• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG Resmikan Gedung Command Center Tahan Gempa Pertama di Indonesia

Editor
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:33
(Foto: Dok. BMKG)

(Foto: Dok. BMKG)

JAKARTA – Dalam momentum peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-78, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi meluncurkan Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS), sebuah pusat komando sistem peringatan dini multi-bahaya pertama di Indonesia yang dirancang tahan gempa.

Berlokasi di Jakarta, gedung seluas 8.450 m² ini menjadi jantung sistem nasional peringatan dini yang beroperasi 24 jam nonstop. Dilengkapi teknologi base isolation tipe Friction Pendulum, gedung ini mampu meredam guncangan gempa hingga periode ulang 2.500 tahun, menjadikannya salah satu infrastruktur tangguh bencana paling modern di Asia Tenggara.

RelatedPosts

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

“Gedung ini berdiri dengan teknologi base isolation—peredam gempa yang dipasang di fondasi, ditanam hampir 30 meter ke dalam tanah keras, menggantikan tanah lunak untuk mengurangi efek amplifikasi gempa,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam peresmian yang digelar Senin (21/7).

Dwikorita menjelaskan, gedung ini dibangun sebagai pusat integrasi sistem peringatan dini nasional, meliputi Tsunami Early Warning System (TEWS), Earthquake Early Warning System (EEWS), Meteorology Early Warning System (MEWS), dan Climatology Early Warning System (CEWS), yang seluruhnya kini berada dalam satu sistem terpadu dan terpantau dalam satu ruang kendali.

“Pembangunan ini merupakan pembelajaran dari pengalaman pahit bencana besar seperti tsunami Aceh 2004 dan Palu 2018. Kita tidak ingin kegagapan itu terulang,” tegasnya.

MHEWS merupakan bagian dari proyek Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) yang didukung oleh berbagai pihak. Sebagai pusat utama di Jakarta, gedung ini juga memiliki fasilitas cadangan (backup center) yang tengah dibangun di Denpasar, Bali, dengan versi lebih sederhana namun tetap tangguh.

Gedung utama terdiri dari sembilan lantai dan dua basement dengan luas total mencapai 8.679,88 m², dan dilengkapi 23 titik base isolator Friction Pendulum yang dipasang dengan sistem jacking demi akurasi dan keamanan tinggi.

Teknologi MHEWS sendiri dikembangkan oleh talenta muda BMKG yang telah belajar dari berbagai negara. Dengan sistem ini, Indonesia kini dapat memantau berbagai potensi bencana secara simultan—mulai dari gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, perubahan iklim, hingga kualitas udara.

Peresmian gedung ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Sekretaris Utama BNPB, Rustian, yang menyoroti pentingnya sistem peringatan dini sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.

“Indonesia mengalami 3.000 hingga 5.000 bencana setiap tahun, dengan kerugian mencapai Rp23–30 triliun. Kehadiran gedung ini adalah langkah awal penting dalam membangun ekosistem mitigasi yang tangguh,” ungkap Rustian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menambahkan bahwa gedung MHEWS bukan hanya fasilitas fisik, melainkan simbol kemajuan sistem peringatan dini nasional.

“Gedung ini akan menjadi pusat kendali strategis yang memfasilitasi komunikasi bencana dan pengambilan keputusan dalam kondisi krisis,” tegas Syafii.

Sementara itu, Direktur Operasional I PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE), Bagus Tri Setyana, menyebut proyek ini sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Teknologinya dari Italia, tapi sebagian besar komponennya diproduksi secara lokal oleh anak perusahaan kami, WIKA Industri Baja, sehingga nilai TKDN-nya tinggi,” jelas Bagus.

Acara peresmian ditutup dengan pemotongan pita dan kunjungan ke seluruh area gedung. BMKG berharap kehadiran fasilitas ini dapat memperkuat koordinasi dan respon cepat terhadap bencana, serta menjadi simbol kolaborasi nasional dalam membangun Indonesia yang tangguh terhadap berbagai ancaman multi-bahaya.

Tags: bangunan tahan gempatahan gempa

Related Posts

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode...

Enam pemuka agama pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (01/08/2026).(Foto: Setneg)

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Enam pemuka agama akan memimpin doa bersama pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan...

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu 1 Agustus 2026 dikutip dari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 1/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat