• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sumedang Jadi Salah Satu Daerah Pertama Luncurkan Sekolah Rakyat Terintegrasi

Editor
Rabu, 06 Agustus 2025 - 06:39
(Foto: Dok. Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Dok. Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG – Kabupaten Sumedang resmi menjadi salah satu dari lima daerah pertama di Indonesia yang memulai pelaksanaan program nasional Sekolah Rakyat Terintegrasi, Selasa (5/8/2025). Kegiatan peluncuran digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang, ditandai dengan penyematan simbolis kartu tanda siswa kepada tiga perwakilan siswa oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, perwakilan Kementerian Sosial RI, dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Selain seremoni pembukaan, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni daerah seperti angklung dan tarawangsa, serta peninjauan langsung ke ruang-ruang kelas dan asrama tempat para siswa akan belajar dan tinggal.

RelatedPosts

Wanita Lansia di Subang Ditemukan Tewas Terikat, Uang Puluhan Juta dan Perhiasan Raib

Satpam dan Siswi SMAN 1 Banjaran Bandung Tewas Terseret Arus Sungai

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebut momen ini sebagai hari bersejarah bagi Kabupaten Sumedang. Ia menyatakan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah konkret pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh warga.

“Hari ini Sumedang menyalakan obor pengetahuan yang akan menyinari masa depan anak-anak. Ini bukan hanya seremoni, tapi awal dari gerakan besar pendidikan. Sekolah Rakyat lahir untuk membuka akses pendidikan yang setara bagi semua warga, tanpa kecuali,” ujar Bupati Dony melalui keterangan resmi.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah bukti keseriusan pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Para siswa akan mendapat fasilitas lengkap, mulai dari seragam, makanan, tempat tinggal, meja belajar, hingga laptop. Bahkan, Bupati Dony secara pribadi menyatakan akan rutin mengunjungi asrama untuk membimbing siswa secara spiritual dan emosional.

“Di tangan guru-guru Sekolah Rakyat, ada masa depan anak-anak Sumedang. Ajarkan mereka dengan hati, jadikan ruang kelas sebagai tempat menyalakan mimpi dan cita-cita mereka,” pesannya.

Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang hadir mewakili Gubernur menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Sumedang dinilai sebagai daerah paling siap dan menjadi pionir dalam implementasi awal program ini.

“Saat kabupaten lain masih tahap persiapan, Sumedang sudah eksekusi. Ini buah dari komitmen kuat bupati, sekda, dan seluruh pemangku kebijakan,” kata Herman.

Herman juga mengungkapkan bahwa Pemprov Jawa Barat tengah menyiapkan dua lokasi permanen untuk pengembangan Sekolah Rakyat, yakni di Jatinangor (lahan 5 hektare) dan di Ujungjaya (lahan 35 hektare), yang sebagian areanya akan digunakan untuk pembangunan MAN Insan Cendekia.

Ia menekankan bahwa 150 siswa angkatan pertama Sekolah Rakyat ini bukan sekadar peserta didik, tetapi merupakan calon pemimpin masa depan bangsa.

“Dari sekolah inilah kelak akan lahir bupati, gubernur, menteri, bahkan presiden. Pemimpin tidak dilahirkan, tapi dicetak. Dan Sekolah Rakyat ini adalah masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Sosial RI Edi Suharto, yang hadir mewakili Menteri Sosial, mengapresiasi langkah cepat dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam merealisasikan program strategis nasional ini.

“Dari lima daerah yang membuka Sekolah Rakyat hari ini, Sumedang adalah yang paling siap dan progresif. Ini hasil sinergi dari gubernur, bupati, dinas sosial, hingga pendamping PKH di lapangan,” ungkapnya.

Edi juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung dan mendoakan anak-anak yang akan menempuh pendidikan penuh di asrama Sekolah Rakyat, demi masa depan mereka yang lebih baik.

Tags: bupati sumedangDony Ahmad Munirsekolah rakyat

Related Posts

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Lansia di Subang Ditemukan Tewas Terikat, Uang Puluhan Juta dan Perhiasan Raib

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, SUBANG--Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan tewas dalam kondisi kedua tangan dan kakinya terikat...

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian satpam dan siswi SMAN 1 Banjaran yang terseret arus Sungai Cibanjaran.(Foto:Istimewa).

Satpam dan Siswi SMAN 1 Banjaran Bandung Tewas Terseret Arus Sungai

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Berupaya menyelamatkan siswi yang terseret arus sungai, seorang satpam sekolah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ikut hanyut. Kedua korban...

Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih.(Foto:Istimewa).

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih tahun 2026. Rekrutmen secara resmi dibuka melalui panitia seleksi nasional,...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Editor
16 April 2026

Pemerintah mengawasi lebih ketat platform digital, memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan pengguna. SATUJABAR, JAKARTA...

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.(Foto: Dok. Komdigi)

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Editor
16 April 2026

Jika dalam 7 hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, maka Kemkomdigi akan...

Pembukaan pameran Indo Intertex – Inatex 2026 di Jakarta, Rabu (15/4/2026).(Foto: Istimewa)

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Editor
16 April 2026

Khusus untuk industri TPT, sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,55% (year-on-year), dengan nilai ekspor mencapai USD12,08 miliar serta surplus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.