farhan juga menyoroti pentingnya akurasi data kependudukan dalam mendukung ketahanan nasional dan penegakan hukum. Ia menekankan bahwa inovasi digital di bidang ini harus tetap memperhatikan perlindungan data pribadi sesuai undang-undang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Tatang Muchtar, menjelaskan bahwa semua layanan administrasi kependudukan di Bandung—termasuk akta kelahiran dan kematian—tidak dipungut biaya.

Disdukcapil telah menjalin kerja sama dengan kecamatan, pusat perbelanjaan, Mal Pelayanan Publik, serta 28 rumah sakit untuk mempercepat pelayanan.

“Pelita Hati hadir untuk memangkas jarak pelayanan akta kematian. Sekarang warga cukup datang ke kelurahan, jadi lebih cepat, mudah, dan dekat,” jelas Tatang.

Dalam acara peluncuran, lima kecamatan menandatangani perpanjangan kerja sama untuk penerapan program Pelita Hati. Tatang juga menyebut bahwa Bandung adalah kota pertama di Indonesia yang memiliki kerja sama layanan kependudukan dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Saat ini, Kota Bandung memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.599.743 jiwa, dengan komposisi 50,08% laki-laki dan 49,92% perempuan. Kecamatan Babakan Ciparay tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk tertinggi, sementara Cinambo menjadi yang terendah.

“Kami ingin memastikan setiap peristiwa penting dalam hidup warga—termasuk kematian—tercatat secara cepat dan akurat. Ini penting bukan hanya untuk statistik, tapi juga untuk menjamin hak-hak setiap warga,” pungkas Tatang.

Tags: Akta Kematiankota bandungMuhammad Farhanwali kota bandung

Related Posts

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Tabung gas.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga menghadirkan beragam promo istimewa Bright Gas bagi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 28/2/2026 Rp 3.085.000 Per Gram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 28/2/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.085.000 per gram sebelum...

Image: BMKG

BMKG: Waspadai Akun Palsu InaEEWS di Instagram dan Telegram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform...

Kabah di Mekkah Arab Saudi.(Foto: Dok. Kementerian Haji)

Perhatian! Arab Saudi Perketat Aturan Umrah di Bulan Ramadan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada musim puncak Ramadan 1447 Hijriah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.