• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bupati Tasikmalaya Dilaporkan Pengusaha ke Polisi, Tuduhan Pemerasan Pengadaan Hewan Kurban

Editor
Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:07
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin.(Foto:Istimewa).

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, TASIKMALAYA–Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dilaporkan seorang pengusaha ke pihak kepolisian. Laporan disampaikan ke Polres Tasikmalaya atas tuduhan pemerasan proyek pengadaan hewan kurban Idul Adha tahun 2025.

“Jadi klien kami (SG) telah menjadi korban dugaan pemerasan yang dilakukan pihak Pemkab Tasikmalaya. Bahkan uang yang telah dikeluarkan klien kami cukup besar,” ujar kuasa hukum SG, Firman Nurhakim, dalam keterangannya, Selasa (12/08/2025).

RelatedPosts

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Firman menjelaskan, kasus dugaan pemerasan berawal saat SG mendapatkan proyek pengadaan sebanyak 352 ekor hewan kurban untuk Idul Adha 1446 Hijriah, 6 Juni 2025, di Kabupaten Tasikmalaya. Rinciannya, sebanyak 250 ekor domba, 100 ekor sapi, serta 2 ekor sapi jumbo, dengan total pagu anggaran Rp.4,25 miliar.

Sesuai kesepakatan dengan Pemkab Tasikmalaya, SG menyalurkan hewan kurban ke sejumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya. Namun, sebelum hewan kurban didistribusikan, datang berbagai permintaan di luar kontrak kesepakatan e-Katalog.

Permintaan berupa fee sebagai syarat pencairan dana proyek. Permintaan datang dari Kepala Bagian (Kabag) Kesra, senilai Rp.50 juta, sebagai kompensasi penempatan calon penerima dan lokasi. Setelah itu Pemkab kembali meminta fee sebesar 3 persen dari total nilai hewan kurban.

“Klien kami juga menyerahkan uang Rp.126 juta melalui orang mengaku sebagai suruhan Bupati bernama David, untuk bisa memproses pencairan dana proyek. Total uang fee yang diserahkan kepada pihak Pemkab Tasikmalaya mencapai Rp.225 juta,” jelas Firman.

Pekerjaan pendistribusian hewan kurban sudah tuntas dikerjakan SG, pada 6 Juni 2025. Namun, sisa alokasi anggaran yang ditetapkan belum juga dibayarkan hingga 2 Agustus 2025.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tasikmalaya, AKP. Ridwan Budiarta, membenarkan, telah menerima laporan dugaan kasus pemerasan dari pelapor yang disampaikan melalui kuasa hukumnya.

“Benar, kami telah kedatangan kuasa hukum daru salah seorang warga, yang membuat laporan pengaduan. Tentunya sesuai mekanisme, terkait surat masuk adalah satu pintu, yaitu ke bagian Sium (seksi umum),” ujar Ridwan, saat dikonfirmasi, Selasa (12/08/2025).

Saat diminta tanggapannya, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, mengatakan, sebagai warga negara yang baik menghormati pengaduan atau laporan dari setiap warga negara dengan menempuh jalur hukum.

“Saya sebagai warga negara yang baik, menghormati proses hukum. Saya juga menghormati setiap warga negara menyampaikan pengadusn atau laporan kepada aparat penegak hukum,” ujar Cecep, seusai melantik para pejabat di Aula Pendopo Baru Pemkab Tasikmalaya, Selasa (12/08/2025).

Cecep menyebutkan, kebijakan soal siapa saja penerima dalan pengadaan hewan kurban, ada pada kebijakan pimpinan Bupati sebelumnya. Pengadaan hewan kurban Idul Adha 1446 Hijriah, sebelum dirinya dilantik menjadi Bupati Tasikmalaya terpilih.

“Saya dilantik sebagai Bupati Tasikmalaya, Rabu, 4 Juni 2025 di Gedung Negara Pakuan, Bandung oleh Bapak Gubernur. Sementara hari Idul Adha jatuh, Jumat, 6 Juni 2025. Jadi sebelum saya dilantik sebagai bupati, proses pengadaan hewan kurban telah dilaksanakan,” ungkap Cecep.

Cecep menegaskan, setelah dilantik sebagai Bupati, atau sehari sebelum Idul Adha, tepatnya Kamis 5 Juni 2025, mendapat laporan dari Kabag Kesra mengenai pengadaan hewan kurban di wikayah Kabupaten Tasikmalata, yang telah selesai dilaksanakan.

Tags: Bupati TasikmalayaCecep Nurul Yakinjawa baratKasus Dugaan Pemerasan Proyek Hewan KurbanPemkab TasiimalayaPolres Tasikmalaya

Related Posts

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Editor
16 April 2026

Pemerintah mengawasi lebih ketat platform digital, memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan pengguna. SATUJABAR, JAKARTA...

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.(Foto: Dok. Komdigi)

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Editor
16 April 2026

Jika dalam 7 hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, maka Kemkomdigi akan...

Pembukaan pameran Indo Intertex – Inatex 2026 di Jakarta, Rabu (15/4/2026).(Foto: Istimewa)

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Editor
16 April 2026

Khusus untuk industri TPT, sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,55% (year-on-year), dengan nilai ekspor mencapai USD12,08 miliar serta surplus...

Bupati Cirebon Imron dan Duta Besar Bulgaria, Tanya Dimitrova.(Foto: Diskominfo Kab Cirebon)

Pemkab Cirebon Terima Dubes Bulgaria, Bahas Kerja Sama Ekonomi

Editor
16 April 2026

Bupati Imron menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama setelah ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Industri Rebana....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Kamis 16/4/2026 Rp 2.888.000 Per Gram

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Kamis 16/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.888.000 per gram sebelum...

Image: Diskominfo Kuningan

Hati-hati Modus Penipuan ‘Jalan Pintas’ Naik Haji, Sasar Calon Jemaah dan Warga

Editor
16 April 2026

Cara pelaku beroperasi dengan menawarkan “jalan pintas” untuk memotong antrean atau mempercepat keberangkatan haji. Mereka sering kali menyaru sebagai petugas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.